Cari Blog Ini

Memuat...

Harapan Rakyat Online

Harapan Rakyat Online


Ditinggal Jumatan, Motor Warga Banjar Raib Dicuri

Posted: 29 Apr 2016 06:54 AM PDT

Ilustrasi. Photo : net/ist

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Wargono, warga Dusun Sukahurip, Desa Langensari, Kec. Langensari Kota Banjar, harus merelakan motor Honda Beat yang baru dibeli kredit empat bulan lalu, jatuh ke tangan pencuri, Jumat (29/04/2016). Saat itu, Wargono sedang shalat Jum'at di Masjid Alma'arif, tak jauh dari tempat tinggalnya.

Menurut keterangan tetangganya, Wagirin, kepada HR Online mengatakan, sebelum hilang, posisi motor Beat bernopol Z 4197 YN itu di parkir tepat di halaman Mesjid. Namun, usai shalat Jumat dan keluar dari Mesjid, Wargono terkejut lantaran motor barunya itu sudah tidak ada di tempat.

"Peristiwa itu sempat menggegerkan jemaah Masjid, dan mereka sama-sama mencari motor Hondo Beat berwarna putih milik korban di sekitaran Mesjid, hingga ke jalan raya. Akan tetapi, upaya kami sia-sia, tak ditemukan," jelasnya.

Wagirin menambahkan, ada anak-anak yang mengetahui motor itu dibawa orang tak dikenal. Namun, anak-anak itu tak menyangka kalau motor itu dicuri.

Akhirnya korban diantar Wagirin melaporkan pencurian tersebut ke Polsek Langensari. Atas laporan korban, anggota Reskrim Polsek Langensari langsung menuju ke lokasi untuk melakukan olah TKP.

"Atas kerugian yang dideritanya, korban setelah melapor ke polisi, langsung menuju ke Otto Finance Kota Banjar untuk mengurus asuransi," pungkasnya. (Nanks/R5/HR-Online)

“Galuh On The Rock”, Muda Production Ciamis Hadirkan Me Shandy

Posted: 29 Apr 2016 03:21 AM PDT

 

Maulana Sidik

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Muda Production kembali menggelar even musik rock dengan tema "Galuh On The Rock, Rock Musik Fest PART II MMXVI", di kawasan Taman Alun-alun Kabupaten Ciamis, Sabtu (30/04/2016). Kali ini, Muda Production memberikan gebrakan baru dengan menghadirkan rock star wanita, Mel Shandy.

Manajemen Muda Production, Maulana Sidik, saat menggelar jumpa pers, Jum`at (29/04/2016), di Aula Wicks Karaoke, Ciamis, membenarkan, pihaknya sengaja mengundang rock star wanita, Mel Shandy, untuk berbagi pengalaman dengan para pecinta musik rock Ciamis.  

Sidik menjelaskan, pada even Galuh On The Rock kali ini, pihaknya juga menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Ciamis. Hal itu dilakukan dalam rangka membentengi generasi pecinta musik rock dari narkoba.

"Even ini sengaja kami gelar bekerjasama dengan BNN Kabupaten Ciamis. Kami punya misi untuk menghilangkan cap negatif mengenai pecinta rock yang selama ini dianggap sangat dekat dengan narkoba," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Sidik menjelaskan, even musik rock yang diselenggarakan pihaknya itu ditujukan untuk menghidupkan kembali aliran musik rock di Kabupaten Ciamis. Apalagi, saat ini jumlah penggemar serta bibit rocker Ciamis cukup banyak. (Es/R4/HR-Online)

Koramil 1301 Ciamis Rutin Gelar Jumsih

Posted: 29 Apr 2016 03:00 AM PDT

 

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Komando Rayon Militer (Koramil) 1301 Ciamis bersama warga Dusun Ranca Utama, Desa Pawindan, menggelar kegiatan Jum`at Bersih (Jumsih), Jum`at (29/04/2016). Photo : Dian Sholeh WP/ HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Komando Rayon Militer (Koramil) 1301 Ciamis bersama warga Dusun Ranca Utama, Desa Pawindan, menggelar kegiatan Jum`at Bersih (Jumsih), Jum`at (29/04/2016). Kegiatan tersebut merupakan program rutin mingguan yang dilaksanakan Koramil 1301 Ciamis.

Komandan Koramil  1301, Ikeu, ketika ditemui HR Online, Jum`at (29/04/2016), menuturkan bahwa kebersihan lingkungan harus dijaga. Dengan membiasakan lingkungan bersih, maka akan terhindar dari penyakit.

“Mari kita jaga lingkungan kita dengan gemar membersihkan dan membuang sampah pada tempatnya, untuk menuju lingkungan yang sehat," katanya.

Ikeu menambahkan, kegiatan jum`at bersih dan peduli sampah sangat penting. Dengan begitu juga, kebersamaan dan gotong-royong harus lebih ditingkatkan. (DSW/R4/HR-Online)

Harga Gabah Turun, Petani di Banjar Mengeluh

Posted: 29 Apr 2016 12:33 AM PDT

Photo: Ilustrasi net/Ist.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Perkembangan harga gabah di tingkat petani di Kota Banjar dalam kurun waktu satu bulan terakhir ini kurang menggembirakan petani akibat harganya turun dibanding bulan sebelumnya.

Hal itu dikatakan Enceng Satiman, seorang petani di Desa Rejasari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, kepada HR Online, Jum'at pagi tadi (28/04/2016). Menurutnya, turunnya harga gabah merupakan permasalahan klasik yang dialami petani semasa panen, dan pemerintah pun belum mampu mengatasinya.

"Sebelum panen, kami bisa menjual gabah seharga 540 ribu rupiah per kwintal. Tapi sekarang sudah turun hingga 440 ribu rupiah per kwintal," kata Enceng, yang juga selaku Sekretaris HKTI Kecamatan Langensari.

Pihaknya berharap, disaat panen seperti ini petani dapat menjual gabah tidak kurang dari Rp.500 ribu per kwintal. Sehingga, kerugian yang dialami para petani tidak terlalu tinggi.

"Saya meminta kepada Pemkot Banjar dan lembaga advokasi petani seperti HKTI, harus memperhatikan nasib petani. Sampai kini perjuangan atau kinerjanya masih mengecewakan," ujar Enceng.

Sementara itu, Ketua HKTI Kota Banjar, Kusnadi, mengaku bahwa pihaknya sebenarnya sudah  melakukan upaya perjuangan terkait hal tersebut. Namun demikian, tidak cukup hanya sebatas lembaganya saja, tapi perlu sinergi dengan lembaga lainnya, termasuk pemkot harus serius ikut mengupayakannya.

"Bahkan, upaya kami dalam memperhatikan petani, mulai tahun ini menjadi distributor pupuk bersubsidi dengan koperasi HKTI-nya. Hal itu dilakukan tiada lain untuk membantu petani dalam mengatasi kelangkaan pupuk," terang Kusnadi. (Nanks/R3/HR-Online)

Atap Terpal di Sejumlah Los Relokasi Pasar Muktisari Banjar Terlepas

Posted: 28 Apr 2016 11:58 PM PDT

Los sementara yang bagian atapnya terbuka karena terpal terlepas akibat tak kuat menahan hembusan angin. Photo: Nanang Supendi/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Hari ini, terpal penutup atap los sementara pedagang Pasar Muktisari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, akhirnya terpasang semua. Meski begitu, namun para pedagang mengaku khawatir lantaran sebagain atap terpal itu sudah ada yang terlepas akibat tak mampu menahan hembusan angin.

Pantauan HR Online di lokasi, beberapa atap terpal yang lepas tersangkut diantara bangunan los relokasi. Menurut salah seorang pedagang sayuran, Dimin, menduga, proses pengerjaan pemasangan terpal kurang rapih dan tidak kuat.

"Bagaimana kami bisa menempati los sementara ini dengan nyaman, terlebih katanya sampai delapan bulanan. Tapi baru beberapa hari saja atap terpalnya sudah terlepas," keluhnya.

