Cari Blog Ini

Harapan Rakyat Online

Harapan Rakyat Online


Begini Kronologi Tewasnya Kakek di Sungai Cimuntur Ciamis

Posted: 30 Sep 2016 12:00 PM PDT

Begini Kronologi Tewasnya Kakek di Sungai Cimuntur Ciamis

Kepolisian yang dibantu tim medis tengah melakukan penyelidikan kasus kematian Kacun (80) warga Dusun Galonggong, Desa Karanganyar, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis yang ditemukan tewas di Sungai Cimuntur, Kamis (29/9/2016) lalu. Photo: Tantan/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Meninggalnya seorang warga Dusun Galonggong, Desa Karanganyar, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis yang ditemukan tewas di Sungai Cimuntur, Kamis (29/9/2016) lalu, diduga akibat terpeleset saat berada didekat sungai.

Kepala Desa Karanganyar, Yanto Agus, mengatakan, korban yang bernama Kacun (80) sebelumnya telah dilaporkan pihak keluarga hilang kepada ketua RT dan RW setempat sekitar pukul 17.30 WIB. Setelah menerima laporan tersebut, warga sekitar langsung melakukan penyisiran di sekitar rumah korban.

"Seluruh warga langsung melakukan pencarian disekitar rumah, dikarenakan korban sudah pikun yang tidak mungkin meninggalkan rumah terlalu jauh," katanya kepada HR Online.

Yanto menambahkan, aparat desa yang dibantu warga setempat terus melakukan pencarian hingga pukul 02.00 WIB dini hari. Namun, hasil pencarian tidak menemukan titik terang. Pada keesokan harinya, pencarian mulai dilanjutkan kembali ke berbagai tempat yang biasa korban lewati.

"Dalam pencarian korban sampai menguras sejumlah kolam warga. Takutnya korban tenggelam di salah satu kolam yang berjarak 150 meter dari rumah korban dan biasa dilalui korban," tambahnya.

Hingga pukul 16.00 WIB, lanjut Yanto, warga juga tidak membuahkan hasil. Namun sekitar pukul 17.00 WIB, terdengar kabar bahwa korban sudah ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di Sungai Cimuntur.

"Kami bersama warga lainnya langsung menuju tempat korban ditemukan. Ternyata benar mayat yang ditemukan salah satu warga yang telah dilapokan hilang," paparnya.

Sementara itu, Kanit Sabhara Polsek Bojong, IPDA Sukirman, membenarkan penemuan mayat di Sungai Cimuntur tersebut diduga korban mengalami pikun serta tidak tahu arah pulang ke rumahnya.

"Berdasarkan penyelidikan pihak Kepolisian yang dibantu tim medis, diduga kematian korban akibat terpeleset jatuh ke sungai. Karena pada jasad korban tidak terdapat luka-luka yang mencurigakan, korban hanya mengalami luka akibat benturan sewaktu korban terbawa arus sungai," tutupnya. (Tantan/R6/HR-Online)

Akibat Angin Puting Beliung, 30 Rumah Warga Pangandaran Rusak

Posted: 30 Sep 2016 11:25 AM PDT

Akibat Angin Puting Beliung, 30 Rumah Warga Pangandaran Rusak

Kondisi rumah warga yang rusak Akibat angin puting beliung yang terjadi di Dusun Bojong Karekes, Blok Tagog, dan Dusun Kalapatiga, Desa Babakan, Kecamatan/ Kabupaten Pangandaran, Jum'at (30/9/2016). Photo: Madlani/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Puluhan rumah dan sejumlah kandang ayam warga Dusun Bojong Karekes, Blok Tagog, dan Dusun Kalapatiga, Desa Babakan, Kecamatan/ Kabupaten Pangandaran, sekitar pukul 15.10 WIB diterjang angin puting beliung, Jum'at (30/9/2016).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangandaran,Nana Ruhena, mengatakan, akibat kejadian tersebut tidak ditemukan korban jiwa dan kerusakan rumah akibat angin puting beliung tersebut hanya rusak ringan saja.

"Berdasarkan data yang kami catat, ada 30 rumah warga yang diterjang angin mengalami rusak ringan. Sedangkan kandang ayam ada 5 yang rusak," ujarnya kepada HR Online.

Selain melakukan pendataan, lanjutnya, pihaknya juga menerjunkan anggotanya untuk membantu korban bencana bersama warga lainnya mengevakuasi barang-barang berharga serta puing-puing pohon yang runtuh menimpa rumah akibat tersapu angin.