Buktinya, lanjut Dimin, selain sepanjang atap terpal hampir semuanya sudah bolong, juga terkena hembusan angin sedikit saja terpal menggelembung ke atas hingga akhirnya terlepas.

"Seperti los yang saya ini, atap terpalnya terlepas. Coba lihat tuh, terbuka menganga. Pantas mau cepat terlapas juga, lha wong cara masangnya tidak ditambah dijepit," tuturnya, sambil menunjukkan atap losnya yang terbuka.

Dimin mengaku, dirinya terpaksa harus mengganti sendiri atap losnya dengan menggunakan asbes. Biaya perbaikan berikut pembelian beberapa lembar asbes, kayu balok dan usuk mencapai sekitar Rp. 1 juta.

Padahal menurutnya, uang sebanyak itu sebenarnya bisa digunakan untuk menambah barang dagangan, terlebih sebentar lagi menghadapi Lebaran Idul Fitri. "Ujung-ujungnya kami sendiri yang harus memperbaiki atap los. Sementara waktu itu katanya pemkot yang membuat rangka dan atap los," ujar Dimin.

Berbeda dengan, Jinem, seorang pedagang buah-buahan yang mengatakan bahwa atap terpal losnya masih tetap terpasang. Tapi menurutnya, bila dilihat dari kondisinya saat ini, tidak menutup kemungkinan akan ikut terlepas juga jika tidak segera diperbaiki.

"Supaya atap los pasar sementara ini kembali tertutup rapat, saya meminta pihak pengelola segera memperbaiki agar bisa lebih kuat menahan angin," harap Jinem. (Nanks/R3/HR-Online)

Biar Ngirit Anggaran, Bupati Pangandaran Minta Event PAI & O2SN Disatukan

Posted: 28 Apr 2016 11:06 PM PDT

Bupati Pangandaran didampingi wakilnya, tengah berbincang dengan Sekda dan Kepala Kemenag Kabupaten Pangandaran, dalam acara lomba PAI. Photo: Entang SR/HR.

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Untuk mencari bibit unggul para pelajar di dunia pendidikan agama Islam, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pangandaran, keberjasama dengan Bagian Kesra Pemerintah Kabupaten Pangandaran, menggelar kegiatan pentas Pendidikan Agama Islan (PAI) di Alun-alun Parigi, Kabupaten Pagandaran, Kamis (28/04/2016).

Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata, yang hadir didampingi Wakil Bupati, H. Adang Sandaan, beserta Sekda, Mahmud, Ketua Komisi I DPRD Pangandaran, Jajang Mustopa, serta Kadisdikbudpora Kabupaten Pangandaran, Sobar Sugema, berharap, tahun depan kegiatan PAI yang sudah menjadi agenda tahunan itu disatu jadwalkan dengan kegiatan O2SN.

"Saya menyarankan kepada kedua dinas, yakni Disdik dan Kemenag, tahun 2017 nanti kegiatan PAI dan OOSN disatu jadwalkan, dalam istilah lain dibarengkan pelaksanaan kegiatannya supaya semakin ramai dan meriah, dan setidaknya mengirit anggaran," kata Jeje, dalam sambutannya saat membuka secara langsung acara PAI di Kabupaten Pangandaran.

Usulan Bupati Pangandaran disambut baik oleh Kepala Kemenag Kabupaten Pangandaran, Eep, maupun Kadisdikbudpora Kabupaten Pangandaran, Sobar Sugema. Sobar mengaku, pihaknya siap menggelar O2SN yang dibarengkan dengan lomba PAI. "Intinya pihak Disdikbudpora sangat merespon ide Bupati Pangandaran itu," tandas Sobar. (Ntang/R3/HR-Online)

Pengrajin Gula Aren di Pangandaran Terancam “Gulung Tikar”

Posted: 28 Apr 2016 10:52 PM PDT

 

Ilustrasi. Photo : Ist/ Net

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- 

Para pengrajin gula aren di wilayah Kabupaten Pangandaran saat ini mulai mengalami penurunan produksi. Pasalnya, hal itu disebabkan karena populasi pohon aren di wilayah Pangandaran mulai berkurang. 

Dadang, pengrajin gula kawung asal Cimerak, ketika ditemui Koran HR, Selasa (26/04/2016), membenarkan keberadaan pohon aren yang semakin hari semakin sulit didapat. Menurut dia, hal itu sangat berimbas pada produksi gula aren.

"Pohon aren kini menjadi pohon langka. Sedangkan pohon aren yang sudah tua tidak lagi bisa menghasilkan nira," katanya.

Senada dengan itu, Rahmat, pengrajin gula asal Sidamulih, ketika ditemui Koran HR, Selasa (26/04/2016), mengatakan, saat ini pengrajin gula aren yang masih bertahan rata-rata berada di wilayah pegunungan, seperti di Langkaplancar, sebagian Cijulang dan Cimerak.    

"Sayanya saat ini bahan baku untuk produksi gula aren mulai langka. Itu dikarenakan pohon aren sebagai penghasil nira mulai berkurang. Di wilayah Sidamulih sendiri, pohon aren mulai berkurang karena sebagian pohon mati dan ditebang," katanya.

Camat Sidamulih, Erik, ketika ditemui Koran HR, Selasa (26/04/2016), mengakui, sebagian besar warganya merupakan pengrajin gula. Namun untuk pengrajin gula aren, jumlahnya tidak signifikan.

"Berdasarkan informasi dari pengrajin, pohon aren hanya mampu bertahan hidup sekitar 15 sampai 20 tahun. Berbeda dengan usia pohon kelapa yang bisa berusia hingga empat generasi," katanya.

Erik berharap, Dinas Kelautan Pertanian dan Kehutanan (KPK) Kabupaten Pangandaran mencarikan solusi, salah satunya dengan menyediakan bibit pohon aren agar usaha pengrajin gula aren tidak gulung tikar. (Ntang/Koran-HR)

Puskesmas Kertahayu Ciamis Waspadai Serangan Virus Difteri

Posted: 28 Apr 2016 10:41 PM PDT

 

Ilustrasi. Photo : Ist/ Net

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Petugas kesehatan dari Puskesmas Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, kini tengah gencar melakukan sosialisasi pencegahan penyakit (Difteri) kepada para kader PKK di setiap desa.

Dokter Puskesmas Kertahayu, dr. Raden Yudha Dodong Hudaya, kepada Koran HR Selasa (26/04/2016), mengataka, sosialisasi mengenai penyakit difteri memang harus lebih gencar dilakukan. Menurutnya difteri adalah salah satu penyakit yang sangat berbahaya dan mengancam nyawa.

“Virus Difteri biasanya menyerang selaput lendir pada hidung serta tenggorokan. Dan terkadang dapat juga memengaruhi kulit. Penyakit ini sangat menular dan termasuk infeksi serius yang dapat mengancam jiwa jika tidak segera ditangani. Di Kabupaten Ciamis saat ini sudah ada enam kasus yang terserang penyakit ini dan dua diantaranya meninggal dunia. Rata-rata penyakit ini menyerang anak-anak dengan ciri awal mengalami demam tinggi,” katanya.

Yudha menjelaskan, Difteri disebabkan oleh dua jenis bakteri, yaitu Corynebacterium diphtheriae dan Corynebacterium ulcerans. Masa inkubasi (saat bakteri masuk ke tubuh sampai gejala muncul) penyakit ini umumnya berlangsung dua hingga lima hari.

Gejala-gejala yang mengindikasikan penyakit ini meliputi terbentuknya membran abu-abu yang menutupi tenggorokan dan amandel. Demam dan menggigil, Sakit tenggorokan dan suara serak. Sulit bernapas atau napas yang cepat. Pembengkakan kelenjar limfa pada leher. Lemas dan lelah. Hidung beringus.

"Awalnya cair, tapi lama-kelamaan menjadi kental dan terkadang berdarah, jika hal tersebut sudah terlihat, maka segera periksakan diri ke dokter. Penyakit ini harus diobati secepatnya untuk mencegah komplikasi,” katanya.