"Meskipun tidak ada korban jiwa dari kejadian ini, kami menghimbau kepada semua masyarakat agar tetap waspada karena kondisi cuaca buruk," tutupnya. (Mad/R6/HR-Online)

Disdik Ciamis; Proses Pelimpahan Pengelolaan SMA/SMK ke Provinsi Terus Berjalan

Posted: 30 Sep 2016 10:13 AM PDT

Disdik Ciamis; Proses Pelimpahan Pengelolaan SMA/SMK ke Provinsi Terus Berjalan

Photo: Ilustrasi net/Ist

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis mengatakan proses pelimpahan pengelolaan SMA/SMK ke pemerintah provinsi terus berjalan meskipun ada gugatan di Mahkamah Konstitusi terhadap UU Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

"Kita hanya pihak pelaksana kebijakan yang menjalankan sesuai aturan. Proses pelimpahan masih berjalan karena belum ada surat resmi pembatalannya," ujar Candra Utama, Sekdis Disdik Ciamis, kepada HR Online, Jum'at (30/9/2016).

Sedangkan proses pelimpahan yang tengah berjalan, lanjutnya, sudah melewati beberapa tahap pendataan personel, peralatan, pembiayaan dan dokumen (P3D) serta verifikasi yang dilanjutkan dengan tahapan-tahapan lainnya.

"Soal gugatan kami hanya mendengar sebatas wacana saja di berbagai media dan belum tahu hasil keputusannya," imbuhnya.

Meskipun masih menjadi polemik, namun pihaknya lebih memilih menunggu keputusan resmi dari pemerintah pusat dan menjalankan amanat proses pengalihan pengelolaan SMA/SMK ke tingkat provinsi."Kita menunggu keputusan Bagian Pendidikan Menengah (Dikmen) saja," tutupnya. (Heri/R6/HR-Online)

Pria Ternyata Lebih Suka Wanita Mencukur Rambut Kemaluan

Posted: 30 Sep 2016 06:23 AM PDT

Pria Ternyata Lebih Suka Wanita Mencukur Rambut Kemaluan

Photo: Ilustrasi net/Ist.

Berita Kesehatan, (harapanrakyat.com),-

Kamu yang masih ragu untuk mencukur rambut kemaluan, dengan fakta ini maka kamu mungkin akan langsung membeli pisau cukur.

Sebuah studi di Journal of Sexual Medicine menunjukkan, kebanyakan pria lebih suka wanita yang mencukur rambut kemaluannya.

Seperti dilansir dari Womens Health Mag, sebuah penelitian dengan melibatkan 1.110 pria dan wanita didapati ada 95 persen dari peserta wanita yang telah rutin mencukur rambut kemaluannya. Sedangkan, 60 persen pria dari hasil survei tersebut mengungkapkan, mereka lebih suka wanita yang bebas dari rambut kemaluan.

"Hasil itu menunjukkan bahwa pola hair removal pada bulu kemaluan berkaitan dengan norma-norma gender, serta mencerminkan bagaimana kecantikan ideal bisa bervariasi berdasarkan jenis kelamin," kata penulis utama studi, Scott M. Butler, Ph.D., MPH.

Selain itu, mencukur rambut kemaluan juga akan memberikan manfaat tersendiri buat kamu. Setidaknya ada lima manfaat yang akan kamu dapatkan jika mencukur rambut kemaluan, diantaranya kebersihan bisa lebih terjaga, terhindar dari bau tak sedap, akan lebih sehat dan lebih bersih, serta meningkatkan sensitivitas saat bercinta.

Nah, apakah kamu masih mikir-mikir untuk cukur rambut kemaluan? Ada baiknya cukurlah mulai dari sekarang. (Eva/R3/HR-Online)

PSGC Ciamis Pecundangi Persekap Pasuruan 4-0

Posted: 30 Sep 2016 05:34 AM PDT

PSGC Ciamis Pecundangi Persekap Pasuruan 4-0

Dibayang-bayangi para pemain Persekap Pasuruan, pemain PSGC Ciamis mengocek bola untuk menembus benteng pertahanan lawan dalam laga lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) B Tahun 2016, di Stadion Galuh Ciamis. Tim tuan rumah akhirnya berhasil pecundangi Persekap Pasuruan dengan skor 4-0. Photo: Heri Herdianto/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

PSGC Ciamis mencatat hasil gemilang mengawali laga di babak 16 besar Indonesia Soccer Championship (ISC) Seri B setelah melibas tamunya Persekap Kota Pasuruan dengan skor telak 4-0, di Stadion Galuh Ciamis, Jum'at (30/09/2016) sore. Gol PSGC dicetak Anggo Julian (P) menit 16, Ganjar Kurniawan menit 22, Saiful Amar menit 30 dan Arif Budiman menit 80.

Dari jalannya laga, sejak menit awal babak pertama tuan rumah PSGC Ciamis langsung mendominasi jalannya pertandingan. Serangan demi serangan terus diperagakan tuan rumah ke sektor pertahanan Persekap Pasuruan.

Alhasil, di menit 16, pemain PSGC Ciamis Ganjar Kurniawan, dilanggar di dalam area kotak penalti. Wasit Kholid asal Yogyakarta langsung menunjuk titik putih. Algojo PSGC Anggo Yulian berhasil melesakan bola ke sisi gawang kiper Persekap Pasuruan Arik Bachtiar Susanto. Skor pun berubah 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.

Setelah unggul 1-0, tuan rumah PSGC rupanya tidak mengendorkan serangan. Di menit 22, jala gawang Persekap Pasuruan kembali bergetar. Umpan cantik Arip Budiman dari sektor kiri berhasil dimanfaatkan gelandang serang PSGC Ciamis Ganjar Kurniawan. Ganjar berhasil mengecoh penjaga gawang Persekap ke sisi pojok gawang dan membuahkan gol. Skor berubah menjadi 2-0 untuk PSGC.

Selang 8 menit pasca terjadinya gol kedua, kiper Persekap Pasuruan Arik Bachtiar harus memungut kembali bola didalam gawangnya. Lagi-lagi umpan Vincen Yohan dari sektor kiri, berhasil diteruskan pemain sayap kanan Saiful Amar dan berbuah gol. Skor pun berubah menjadi 3-0 keunggulan tuan rumah. Hingga babak pertama usai, skor tidak berubah.

Memasuki babak kedua, intensitas serangan dari kedua tim mulai mengendur. Serangan tuan rumah berkali-kali bisa dimentahkan pemain bertahan Persekap Pasuruan. Akhirnya, sang arsitek PSGC Ciamis Heri Rafni Kotari mengubah strategi.

Pemain belakang Nia Nurfadilah, Ganjar Kurniawan dan Joko Sasongko ditarik keluar digantikan Afif Rosidi, Aldi Imron dan Dimas Galih. Tiga pemain pengganti itu memiliki tipikal menyerang. Hal serupa pun dilakukan Pelatih Persekap Pasuruan Aris Budi. Aris menarik Amir Mahmud, Bagus dan Moch. Al Amin dan digantikan para pemain yang memiliki tipikal menyerang.

Alhasil, setelah dilakukan pergantian pemain, membuat alur serangan Persekap sedikit meningkat. Namun, saat pemain Persikap keasikan menyerang, dimanfaatkan oleh anak-anak Ciamis untuk melakukan serangan balik.

Melalui serangan balik dengan proses cepat, di menit 80 PSGC berhasil memperbesar keunggulan setelah pemain mungil PSGC Arif Budiman mengelabui kiper Persekap dengan sontekan bola chip. Skor pun berubah menjadi 4-0 hingga babak kedua usai.

Susunan pemain PSGC Ciamis:

(PG) Ghoniyanuar Gitoyo, (BK) Achmad Abful Basid, Anggo Yulian Hari Sapta, Muhammad Taufan, Vinsen Yohan Andhika, (TG) Arif Budiman, Budiawan, Ganjar Kurniawan, Joko Sasongko, Nia Nurfadillah, Saiful Amar.

Susunan pemain Persekap Kota Pasuruan:

(PG) Arik Bachtiar Susanto, (BK) Ahmad Jakfar, Imam Yulianto, Moh. Al Amin Syukur Fisabillah, (TG) Amir Mahmud, David Nurcahya, Khoirul Anwar, M. Ali Khumaidi, Moch Nurhadi, (DP) Bagus Tjahyono, Nova Hermawan.

(Tantan/R3/HR-Online)

 

Bertahan di Daerah Konflik untuk Mengurus Kucing-kucing Terlantar

Posted: 30 Sep 2016 04:32 AM PDT

Bertahan di Daerah Konflik untuk Mengurus Kucing-kucing Terlantar

Mohammad Alaa Aljaleel, manusia kucing dari Aleppo. BBC News

Berita Gaya Hidup, (harapanrakyat.com),-

Meski kampung halamannya dibumihanguskan oleh ISIS, namun seorang pria warga Aleppo, Suriah, bernama Mohammad Alaa Aljaleel, memutuskan untuk bertahan demi kucing-kucing terlantar yang ditinggalkan para pemiliknya.