Selain serangannya sangat cepat, kata Yudha, penyebaran (penularan) bakteri difteri dapat terjadi dengan mudah. Dan yang utama adalah melalui udara saat seorang penderita bersin atau batuk. Beberapa metode penularan lain yang perlu diwaspadai antaralain melalui barang-barang yang sudah terkontaminasi oleh bakteri, sentuhan langsung pada bisul akibat difteri di kulit penderita.

"Penularan ini umumnya terjadi pada penderita yang tinggal di lingkungan yang padat penduduk dan kebersihannya tidak terjaga. Kontak langsung dengan hewan-hewan yang sudah terinfeksi misalnya sapi, meminum susu yang belum melalui proses pasteurisasi atau sterilisasi," katanya. (Suherman/Koran-HR)

Delapan SD di Pamarican Ciamis tak Punya Kepsek

Posted: 28 Apr 2016 10:34 PM PDT

 

Ilustrasi. Photo : Ist/ Net

Berita Ciamis, (haraapanrakyat.com),-

Delapan sekolah dasar (SD) di wilayah Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, tidak memiliki kepala sekolah. Kedelapan sekolah itu diantaranya, SDN 1 Bantarsari, SDN 1 Neglasari, SDN 1 Pamarican, SDN 2 Bangunsari, SDN 2 Kertahayu, SDN 2 Sukamukti, SDN 3 Sukamukti, dan SDN 1 Sukajadi.  

Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Pamarican, Dedi Supriadi, ketika ditemui Koran HR, Senin (25/04/2016), berharap Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ciamis, segera mengisi kekosongan jabatan kepala di delapan sekolah tersebut.

Dedi mengungkapkan, akibat kekosongan jabatan kepala sekolah, segala urusan sekolah menjadi terkendala, mulai dari urusan kegiatan belajar mengajar hingga urusan yang berkaitan dengan pengadministrasian.

"Karena kalau tidak ada kepala sekolahnya, tidak ada yang dituakan, karena tidak adanya pimpinan. Maka dari itu kami sangat berharap kekosongan jabatan kepala sekolah di delapan sekolah dasar itu secepatnya diisi," katanya.

Kepada Koran HR, Dedi berharap, pengisian kekosongan jabatan tersebut dilakukan dalam waktu dekat ini. Dengan kata lain, jangan sampai pengisian jabatan itu dilakukan setelah tahun ajaran baru sudah berjalan.

"Kami (UPTD) sudah mengajukan calon yang ditujukan untuk mengisi kekosongan jabatan kepala sekolah di delapan sekolah tersebut. Sementara ini, kekosongan itu diisi oleh kepala sekolah yang diberi tugas rangkap jabatan," katanya. (Andri/Koran-HR)

Yatim Piatu di Ponpes Al-Barokah Banjar akan Pelajari Kitab Kuning

Posted: 28 Apr 2016 10:30 PM PDT

Walikota Banjar, DR. Hj. Ade Uu Sukaesih, SIP., M.Si., tengah melakukan peletakan batu pertama pembangunan pondik pesantren dan asrama yatim piatu Al-Barokah. Photo: Hermanto/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Walikota Banjar, DR. Hj. Ade Uu Sukaesih, SIP., M.Si., berharap, dibangunnya pondok pesantren dan asrama yatim piatu oleh Yayasan Al-Barokah di Lingkungan Lemburbalong, RT/RW, 3/5, Kel/Kec. Pataruman, Kota Banjar, diharapkan bisa menjadi sumber cahaya kebajikan bagi siapa saja, terutama anak yatim.

"Alhamdulillah, dengan dibangunnya asrama yatim piatu Al-Barokah ini untuk memancarkan kebajikan," kata Walikota Banjar, dalam sambutannya saat acara peletakan batu pertama pembangunan ponpes dan asrama yatim piatu Al-Barokah, Kamis (28/04/2016).

Ketua Yayasan Al-Barokah, H. Uca, menyatakan, tujuan pembangunan pesantren dan asrama yatim piatu ini adalah untuk menampung anak yatim piatu, sehingga mereka dapat mempelajari ajaran agama Islam, khususnya kitab kuning.

"Pendirian pesantren ini bertujuan menampung para anak yatim piatu, dan mendidik dengan budaya Islami, terutama mengajarkan kitab kuning yang kini sudah jarang dipelajari," terangnya.

Menurut Uca, dengan itikad baik pendiri dan para donatur pembangunan pesantren dan asrama yatim piatu Al-Barokah, diharapkan bisa membudayakan para santri membaca kitab kuning, sehingga kelak mereka dapat mengamalkannya.

Sementara itu, salah satu pendiri Yayasan Al-Barokah, Hendra Gunawan, menambahkan, dengan metode membaca kitab kuning, nantinya para santri tersebut diwajibkan satu hari minimal 30 menit, dan dibaca secara terus-menerus.

"Hal ini bertujuan supaya santri bisa memaknai arti dari kitab kuning tersebut. Selain membaca kitab kuning, setiap santri pun nantinya diwajibkan menulis huruf arab untuk tambahan santri dalam mempelajari ilmu pengetahuan agama Islam," kata Hendra. (Hermanto/R3/HR-Online)

Harapan Rakyat Online

Harapan Rakyat Online


Kemendikbud Larang 15 Game Ini Dimainkan Anak-Anak

Posted: 28 Apr 2016 09:22 AM PDT

Game Call of Duty yang merupakan salah satu game yang dilarang oleh Kemendikbud, karena mengandung isi kekerasan. Photo : net/ist.

Berita Teknologi, (harapanrakyat.com),-

Baru-baru ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melansir 15 game yang dilarang dimainkan oleh anak-anak. Alasannya, kelima belas tersebut dianggap berbahaya karena mengandung isi kekerasan.

Seperti yang dilansir Sahabat Keluarga Kemendikbud, Kamis (28/4/2016), ke 15 game yang dilarang tersebut diantaranya :

1. World of Warcraft
2. Call of Duty
3. Point Blank
4. Cross Fire
5. War Rock
6. Counter Strike
7. Mortal Kombat
8. Future Cop
9. Carmageddon
10. Shelshock
11.Raising Force
12. Atlantica
13. Conflict Vietnam
14. Bully
15. Grand Theft Auto

Memang, biasanya di cover pada setiap game dicantumkan kategori batas usia. Contohnya game Call of Duty tertera dalam covernya rating atau kategori M (mature/17+), karena game ini berisikan perang sehingga tidak cocok untuk anak di bawah usia 17 tahun, atau yang diperbolehkan memainkan game ini yaitu hanya orang yang sudah berusia 17 tahun ke atas. Contoh lainnya game World of Warcraft kategori T atau teen/13+.

Sedangkan di Amerika Serikat, ada beberapa klasifikasi rating atau kategori, diantaranya :

  • Everyone (untuk semua umur)
  • Early Childhood (cocok untuk anak usia dini)
  • Everyone 10+ (untuk usia 10 tahun ke atas)
  • Teen (untuk usia 13 tahun ke atas)
  • Mature (untuk usia 17 tahun ke atas)
  • Adults Only (untuk dewasa)

Kemendikbud juga meminta kepada orang tua serta guru untuk membantu mensosialisasikan klasifikasi kategori atau rating kepada anak-anak. Selain itu, orang tua juga diharapkan untuk terus memantau atau mengawasi serta mendampingi anak-anak ketika bermain game. (Adi/R5/HR-Online)

Unigal Targetkan Ribuan Peserta Ikuti Kegiatan PRB 2016

Posted: 28 Apr 2016 08:44 AM PDT

 

Ilustrasi. Photo : Ist/ Net

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Ketua Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Galuh Ciamis, Dr. Dadi, M.Si, ketika ditemui HR Online, Kamis (28/04/2016), menegaskan, target peserta yang akan mengikuti kegiatan Pekan Raya Biologi (PRB) tahun 2016 diatas dua ribu orang.

"Target kita diatas dua ribu orang akan mengikuti PRB tahun 2016. Target pesertanya adalah pelajar SD, SMP dan SMA sederajat, serta masyarakat umum," katanya.

Secara rinci, Dadi menyebutkan, target peserta jalan sehat yang dilaksanakan pada Hari Minggu, Tanggal 15 Mei 2016, di Kecamatan Sukadana, sebanyak 800 orang. Target peserta pemilihan duta muslim lingkungan hidup yang dilaksanakan pada Hari Senin, Tanggal 16 Mei 2016, di Kampus Unigal, sebanyak 200 orang.

PRB Unigal Ciamis Dimeriahkan Sembilan Mata Acara

PRB Unigal Ciamis Dimeriahkan Sembilan Mata Acara

Kemudian, target peserta lomba essay yang dilaksanakan pada Hari Selasa, Tanggal 17 Mei 2016, di Kampus Unigal, sebanyak 300 orang. target peserta olimpiade lingkungan hidup yang dilaksanakan pada Tanggal 17 Mei 2016, di Kampus Unigal, sebanyak 400 orang.

Selanjutnya, target peserta lomba cepat tepat lingkungan hidup yang dilaksanakan pada Hari Rabu, Tanggal 18 Mei 2016, di Kampus Unigal, sebanyak 100 orang. target peserta lomba lukis tempat sampah yang dilaksanakan pada Hari Kamis, Tanggal 19 Mei 2016, di Kampus Unigal, sebanyak 300 orang. target peserta lomba poster lingkungan hidup yang dilaksanakan pada Hari Kamis, Tanggal 19 Mei 2016, di Kampus Unigal, sebanyak 300 orang.

Kemudian target peserta jambore perubahan iklim yang dilaksanakan pada Hari Sabtu & Minggu, Tanggal 21 & 22 Mei 2016, di Pangandaran, sebanyak 1000 orang. Dan target peserta kegiatan Donor Darah dilaksanakan pada Hari Minggu, Tanggal 22 Mei 2016, di Kecamatan Sadananya, 100 orang. (Deni/R4/HR-Online)

PRB Unigal Ciamis Dimeriahkan Sembilan Mata Acara

Posted: 28 Apr 2016 08:40 AM PDT

 

Ilustrasi. Photo : Ist/ Net

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Pekan Raya Biologi (PRB) tahun 2016 yang diselenggarakan Program Studi (Prodi) Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Galuh (Unigal), 14-22 Mei mendatang akan dimeriahkan dengan sembilan mata acara.

Ketua Prodi Pendidikan Biologi, Dr. Dadi, M.Si, ketika ditemui HR Online, Kamis (28/04/2016), membenarkan jumlah mata acara yang akan dilaksanakan pada rangkaian acara Pekan Raya Biologi (PRB) tahun 2016.

Dadi menyebutkan, kesembilan mata acara itu diantaranya; Pertama, Jalan Sehat dilaksanakan pada Hari Minggu, Tanggal 15 Mei 2016, di Kecamatan Sukadana. Kedua, Pemilihan Duta Muslim Lingkungan Hidup dilaksanakan pada Hari Senin, Tanggal 16 Mei 2016, di Kampus Unigal.

Gerakan Peduli Lingkungan, Unigal Ciamis Gelar PRB

Gerakan Peduli Lingkungan, Unigal Ciamis Gelar PRB

Ketiga, Lomba Essay dilaksanakan pada Hari Selasa, Tanggal 17 Mei 2016, di Kampus Unigal. Keempat, Olimpiade Lingkungan Hidup dilaksanakan pada Tanggal 17 Mei 2016, di Kampus Unigal. Kelima, Lomba Cepat Tepat Lingkungan Hidup dilaksanakan pada Hari Rabu, Tanggal 18 Mei 2016, di Kampus Unigal.

Keenam, Lomba Lukis Tempat Sampah dilaksanakan pada Hari Kamis, Tanggal 19 Mei 2016, di Kampus Unigal. Ketujuh, Lomba Poster Lingkungan Hidup dilaksanakan pada Hari Kamis, Tanggal 19 Mei 2016, di Kampus Unigal.

Kedelapan, Jambore Perubahan Iklim dilaksanakan pada Hari Sabtu & Minggu, Tanggal 21 & 22 Mei 2016, di Pangandaran. Dan kesembilan, Kegiatan Donor Darah dilaksanakan pada Hari Minggu, Tanggal 22 Mei 2016, di Kecamatan Sadananya. (Deni/R4/HR-Online)

Ini Ponsel Terlaris di Dunia Tahun 2016

Posted: 28 Apr 2016 08:25 AM PDT

Ilustrasi. Photo : net/ist

Berita Teknologi, (harapanrakyat.com),-

Produsen smartphone asal Korea Selatan, Samsung, dinobatkan sebagai nomor satu penjualan ponsel pintar di seluruh dunia. Hal tersebut berdasarkan laporan dari lembaga riset International Data Corporation (IDC), yang dilansir dari Venturebeat, Kamis (28/4/2016).

Sementara posisi kedua masih setia diduduki Apple, dan vendor asal China, Huawei masuk posisi ketiga.

Menurut laporan IDC, pada kuartal I 2016, Samsung berhasil menjual 81,9 juta unit. Sedangkan Apple, kuartal yang sama menjual 51,2 juta unit. Dan Huawei yang ada diposisi ketiga berhasil menjual 27,5 juta unit ponsel.

Produsen ponsel asal Tiongkok lainnya, Oppo, berhasil menggeser posisi Xiaomi yang harus keluar dari posisi lima besar, yang juga sama-sama dari China. Oppo di posisi keempat di kuartal I 2016, mampu menjual 18,5 juta unit.

Diposisi kelima ditempati produsen asal China juga yaitu Vivo yang menurut IDC mampu menjual 14,3 juta unit pada kuartal pertama. (Adi/R5/HR-Online)

30 April 2016, Semua Atap Los Relokasi Pasar Muktisari Banjar Dipasang Terpal

Posted: 28 Apr 2016 07:54 AM PDT

Los relokasi pasar Muktisari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, yang atapnya belum dipasang terpal. PT. Tangga Utama Jaya Abadi sebagai pihak pengadaan terpal atap los termasuk pembiayaannya, menjanjikan bahwa Sabtu (30/04/2016), semua atap los relokasi sudah dipasang terpal. Photo : Nanang Supendi/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Tangga Utama Jaya Abadi, pengembang revitasasi pasar Muktisari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, yang juga sebagai pihak pengadaan terpal atap los termasuk pembiayaannya, menjanjikan bahwa Sabtu (30/04/2016), semua atap los relokasi sudah dipasang terpal.

"InsyaAllah, terpal semuanya dapat terpasang Sabtu (30/04/2016), dan seluruh pedagang sudah dapat berjualan dengan menempati los dengan beratap terpal," ucap Site Manager PT. Tangga Utama Jaya Abadi, Dedi, kepada HR Online, Kamis (27/04/2016).

Sebagai pihak pengadaan terpal atap, Dedi mengakui bahwa pengadaan terpal los relokasi mengalami keterlambatan. Sehingga semua los relokasi pasar belum semua atapnya dipasang terpal.

"Kami akui memang dalam pengadaan terpal los relokasi ini mengalami keterlambatan," ungkapnya.

Menurutnya, keterlambatan kedatangan terpal ini bukan faktor kesengajaan pihaknya. Melainkan karena pihaknya membeli terpal tersebut satu pintu disatu toko plastik terbesar di Tasikmalaya.

"Bahkan, kami pun sudah menyimpan uang duluan di toko tersebut. Namun karena kebutuhannya begitu banyak hingga ratusan lembar terpal, maka terpal tidak tersedia sekaligus semuanya atau sisa kekurangan terpal harus diindens pihak toko ke pabrik," jelas dia.

Sebenarnya pihaknya merencanakan pemasangan terpal ini dapat selesai Rabu (27/04/2016). "Tapi alasannya yaitu tadi, sisa kebutuhan terpal baru datang," katanya.

Dedi menambahkan, pedagang harap memahami bahwa pembangunan los relokasi bukan tanggung jawab pengembang.