Dilansir Bored Panda, selama empat tahun terakhir semenjak kota tersebut menjadi zona perang, Mohammad Alaa Aljaleel ngotot ingin tetap tinggal di Aleppo. Sementara sekitar 40 ribu warga Aleppo telah mengungsi ke negara-negara lain.

Setiap hari Mohammad Alaa Aljaleel menghabiskan waktunya untuk merawat kucing kampung yang terlantar. Sehingga, dia pun dijuluki manusia kucing dari Aleppo. "Saat orang-orang mulai pergi, kucing-kucing ini mendatangi saya. Ada pula beberapa orang sengaja memberikan kucingnya kepada saya karena mereka tahu saya menyukai kucing," tuturnya, kepada BBC News.

Mohammad Alaa Aljaleel mengaku, awalnya dia hanya merawat 20 anak kucing, dan sekarang jumlahnya lebih dari 100 ekor kucing yang menggantungkan hidup kepada dirinya. (Eva/R3/HR-Online)

China Operasikan Teleskop Raksasa untuk Berburu Alien

Posted: 30 Sep 2016 03:19 AM PDT

China Operasikan Teleskop Raksasa untuk Berburu Alien

Teleskop Raksasa China. (National Astronomical Observatories/Chinese Academy of Sciences.)

Berita Teknologi, (harapanrakyat.com),-

China resmi mengoperasikan pemancar radio terbesar di dunia, Minggu (25/09/2016). Teleskop terbesar sejagat buatan Negeri Tirai Bambu itu diklaim siap memburu alien.

Pemancar berbentuk parabola itu difungsikan selain untuk mencari kehidupan alien, juga berfungsi mengeksplorasi luar angkasa. China melakukan uji coba untuk pertama kalinya di Pingtang, Provinsi Guizhou.

Dilansir dari New Scientist, teleskop raksasa berdiameter 500 meter yang diberi bernama "FAST" (Five-hundred-meter Aperature Spherical Telescope) itu akan digunakan untuk mencari keberadaan alien serta planet-planet baru di luar angkasa yang belum diketahui oleh manusia.

Dengan menggunakan 4.450 panel reflektor, pembangunannya menghabiskan dana sebesar 180 juta dollar AS. Tim O’Brien, profesor astrofisika di University of Manchester, Inggris, mengatakan, ukuran teleskop adalah kunci potensial yang memberi dampak pada eksplorasi ilmu pengetahuan.

"FAST nantinya akan membantu para astronom untuk melakukan survei hidrogen yang ada di galaksi, juga mendeteksi molekul di ruang angkasa, mencari gelombang radio natural dari planet yang mengorbit pada bintang lain, serta mencari sinyal dari radio yang menunjukkan keberadaan alien," terang O’Brien. (Eva/R3/HR-Online)

Enam PGOT di Banjar Terjaring Razia Gabungan

Posted: 30 Sep 2016 02:59 AM PDT

Enam PGOT di Banjar Terjaring Razia Gabungan

Enam orang pengemis, gelandangan dan orang terlantar (PGOT) yang terjaring razia gabungan saat didata dan sekaligus dilakukan pembinaan oleh petugas di Mako Satpol PP Kota Banjar. Photo: Hermanto/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Jajaran Satpol PP Kota Banjar, Dinsosnaker, dan Satreskrim Polresta Banjar, Jum'at siang tadi (30/09/2016), menggelar razia pengemis, gelandangan dan orang terlantar (PGOT). Dalam razia tersebut, petugas berhasil menjaring enam PGOT.

Razia yang dimulai pukul 13.00 WIB ini, pertama menyusuri areal Terminal Bus Banjar. Di sana petugas berhasil mengamankan tiga orang pengamen. Kemudian, petugas menyusuri Jalan Letjen. Soewarto dan kembali berhasil mengamankan tiga orang PGOT.

Enam orang yang terjaring itu masing-masing berinisial DA (32), warga Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, YM (37), warga Cimenyan, Kota Banjar, EJ (29), warga Cikbar, Kota Banjar, IAM (26), warga Parunglesang, Kota Banjar, BS (54), warga Jadimulya, Kota Banjar, dan Rakem (65), warga Banjarsari, Kabupaten Ciamis.

Kasat Reskrim Polresta Banjar, AKP. Semiyono, di dampingi Kasatpol PP Kota Banjar, Yayan Herdiaman, mengatakan, razia ini digelar dalam rangka operasi penertiban yang berbau premanisme, pengemis, gelandangan, dan orang terlantar, sehingga Banjar bersih dari PGOT.