"Artinya, kami hanya membantu saja dengan menanggung membelikan terpal. Selanjutnya bilamana bangunan los relokasi ada kerusakan, jadi tanggung jawab DCKTLH," katanya. (Nanks/R5/HR-Online)

Perusahaan di Ciamis Diminta Buat Perjanjian Saat Rekrut Pegawai

Posted: 28 Apr 2016 07:37 AM PDT

 

Ilustrasi. Photo : Ist/ Net

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, mewanti-wanti kepada setiap perusahaan untuk membuat surat perjanjian saat melakukan rekrutmen pegawai atau pekerja.

Kasi Pengawasan Hubungan Industrial dan Tenaga Dinsosnakertrans Kabupaten Ciamis, Emo Suherlan, ketika ditemui HR Online, Kamis (28/04/2016), menuturkan bahwa surat perjanjian itu merupakan pengikat antara perusahaan dan calon pegawai.

Akhirnya, Perusahaan Es Cream Nasional & Warga Cikoneng Ciamis Ishlah

Akhirnya, Perusahaan Es Cream Nasional & Warga Cikoneng Ciamis Ishlah

"Selain untuk menertibkan dari sisi administrasi, perjanjian itu juga untuk menghindari persoalan atau masalah yang mungkin muncul di kemudian hari," kata Emo, usai melakukan mediasi antara perusahaan es cream nasional yang berdomisili di Desa Margaluyu dan Sholeh Sobur, warga Pasar Saptu, Kecamatan Cikoneng. (Deni/R4/HR-Online)

Karena Mitos, Warga di Kawali Ciamis Ini Tak Malu Mandi di Tempat Terbuka

Posted: 28 Apr 2016 07:14 AM PDT

Salah seorang warga tengah mandi di Tempat Pemandian Umum Cigede, di Dusun Pari, Desa Linggapura, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis. Foto: Edji Darsono/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Ada yang unik di Tempat Pemandian Umum Cigede, di Dusun Pari, Desa Linggapura, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis. Meski setiap hari digunakan untuk keperluan mandi oleh warga setempat, namun tempat pemandian itu dari dulu hingga sekarang dibiarkan terbuka tanpa ada penghalang.

Maka jangan kaget, apabila melintas ke tempat itu, anda melihat beberapa warga, baik perempuan ataupun laki-laki, berbaur mandi dengan memakai busana yang sangat minim atau bahkan ada yang telanjang bulat.

Terbukanya tempat pemandian umum Cigeda tampaknya bukan disengaja. Tetapi ada faktor mitos yang melarang tempat itu ditutupi memakai penghalang. Konon, dulu warga setempat pernah menutupi tempat pemandian itu dengan memakai penghalang dari bambu dan kain. Namun, setelah ditutupi senyaman mungkin, ternyata esok harinya bambu dan kain yang menjadi penghalang sudah rusak dan acak-acakan.

Menurut kepercayaan warga setempat, mahluk halus atau 'penunggu' di tempat itu tidak terima kalau tempat pemandian yang terbuka tersebut ditutupi oleh benda apapun. "Tak hanya bambu dan kainnya saja yang diacak-acak, tetapi orang yang berinisiatif menutupi tempat pemandian ini pun mengalami sakit yang cukup aneh. Makanya, warga di sini tidak ada lagi yang berani menutupi tempat pemandian ini," kata Ketua RW setempat, Uci Sanusi, kepada Koran HR, pekan lalu.

Uci juga mengatakan, sejak dulu banyak warga setempat mengusulkan agar di tempat itu dibangun tempat pemandian umum yang tertutup dan refresentatif. Bahkan, usulan dari warga itu sudah disetujui dan direncanakan pembangunannya oleh pemerintah desa setempat. Namun, ahli waris atau pemilik sumber mata air tersebut melarang dengan alasan mitos.

"Ahli waris khawatir kalau dipaksakan dibangun tempat pemandian umum yang tertutup akan muncul kembali kejadian-kejadian aneh seperti yang pernah terjadi dulu. Makanya, tempat pemandian ini dibiar terus begini, meski terkadang banyak orang yang merasa risih melihat orang mandi di tempat terbuka," ungkapnya.

Menurut Uci, meski laki- laki berbarengan mandi dengan wanita lain muhrim, di tempat pemandian Cigede, sudah menjadi hal yang biasa. Dan tidak ada satupun warga, terutama perempuan yang merasa dilecehkan, meski auratnya terlihat oleh orang lain. "Apalagi kalau lagi musim kemarau, pasti banyak warga yang mandi di sini," imbuhnya.

Sekdes Desa Linggapura, Ahen Suhendar, mengatakan, sumber mata air Cigede tak pernah surut meski kemarau panjang. Makanya, tempat itu kerap menjadi penolong apabila warga setempat membutuhkan air bersih di saat musim kemarau.

Ahen pun membenarkan terdapat mitos di tempat pemandian Cigede. Dan mitos itu, kata dia, masih diyakini oleh sebagian besar warga setempat.

"Makanya, tidak ada warga yang berani membuat penghalang untuk menutupi tempat pemandian Cigede. Karena kalau ada orang yang nekad, pasti besoknya sakit dan penghalangnya akan ada yang merusak," katanya.

Ahen pun membenarkan meski tempat pemandian itu terbuka, namun tidak membuat warga setempat risih apabila mandi di tempat tersebut. "Mungkin sudah terbiasa dari jaman dulu selalu begitu, akhirnya warga di sini tidak memiliki rasa risih. Kalau tamu mandi di tempat itu pasti bakalan kaget dan risih. Karena selain tempatnya terbuka, juga perempuan dan laki-laki berbaur mandi di sana," pungkasnya. (Dji/Koran-HR) 

Melakukan Hubungan Intim Sama Halnya Dengan Berolahraga

Posted: 28 Apr 2016 07:13 AM PDT

Ilustrasi. Photo : net/ist

Berita Gaya Hidup, (harapanrakyat.com),-

Ahli fisioterapi dari Curtin University Australia, Kevin Netto mengungkapkan, bahwa melakukan berhubungan intim sama halnya dengan berolahraga. Namun dengan catatan, dalam melakukan hubungan intim, kedua pasangan tersebut mengeluarkan keringat yang banyak.

"Namun berhubungan intim tidak akan dikatakan sebagai olahraga, jika aktivitas tersebut  mengeluarkan keringan dengan maksimal," ucapnya seperti yang dilansir dailymail.co.uk, baru-baru ini.

Hal yang sama dikatakan beberapa para ahli. Menurutnya, kalori yang ada di dalam tubuh akan terbakar saat kita melakukan kegiatan hubungan intim. Artinya, hasil dari melakukan hubungan intim bukan hanya sekedar merasakan kesenangan dan orgasme semata, melainkan ada dampak positifnya yaitu kesehatan.

Hasil studi lainnya mengungkapkan, bahwa bercinta dengan maksimal juga akan meningkatkan pernafasan, detak jantung serta tekanan darah.

Bahkan sebuah riset di Kanada mengungkapkan, olahraga ringan seperti jalan santai yang dilakukan selama 10 menit, sama halnya dengan melakukan hubungan intim dengan waktu kurang lebih 30 menit. (Adi/R5/HR-Online)

Satlinmas Diminta Sukseskan Pilkades Serentak di Pangandaran

Posted: 28 Apr 2016 07:08 AM PDT

 

Acara pembinaan 300 anggota Satlinmas dari Kecamatan Padaherang, Sidamulih dan Parigi, bertempat di Aula Desa Sukaresik, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran, Kamis (28/04/2016). Photo : Madlani/ HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Camat Sidamulih, Erik Krisna Yuda, mengimbau anggota Satuan Pelindung Masyarakat (Satlinmas) membantu menyukseskan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang akan digelar pada Bulan Mei mendatang.

Imbauan itu Erik sampaikan pada acara pembinaan 300 anggota Satlinmas dari Kecamatan Padaherang, Sidamulih dan Parigi, bertempat di Aula Desa Sukaresik, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran, Kamis (28/04/2016).

"Alhamdulilah pada hari ini kita bisa berkumpul dalam rangka persiapan menghadapi Pilkades serentak. Perlu kita ketahui Satlinmas sebagai garda terdepan mempunyai fungsi dalam menjaga keamanan lingkungan," katanya.