"Ini adalah kegiatan operasi gabungan, dan nantinya akan dijadikan agenda rutin. PGOT yang terjaring dibawa ke Mako Satpol PP untuk diberi pengarahan dan didata. Kami berharap dengan adanya operasi ini, Banjar lebih bersih lagi dari PGOT," katanya Semiyono.

Dalam razia tersebut, petugas pun mengamankan sejumlah alat musik yang digunakan pengamen, diantaranya gitar dan ketipung, juga mengamankan satu buah mangkuk kecil alat untuk mengemis. (Hermanto/R3/HR-Online)

Tampil Nyentrik, Kepala DCKTLH Banjar ke Kantor Pakai Bemo

Posted: 30 Sep 2016 01:54 AM PDT

Tampil Nyentrik, Kepala DCKTLH Banjar ke Kantor Pakai Bemo

Kepala DCKTLH Kota Banjar, H. Yoyo Suharyono, terlihat menggunakan mobil tua jenis Bemo ke kantornya. Photo: Hermanto/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Ada-ada saja yang dilakukan Kepala DCKTLH Kota Banjar, H. Yoyo Suharyono. Ketika para pejabat lain memakai kendaraan dinas, dia malah naik kendaraan roda tiga jenis Bemo keluaran tahun 1962. Tak pelak, ulah nyelenehnya itu menjadi pusat perhatian para pengendara lain dan masyarakat.

Yoyo mengaku, ketertarikannya terhadap kendaraan tersebut karena bentuknya unik. Selain itu, keberadaan kendaraan tua ini juga langka di Kota Banjar, bahkan tidak ada.

"Saya menggunakan Bemo hanya untuk keliling-keliling Kota Banjar saja, sambil ngirit bensin," ujarnya sambil tertawa, saat dijumpai HR Online disela-sela kegiatan Pawai Ta'aruf di Alun-alun Banjar, Jum’at (30/09/2016).

Dia menambahkan, Bemo berwarna jingga miliknya itu juga kerap dipakai ke kantor tempat dirinya bekerja. Namun, jika dinas ke luar kota tetap menggunakan kendaraan dinasnya, seperti pejabat lainnya.

"Kalau ada agenda dinas ke luar kota ya pakai kendaraan dinas lah. Kalau pakai bemo takut mogok, entar berabe," candanya.

Selain Bemo, Yoyo pun kini sedang mengoleksi kendaraan antik lainnya, seperti sepeda motor Honda 70 dan Honda CB. Baginya, hal itu merupakan obat mujarab penghilang rasa penat dan stres. (Hermanto/R3/HR-Online)

Banyak Ular, Warga Parungsari Banjar Bersihkan Tanggul

Posted: 29 Sep 2016 11:34 PM PDT

Banyak Ular, Warga Parungsari Banjar Bersihkan Tanggul

Warga di Lingkungan Parungsari, RT.13 dan RT.15, Kelurahan Karangpanimbal, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, sedang melakukan bersih-bersih tanggul. Akibat banyak ditumbuhi ilalang, diduga tanggul tersebut menjadi sarang ular karena rumah warga kerap dimasuki ular yang datangnya dari tanggul. Photo: Hermanto/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Warga Lingkungan Parungsari, RT.13 dan RT.15, Kelurahan Karangpanimbal, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, melakukan bersih-bersih tanggul, Minggu (25/09/2016) lalu, sekitar jam 07.00 WIB.

Kegiatan itu dilakukan selain tanggul yang rimbun ditumbuhi ilalang, juga seringnya hewan melata jenis ular masuk ke dalam rumah warga. Di mana kedua RT tersebut memang lokasinya berada di dekat bantaran Sungai Citanduy. 

Menurut warga, beberapa kali ular-ular yang datang dari tanggul kerap masuk ke rumah, sehingga warga menjadi khawatir dengan hal itu. Seperti diungkapkan Rudi (35), salah seorang warga setempat, kepada Koran HR.

"Ular-ular sering memasuki rumah warga, apalagi kalau cuaca dalam keadaan gerimis, termasuk ke rumah saya pun pernah kemasukan ular jenis weling," kata Rudi.

Hal serupa juga dikatakan Mulyadi (40), warga lainnya. Dia menyebutkan, bahwa ular yang masuk ke dalam rumah warga kebanyakan jenis ular belang putih kuning dan cobra. Tapi ada pula jenis ular "srangenge" atau ular berleher merah.

"Menurut saya, hewan ular itu berbahaya, apa pun jenisnya. Untuk itu warga di sini melakukan bersih-bersih tanggul karena ular kebanyakan datangnya dari tanggul," terang Mulyadi.