Erik menuturkan, Satlinmas memiliki peran dan tugas yang sangat penting di masyarakat. Oleh karena itu Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran memberikan apresiasi kepada Satlinmas.

“Saya berharap Satlinmas kedepan bisa lebih produktif dalam mengemban tugas dan menjalankan kegiatan-kegiatan sosial masyarakat, serta memberikan informasi-informasi penting kepada Binmas maupun Babinsa yang ada di desa masing-masing, termasuk dalam dalam penanggulangan bencana,” pungkasnya. (Mad/R4/HR-Online)

Kapolres Ciamis Belum Bisa Pastikan Kapan Polres Pangandaran Terbentuk

Posted: 28 Apr 2016 06:26 AM PDT

Kapolres Ciamis, AKBP. Arif Rachman, SIK,.MTCP

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Kapolres Ciamis, AKBP. Arif Rachman, SIK,.MTCP, menyambut baik langkah Polda Jabar menurunkan tim dari Biro Perencanaan. Pihaknya juga mendukung terbentuknya Polres Pangandaran untuk kemajuan wilayah.

"Dilihat dari aspek manusia, anggaran, sarana dan metodenya, kita sedang menyiapkan lokasinya dengan terlebih dahulu koordinasi dengan Bupati. Kita tidak bisa memastikan kapan berdirinya, kita lihat kepastian hasil dari survei sekarang," kata Arif.

Sebelumnya, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kalipucang, AKP. Badri, ketika ditemui Koran HR, Senin (25/04/2016), mengaku menyambut baik upaya Kepolisian Daerah (Polda) Jawa barat, melakukan pendataan, terkait persiapan pembentukan Polres Pangandaran. Pihaknya juga mendukung wacana peningkatan status Polsek di sepanjang jalur nasional menuju Kabupaten Tujuan Wisata Pangandaran sebagai Polsek Urban.

"Tim dari Polda Jabar didampingi Kabag Perencanaan dan tim dari Polres Ciamis, akan mendata seluruh polsek di wilayah Pangandaran, terkait persiapan peningkatan dan pembentukan Polres Pangandaran," katanya. (Mad/Koran-HR)

Harapan Rakyat Online

Harapan Rakyat Online


Gerakan Peduli Lingkungan, Unigal Ciamis Gelar PRB

Posted: 27 Apr 2016 10:39 AM PDT

 

DR. Dadi, M.Si

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Program Studi (Prodi) Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Galuh Ciamis, berencana menggelar kegiatan Pekan Raya Biologi (PRB) Tahun 2016. Acara PRB yang dilaksanakan pada Bulan Mei mendatang itu mengambil tema "Green, Care and Friendship".

Ketua Prodi Biologi FKIP Unigal, Dadi, ketika ditemui HR Online, Rabu (27/04/2016), menuturkan, kegiatan positif ini diselenggarakan oleh Organisasi Mahasiswa (Ormawa) atau Himpunan Mahasiswa Jurusan Prodi Biologi.

"Kegiatan Pekan Raya Biologi merupakan upaya dan gerakan peduli lingkungan. Kegiatan ini kita titikberatkan untuk meningkatkan kepedulian pelajar, mahasiswa, masyarakat dan petani terhadap lingkungan," katanya.

Dadi menjelaskan, saat ini pihaknya sedang konsen untuk menyosialisasikan dan membangun kesadaran mengenai pentingnya menjaga lingkungan hidup. Menurut dia, berbicara soal lingkungan hidup berarti berbicara soal masa kini dan masa depan.

"Kita ingin anak cucu kita merasakan dan menikmati indah dan segarnya lingkungan. Bila tidak kita jaga dari sekarang, mereka (anak cucu) akan terancam," katanya. (Deni/R4/HR-Online)

Pangandaran Diminta Siagakan Ini di Lokasi Cabor Terjun Payung

Posted: 27 Apr 2016 10:15 AM PDT

 

Tehnical Delegates Cabor Terjun Payung PON bersama rombongan bupati saat meninjau ke kawasan Bandara Nusawiru. Photo : Entang Saeful Rachman/ HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Tehnical Delegates Terjun Payung untuk Pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) Jawa Barat Cabang Olahraga Terjun, Effendi Syam, kepada awak media, Rabu (27/04/2016), meminta Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran menyiagakan tim SAR (Search and Rescue) ataupun Balawista di perairan laut Nusawiru.   

"Ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan, seperti halnya penerjun yang jatuh di laut," katanya.

Pada kesempatan itu, Effendi meminta lokasi pendaratan untuk Cabang Olaharag Terjun Payung perlu dibongkar. Tempat pendaratan terjun payung tidak menggunakan paping blok ataupun tembok.  

"Kalau seperti ini justru bisa membahayakan atlet. Di lokasi pendaratan nanti akan dipasang alat khusus," katanya. (Ntang/R4/HR-Online)

Soal Venue Berkuda, Bupati Pangandaran Panggil Pemenang Tender

Posted: 27 Apr 2016 10:10 AM PDT

 

Kegiatan rapat bersama penyelenggaraan PON Jawa Barat Cabang Berkuda, di Aula Setda Pangandaran, Rabu (27/04/2016). Photo : Entang Saeful Rachman/ HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata, memberikan instruksi kepada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pangandaran untuk segera memanggil pengusaha pemenang tender untuk pekerjaan pembangunan venue berkuda Cimerak.  

Perintah itu terungkap setelah Bupati Pangandaran mendapat laporan mengenai kondisi kondisi venue berkuda, pada kegiatan rapat bersama penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) Jawa Barat, di Aula Setda Pangandaran, Rabu (27/04/2016).

"Kami tidak akan main-main. Kami panggil pengusaha pemenang tender untuk mengetahui apa saja yang perlu diperbaiki di venue berkuda.

Jeje menegaskan, penyelenggaran PON Jabar di Pangandaran harus berjalan dengan sukses. Untuk itu, pihaknya berjanji akan segera menindaklanjuti temuan dari panitia pelaksana PON Jabar Cabang Berkuda. (Ntang/R4/HR-Online)

Panitia PON Jabar Temukan Masalah di Venue Berkuda Pangandaran

Posted: 27 Apr 2016 10:05 AM PDT

 

Panitia Pelaksana Pekan Olahraga Nasional (PON) Jawa Barat untuk Cabang Olahraga Berkuda, Agus Welianto, ketika ditemui awak media, Rabu (27/04/2016), menuturkan, masih terdapat beberapa hal yang perlu diperbaiki di venue berkuda. Photo : Entang Saeful Rachman/ HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Panitia Pelaksana Pekan Olahraga Nasional (PON) Jawa Barat untuk Cabang Olahraga Berkuda, Agus Welianto, ketika ditemui awak media, Rabu (27/04/2016), menuturkan, masih terdapat beberapa hal yang perlu diperbaiki di venue berkuda.

"Setelah mendapat laporan dari atlet dan dicek ke lapangan, kami menemukan masih ada kekurangan, diantaranya trek berkuda yang kurang panjang sekitar 19 meter, lintasan dan kandang kuda juga kurang tinggi. Dan yang paling utama adalah soal kemiringan tribun," katanya.

Agus meminta Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran segera melakukan upaya perbaikan. Pihaknya khawatir, bila tidak segera diperbaiki akan menjadi kendala dalam pelaksanaan PON Cabang Berkuda.   

Pada kesempatan itu, Agus menyebutkan, Jawa Barat memiliki target untuk merebut delapan medali emas dari cabang berkuda. (Ntang/R4/HR-Online)

3 Bulan Hilang Diculik, Siswa SD di Ciamis Ditangkap Tengah Mesum di Hotel

Posted: 27 Apr 2016 07:08 AM PDT

Siti Aisyah (12), siswa kelas 6 SD Negeri 7 Ciamis yang sebelumnya dikabarkan hilang diculik sekitar tiga bulan lalu, bersama seorang lelaki berinisial AP (18), saat diperiksa petugas di kantor Dinas Satpol PP Ciamis, Rabu (27/04/2016). Foto: Eli Suherli/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Siti Aisyah (12), siswa kelas 6 SD Negeri 7 Ciamis yang sebelumnya dikabarkan hilang diculik sekitar tiga bulan lalu, ternyata ditemukan tengah mesum dengan seorang lelaki berinisial AP (18), di sebuah kamar hotel kelas melati di daerah Yos Sudarso, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Rabu (27/04/2016). Ditemukannya anak di bawah umur ini setelah jajaran petugas Satpol PP Ciamis menggelar razia ke sejumlah hotel di seputaran Ciamis Kota.