Sementara itu, Ketua RW setempat, Sunaryo (55), menambahkan, selain untuk mencegah datangnya ular-ular ke rumah warga, kegiatan bersih-bersih tanggul ini akan dijadikan agenda rutin setiap dua minggu sekali.

"Tujuannya agar tanggul terlihat enak dipandang dan bersih dari rerumpunan, juga bisa ditanami tanaman yang bermanfaat bagi warga, seperti cabai, tomat, dan lainnya," kata Sunaryo. (Hermanto/Koran HR)

Harapan Rakyat Online

Harapan Rakyat Online


Jelang Pertandingan, Persekap Pasuruan Siap Redam Permainan PSGC Ciamis

Posted: 29 Sep 2016 11:00 AM PDT

Jelang Pertandingan, Persekap Pasuruan Siap Redam Permainan PSGC Ciamis

Persekap Pasuruan saat uji lapangan di Stadion Galuh Ciamis, Kamis (29/9/2016). Photo: Tantan/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Laga lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) B tahun 2016 kembali digelar. Laskar Ciungwanara, PSGC Ciamis, kembali akan menjamu tamu Persekap Pasuruan pada Jum'at (30/9/2016), di Stadion Galuh Ciamis.

"Kita mempersiapkan tim secara matang selama satu bulan pada laga 16 besar ini untuk menghadapi tuan rumah PSGC Ciamis," kata pelatih Persekap Pasuruan, Aris Budi Prasetyo, usai uji lapangan di Stadion Galuh Ciamis kepada HR Online, Kamis (29/9/2016).

Aris mengatakan, dalam laga tersebut, tuan rumah PSGC Ciamis merupakan juara grup yang didominasi para pemain berkualitas. "Kita masuk ke 16 besar sangat dramatis, yang paling penting adalah tim kita bisa mengimbangi permainan dari tuan rumah," ujarnya.

Sementara itu, pihaknya akan menurunkan skuad guna meredam permainan terbuka yang akan diperagakan tuan rumah.

"Kita tidak banyak tahu tentang PSGC Ciamis, tetapi ada pemain senior Joko Sasongko yang harus mendapatkan pengawalan axtra," tutupnya. (Tantan/R6/HR-Online)

Hilang 1 Hari, Kakek di Ciamis Ini Ditemukan Tewas di Sungai

Posted: 29 Sep 2016 10:58 AM PDT

Hilang 1 Hari, Kakek di Ciamis Ini Ditemukan Tewas di Sungai

Aparat Polsek Bojong dan Tim Inafis Polres Ciamis saat melakukan penyelidikan penyebab kematian Kacun (80), warga Dusun Galonggong, Desa Karanganyar, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, yang ditemukan warga di Sungai Cimuntur, Kamis (29/9/2016). Photo: Tantan/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Kacun (80), warga Dusun Galonggong, Desa Karanganyar, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, dilaporkan hilang dari rumahnya sekitar pukul 17.30 WIB pada Rabu (28/9/2016) kemarin. 

Namun, kakek tersebut ditemukan salah seorang warga di Sungai Cimuntur Desa Karanganyar, Kabupaten Ciamis, pada Kamis (29/9/2016), dalam keadaan sudah tidak bernyawa.

Udung, saksi mata, mengatakan, penemuan jenazah kakek tersebut ketika dirinya sedang memancing ikan di sekitar Sungai Cimuntur. Saat asik memancing, tiba-tiba ia melihat sembulan seperti benda yang menyerupai manusia di tengah sungai.

"Saya curiga dengan benda yang berada di tengah sungai tersebut, soalnya menyerupai manusia. Saya mendengar dari warga lainnya bahwa pada Rabu (28/9/2016), ada warga yang hilang dari rumahnya," jelasnya kepada HR Online.

Akhirnya, Udung bersama warga lainnya memutuskan untuk mendekati benda tersebut. Walhasil, ternyata benar setelah didekati bersama warga, benda tersebut merupakan sosok seorang kakek yang telah dilaporkan hilang.

"Saya bersama warga lainnya langsung menghubungi Polsek terdekat dan pihak keluarga korban untuk lebih menyakinkan dengan temuan mayat yang berada di sungai Cimuntur. Ternyata benar bahwa mayat tersebut merupakan seorang kakek yang telah hilang," paparnya.