Kepala Dinas Satpol PP Kabupaten Ciamis, Zaenal Abidin, saat dihubungi HR Online, usai menggelar razia, membenarkan hal tersebut. Menurut dia, saat menggelar razia ke sejumlah hotel, pihaknya mengamankan tiga pasangan mesum dan salah satunya adalah seorang pelajar SD bernama Siti Aisyah yang sebelumnya dikabarkan hilang diculik.

"Kami mengamankan pelajar SD itu di Hotel Sodara. Saat ditangkap, dia tengah berada di dalam kamar hotel bersama seorang lelaki. Kami pun mengamankan botol miras milik AP. Sementara dua pasangan mesum lainnya kami amankan dari Hotel Santosa," katanya, kepada HR Online, usai menggelar razia.

Zaenal menambahkan, setelah tiga pasangan mesum diamankan, kemudian dibawa ke kantor Satpol PP untuk dilakukan pendataan.

"Khusus untuk pasangan mesum di bawah umur dengan pelaku pelajar SD, setelah kami data kemudian diserahkan ke pihak kepolisian. Karena dalam kasus itu ada pelanggaran pidana, yaitu melanggar Undang-undang tentang Perlindungan Anak dan Perempuan," terangnya. (es/R2/HR-Online)

Siswa SMP Hilang Tenggelam di Pantai Bojongsalawe Pangandaran

Posted: 27 Apr 2016 05:51 AM PDT

Petugas gabungan dari SAR, polisi dan TNI saat melakukan pencarian korban tenggelam di pantai Bojongsalawe, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Rabu (27/04/2016) sore. Foto: Aceng/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Seorang siswa kelas 7 SMP Negeri 1 Parigi yang diketahui bernama Asep Anhar,  warga Desa Karangbenda, Kecamatan Parigi, dilaporkan tenggelam saat berenang bersama empat temannya di pantai Bojongsalawe, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Rabu (27/04/2016) sore.  

Menurut Dede, teman korban, kejadian itu bermula saat dirinya bersama korban dan tiga teman lainnya berenang di pantai Bojongsalawe. Saat berenang, kata dia, temannya bernama Rangga, terbawa arus ombak hingga terseret ke tengah. Melihat kejadian itu, Asep (korban) langsung melakukan pertolongan terhadap Rangga.

Namun naas, niat baik Asep malah berbuah petaka bagi dirinya. Saat berenang ke tengah hendak menolong Rangga, Asep malah terseret dan tergulung ombak hingga tenggelam. Setelah itu, Asep tidak muncul kembali ke permukaan air laut. "Awalnya Asep hendak menolong, tapi malah dia yang menjadi korban," kata Dede.

Sementara itu, petugas gabungan dari SAR, polisi dan TNI langsung melakukan pencarian korban tenggelam. Namun, hingga petang tadi, pencarian yang dilakukan petugas belum membuahkan hasil.

Sedangkan Rangga, teman korban, yang sempat terbawa arus, dilaporkan selamat. Namun, dia harus dilarikan ke puskesmas setempat karena kondisinya lemah setelah tergulung ombak saat tenggelam. (Aceng/R2/HR-Online)

Waduh! 150 Los Relokasi Pasar Muktisari Banjar Belum Ada Atap

Posted: 27 Apr 2016 05:24 AM PDT

Sampai hari kedua, Rabu (27/04/2016), baru 250 dari 400 los relokasi pasar Muktisari, Kec. Langensari, Kota Banjar, yang atap terpal sudah dipasang. Selain itu, kondisi area jalan bantaran Citanduy yang dijadikan tempat los relokasi ini tanahnya bergelombang. Photo : Nanang Supendi/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Dari 400 los relokasi pasar Muktisari, Kec. Langensari, Kota Banjar yang dibangun, baru 250 los yang atap terpalnya sudah terpasang, sedangkan sisanya yaitu 150 los yang belum dipasang. Padahal pedagang tersebut sudah menempati los itu sudah hari kedua.

Alhasil, sebagian pedagang yang atap terpalnya sudah terpasang terpaksa memasang terpal sendiri, bahkan yang atapnya sudah terpasang terpal pun menggantinya atau ditambah menggunakan Asbes dengan modal sendiri.

"Gimana sih ini! Di hari kedua, kami masih menempati bangunan los relokasi tanpa atap, semrawutlah!," tukas salah seorang pedagang sayur, Nana Suryana, kepada HR Online, Rabu (27/04/2016).

Meski kecewa, Nana tetap berjualan dengan memasang atap terpal membawa dan dipasang sendiri. Hal itu dia lakukan agar saat berjualan terhindar dari sengatan terik sinar matahari, dan menjaga turun hujan.

"Contoh hari kemarin saja, Selasa (26/04/2016), terjadi hujan. Ya, bangunan ini bocor karena memang terpalnya banyak yang bolong, bahkan mengapung ke atas kena hembusan angin. Ah repot," ungkapnya penuh kesal.

Rasa kesal sama diungkapkan Giran, pedagang rempah-rempah jamu. Mestinya, katanya, hal seperti ini Pemkot melalui intansi terkait yang membangun los relokasi ini harus bisa menduganya.

Artinya, tambah dia, pedagang jangan disuruh pindah berjualannya sebelum los relokasi tuntas dikerjakan. "Ini mah aneh, pasar lama sudah dibongkar, tapi bangunan los relokasi belum jadi," tandas dia.

Jika harus dipaksakan seperti itu, seharusnya pelaksana teknis pengerjaan bangunan los relokasi, dalam hal ini DCKTLH harus ngebut melakukan pemasangan atap jauh-jauh hari.

"Ini mah bukan ngebut. Kalau ngebut kenapa kami dihari kedua pasar masih menempatinya tanpa atap," tanya Giran.

Belum lagi, pihaknya pedagang harus menempati los relokasi dengan kondisi area jalan bantaran Citanduy ini tanahnya bergelombang. "Mestinya, itu juga diantisipasi tanahnya diratakan dulu. Kalau seperti ini, pegadang lagi yang repot," keluhnya.

Menurtunya, lain hal kalau memang dari awal dikerjakan penuh secara mandiri, tentu pihaknya tak akan banyak menggerutu atau banyak bicara.

"Tapikan diingat lagi, adanya proyek revitalisasi, pasti ada anggaran relokasinya. Jadi mana hak-hak kami yang harus diterima sebagaimana mestinya," pungkas dia. (Nanks/R5/HR-Online)

Sandera Dibunuh Teroris Abu Sayyaf, Keluarga Dede di Pangandaran Cemas

Posted: 27 Apr 2016 05:18 AM PDT

Ibunda Dede Irfan Hilmi, Juju Juhana, warga Dusun Cisempu RT 08/RW 03 Desa Ciparanti, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, saat memperlihatkan foto anaknya yang kini disandera kelompok teroris Abu Sayyaf di Filipina. Foto: Dokumentasi HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Pasca salah satu sandera asal Kanada dieksekusi mati oleh kelompok teroris Abu Sayyaf di Filipina lantaran tidak ada tebusan, membuat keluarga Dede Irfan Hilmi, di Dusun Cisempu RT 08/RW 03 Desa Ciparanti, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, kini menjadi cemas. Pasalnya, Dede (26) salah satu dari empat ABK asal Indonesia yang kini disandera kelompok separatis Filipina itu belum diketahui keberadaannya. 

Juru Bicara Keluarga Dede, Dadang, mengatakan, pihak keluarga sudah mengatahui dari berita televisi bahwa kelompok teroris Abu Sayyaf sudah membunuh sanderanya. Setelah mendengar berita itu, lanjut dia, keluarga kini cemas memikirkan nasib Dede yang kini berada di tangan teroris tersebut.

"Kamarin pihak keluarga sudah sedikit lega, karena Dede memberi kabar via facebook ke pacar dan adiknya. Dalam pesan itu Dede memberi kabar bahwa dia baik-baik saja. Namun, setelah ada berita pembunuhan sandera, pihak keluarga terutama orangtunya kembali cemas," katanya, kepada Koran HR, Selasa (26/04/2016).

Dadang menambahkan, pihak keluarga pun memaklumi lambatnya proses pembebasan 4 sandera asal Indonesia. Karena tidak mudah melakukan negoisasi atau menyelamatkan sandera dari tangan teroris Abu Sayyaf. "Tapi, pihak keluarga merasa optimis pemerintah RI bisa menyelesaikan persoalan ini," imbuhnya.

Saat perwakilan dari PT Global Batubara Kalimantan (perusahaan Dede bekerja) mendatangi keluarga Dede, lanjut Dadang, menjanjikan bahwa pihak perusahaan akan mengupayakan pembebasan 4 ABK-nya yang kini disandera kelompok Abu Sayyaf.

"Upaya yang dilakukan pihak perusahaan, yakni sedang mencari seseorang untuk melakukan negosiasi dengan kelompok Abu Sayyaf. Pada intinya, perusahaan akan menyanggupi keinginan penyandera, asalkan para ABK-nya bisa dilepaskan dengan kondisi selamat," ujarnya.

Dadang menambahkan pihak perusahaan pun menyerahkan gaji Dede ke pihak keluarganya. Karena gaji bulan April belum diterima Dede lantaran keburu tertangkap oleh teroris. "Kami juga bersyukur bahwa pihak perusahaan sangat bertanggungjawab dalam masalah ini," katanya.

Sementara itu, kedua orang tua Dede belum bisa dikonfirmasi, karena kembali drop setelah mendengar informasi terkait dibunuhnya sandera oleh kelompok Abu Sayyaf. Menurut Dadang, orangtuanya Dede kembali gelisah dan cemas memikirkan nasib anaknya yang kini masih berada di tangan kelompok teroris. "Mareka takut nasib Dede akan sama dengan sandera asal Kanada yang dibunuh kelompok Abu Sayyaf," katanya. (Ntang/Koran-HR)

Berita Terkait

PB PON: Sirkuit BMX Ciamis Sudah Memenuhi Standar Nasional

Posted: 26 Apr 2016 11:33 PM PDT

Venue sirkuit BMX di Kelurahan Cigembor, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis. Foto: Istimewa

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Wakil Ketua Harian PB PON (Pekan Olahraga Nasional) XIX Jabar 2016, Arifin, menilai venue sirkuit BMX di Kelurahan Cigembor, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, sudah memenuhi standar nasional. Namun, masih terdapat kekurangan yang harus segera dibenahi sebelum sirkuit itu digunakan kualifikasi PON Jabar pada Juli mendatang.

"Ada beberapa sarana pendukung yang harus dibenahi. Tapi, masih ada waktu dua bulan dan dimungkinkan perbaikan masih bisa terkejar. Tadi juga ada masukan untuk lintasan trek seharusnya ada dua, yaitu untuk kelas laki-laki dan perempuan. Kalau untuk kelas laki-laki biasanya lebih tinggi," ujarnya, saat melakukan monitoring di venue sirkuit BMX di Kelurahan Cigembor, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Selasa (26/04/2016). [Berita Terkait: Tindalanjuti Laporan PB ISSI, PB PON Monitor Pekerjaan Venue BMX Ciamis]

“Tapi tidak masalah, kalau seandainya lintasan trek diubah juga akan memakan waktu lama. Yang terpenting sirkuit ini sudah masuk standarisasi nasional,” ucapnya.

Dari pantauannya di lapangan, lanjut Arifin, pihaknya optimis sirkuit tersebut bisa rampung pada bulan Juni mendatang. "Pengerjaan sirkuit BMX ini tinggal finishing saja dan sedikit menata sarana pendukungnya. Kami pun berharap dengan kedatangan kami ke sini bisa memacu dalam menyelesaikan pekarjaan proyek ini,” ujarnya.

Menurut Arifin, venue yang sedang dievaluasi saat ini, yaitu sirkuit balap motor di Subang. Jika Subang tidak siap, kata dia, pihaknya sudah menyiapkan alternatif sirkuit lain. "Rencananya akan dipindahkan ke Tasik. Karena sirkuit di Tasik pernah digunakan Kejurnas,"ujarnya. (DSW/Koran-HR)

Arban Gelar Kontes Burung Berkicau Wakil Bupati Ciamis Cup

Posted: 26 Apr 2016 04:00 PM PDT

Ilustrasi. Foto: Ist/Net

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Kelompok Arena Burung Pawindan (Arbidan) akan mengadakan kontes burung berkicau dengan tajuk Gebyar Wakil Bupati Ciamis Cup. Acara tersebut rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 1 Mei 2016, di perempatan Cirahong Jalan Lingkar Selatan atau tepatnya di Desa Pawindan, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Ketua Panitia Acara, Jefri Angga S, ketika ditemui Koran HR, di sela-sela acara rapat persiapan, Minggu (24/4/2016), mengatakan, kontes burung berkicau yang akan dilaksanakan Arbidan merupakan kegiatan untuk memajukan pariwisata Kabupaten Ciamis.

Jefri menuturkan, momen kontes burung itu juga untuk menjalin silaturahmi seluruh pencinta burung berkicau, baik dari pecinta burung dari wilayah Kabupaten Ciamis maupun pecinta burung dari luar Kabupaten Ciamis.

"Untuk peserta sendiri nantinya diikuti oleh pecinta burung berkicau se-Jawa Barat dan Jawa Tengah. Ini merupakan kontes kelas regional, sehingga pesertanya pun tentunya akan banyak. Mereka akan memperebutkan hadiah sejumlah uang dan piala bergilir Wakil Bupati Ciamis," katanya.

Selain itu, kata Jefri, tentunya acara nanti tidak hanya sekedar kontes burung saja, melainkan ada hal lain yang bisa membawa dampak yang baik terhadap Kabupaten Ciamis, khususnya dalam perekonomian di masyarakat.

Dengan adanya acara kontes tersebut, lanjut Jefri, maka masyarakat sekitar bisa merasakan dampaknya. Mereka bisa menambah pendapatan dengan berjualan di lokasi kontes digelar. Intinya penyelenggara ikut memberdayakan masyarakat sekitar.

"Mempererat tali silaturahmi seluruh komunitas pencinta burung berkicau yang sangat penting. Terlebih sekarang ini khususnya di Ciamis banyak sekali perkumpulan komunitas pencinta burung berkicau," katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Ciamis, Oih Burhanudin, mengatakan, acara kontes burung berkicau dengan peserta dari berbagai daerah ini tidak hanya sekedar lomba semata. Tetapi, dalam acara itu pun akan diselingi dengan promosi parawisata Ciamis.

"Dalam acara ini akan dihadiri para pencinta burung berkicau dari berbagai daerah. Jadi, moment ini sangat tepat digunakan untuk mempromosikan parawisata Ciamis," katanya, kepada Koran HR, Senin (25/04/2016).

Oih pun mengakui pasca Pangandaran berpisah dari Ciamis, geliat parawisata di Tatar Galuh jadi meredup. Padahal, lanjut dia, masih banyak objek wisata di Ciamis yang layak dikunjungi wisatawan. "Parawisata Ciamis dulu terlalu terpusat ke Pangandaran. Jadi, objek wisata lainnya seperti Astana Gede, Situwangi dan Situ Panjalu belum dipromosikan dengan baik. Makanya, event-event besar yang digelar di Ciamis, harus disenergikan dengan promosi parawisata. Hal itu agar parawisata Ciamis kembali menggeliat," pungkasnya. (es/Koran-HR)

 
">Index »'); document.write('

?max-results=10">Label 6

');
  • ?max-results="+numposts1+"&orderby=published&alt=json-in-script&callback=showrecentposts1\"><\/script>");