Hingga berita ini diturunkan, korban tenggelam sudah berada di rumah duka untuk segera dikebumikan. Sementara itu, penyelidikan penyebab tenggelamnya korban masih ditangani aparat Polsek Bojong dan Tim Inafis Polres Ciamis. (Tantan/R6/HR-Online)

Kasihan, Korban Gempa di Ciamis Belum Dapat Bantuan Pemerintah

Posted: 29 Sep 2016 10:02 AM PDT

Kasihan, Korban Gempa di Ciamis Belum Dapat Bantuan Pemerintah

Kondisi rumah Lia, salah satu warga Lingkungan Sinar Mawar RT 03/07, Kelurahan Cigembor, Kecamatan/Kabupaten Ciamis. Photo: Tantan/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Sejumlah warga Lingkungan Sinar Mawar, Kelurahan Cigembor, Kecamatan/Kabupaten Ciamis, mengharapkan bantuan perbaikan rumah yang rusak akibat musibah gempa yang terjadi beberapa tahun silam kepada pemerintah. Pasalnya, pasca musibah gempa tersebut tak kunjung mendapatkan bantuan dari pemerintah.

"Semenjak terjadinya gempa pada beberapa tahun silam, rumah saya tidak kunjung dapat bantuan dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah," kata Lia salah satu warga Lingkungan Sinarmawar RT 03/07, Kelurahan Cigembor, kepada HR online, Kamis (29/9/2016).

Lia mengatakan, meskipun pasca gempa kerap dilihat kondisinya oleh perwakilan dari pemerintah, namun bantuan tidak kunjung datang juga.

"Saya tidak tahu sampai kapan terus begini. Saya juga tidak tahu kategori seperti apa yang dibantu pemerintah. Namun saya hanya berharap mendapatkan bantuan agar tempat tinggal saya layak dihuni," katanya.

Terpisah, warga lainnya, Imas Yeyeh menuturkan, pasca terjadinya gempa bumi, rumah miliknya hanya ditopang bambu sebagai penyangga atap dapur.

"Penyangga bambu juga merupakan bantuan dari tetangga yang tetah iba melihat atap dapur yang hampir roboh. Namun sekarang atap dapur tersebut sudah roboh," ungkapnya.
Ia berharap, bantuan dari pemerintah agar segera diwujudkan."Saya mohon kepada pemerintah pusat maupun daerah untuk segera membantu memperbaiki rumah saya maupun warga lainnya," lirih Imas. (Tantan/R6/HR-Online)

Turis Belanda Heran Pengendara Motor Dibawah Umur di Pangandaran Banyak

Posted: 29 Sep 2016 09:22 AM PDT

Turis Belanda Heran Pengendara Motor Dibawah Umur di Pangandaran Banyak

Rombongan turis asal Belanda terpaksa berjalan kaki akibat akses menuju lokasi pacuan kuda Legokjawa, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, macet. Photo: Asep Kartiwa/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Tingginya antusias warga dalam menyaksikan olahraga berkuda dalam PON XIX di venue Legokjawa, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, pada Rabu (28/9/2016), membuat akses jalan menuju lokasi pertandingan penuh dengan kendaraan, sehingga kemacetan tidak bisa dihindari.  

Idhar (47), warga Cijulang, mengatakan, kemacetan tersebut disebabkan banyaknya pengendara roda dua yang tidak mau antri, sehingga menghambat laju kendaraan yang berlawanan arah. 

"Daripada terjebak macet hanya untuk ke venue pacuan kuda, lebih baik makan-makan saja di Pantai Madasari," ujarnya kepada HR Online.

Berbeda dengan Idhar, rombongan turis asal negara kincir, Belanda, justru memilih jalan kaki menuju lokasi olahraga berkuda. Aafke, tour leader dari rombongan tersebut mengaku heran. Pasalnya, akses ke arena pacuan kuda dipadati kendaraan yang menyebabkan kemacetan.

"Kenapa banyak pengendara motor masih di bawah umur bisa mengendarai di jalan raya? padahal mereka tidak diperkenankan dalam aturan," kata Afka kepada HR Online.

Dari pantauan HR Online, rombongan turis Belanda yang terpaksa jalan kaki akibat kemacetan tersebut menjadi pusat perhatian sejumlah pengendara yang terjebak macet. (Askar/R6/HR-Online)

Disdik Ciamis Bangga Siswanya Kreatif Bidang Budaya

Posted: 29 Sep 2016 08:41 AM PDT

Disdik Ciamis Bangga Siswanya Kreatif Bidang Budaya

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ciamis Drs. H. Toto Marwoto, M.Pd., saat mengunjungi expo SMP Negeri 1 Ciamis ke 17, Kamis (29/6/2016). Photo: Tantan/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ciamis Drs. H. Toto Marwoto, M.Pd., mengaku bangga atas hasil karya siswa yang telah memberikan wawasan pengetahuan kepada masyarakat melalui penampilan tradisi dari sejumlah provinsi yang ada di Indonesia.

"Anak didik kita sudah bisa menampilkan wajah nusantara melalui pameran seni rupa, pagelaran seni dan fashion show baju batik yang menjadi ciri khas dari sejumlah provinsi yang ada di Indonesia," ujarnya kepada HR Online saat mengunjungi expo SMP Negeri 1 Ciamis ke 17, Kamis (29/6/2016).

Menurutnya, ajang tersebut merupakan refleksi pembangunan serta pengembangan perilaku anak didik yang perlu didorong dengan keterampilan dan pengetahuan yang luas tentang budaya nusantara.

"Ini merupakan proses untuk bisa mengembangkan inovasi serta kreatifitas anak. Yang paling penting, kebersamaan mereka yang patut kita banggakan. Pasalnya, dalam menampilkan berbagai pameran ini tidak bisa dikerjakan sendiri-sendiri," tutupnya.

Dari informasi yang diterima HR Online, Expo SMP Negeri 1 Ciamis tersebut merupakan program tahunan sekolah dalam menampilkan sejumlah kebudayaan dari berbagai provinsi yang ada di Indonesia oleh siswa. Selain itu, para siswa juga menampilkan kebolehannya dalam bidang seni rupa, seni musik maupun fashion show batik khas daerah. (Tantan/R6/HR-Online)

Pentingnya Buang Air Kecil Usai Bercinta, Ini Alasannya

Posted: 29 Sep 2016 06:04 AM PDT

Pentingnya Buang Air Kecil Usai Bercinta, Ini Alasannya

Photo: Ilustrasi net/Ist.

Berita Kesehatan, (harapanrakyat.com),-

Berhubungan intim buat yang sudah menikah itu penting. Tapi, menjaga kebersihan dan kesehatan alat kelamin setelah bercinta juga lebih penting. Karena, saat Anda bercinta dengan pasangan, terjadi pertukaran cairan tubuh dan bakteri yang dapat menimbulkan adanya potensi penyakit.

Para peneliti kesehatan menyarankan supaya Anda tidak lupa untuk buang air kecil setelah bercinta. Alasannya, ada begitu banyak koloni bakteri di area pribadi Anda. Mikroba itu bisa masuk ke dalam alat kelamin saat Anda berhubungan intim. Jika mikroba tersebut mencapai uretra, maka dapat menimbulkan infeksi saluran kemih.

Anda juga harus membersihkan alat kelamin dengan seksama. Tindakan ini untuk mencegah mikroba berbahaya masuk ke ginjal. Hasil penelitian menunjukkan, 2 dari 10 wanita rentan terkena ISK, dan buang air besar usai berhubungan intim bisa mengurangi infeksinya.

Selain itu, para ahli kesehatan juga menganjurkan supaya Anda buang air kecil setidaknya dalam jangak waktu setengah jam guna membuang semua zat dan kotoran yang berpotensi masuk ke alat kelamin dan uretra.

Saat Anda buang air kecil dan mengalami sensasi terbakar ketika buang air, atau air kencing yang keluar berwarna gelap, maka Anda harus segera berkonsultasi dengan dokter. (Eva/R3/HR-Online)

Unggah Photoshop Gagal, Gadis Asal Kenya Jadi Bintang

Posted: 29 Sep 2016 04:11 AM PDT

Unggah Photoshop Gagal, Gadis Asal Kenya Jadi Bintang

Seve Gats bersama sekelompok turis di depan sebuah kuil di China. (dailymail).

Berita Gaya Hidup, (harapanrakyat.com),-

Cita-cita seorang wanita asal Kenya bernama Save Gat, ingin berlibur ke China. Namun hal itu tidak bisa dilakukannya secara nyata lantaran tak memiliki biaya. Kemudian, dirinya pun mengunggah photo-photo editan di Facebook yang seolah dia sedang jalan-jalan ke China.

Karena tak pandai menggunakan Photoshop, Seve meminta temannya untuk mengedit photo dirinya lalu menaruhnya dalam sejumlah gambaran yang berlokasi di Negeri Tirai Bambu itu.

Photo-photo Seve memperlihatkan dirinya tengah berada di sejumlah lokasi yang menjadi daya tarik wisata di China, seperti Tembok Besar China, telanjang kaki di salah satu jalur daki paling berbahaya, serta photo dirinya yang berdiri secara aneh bersama sekelompok turis di depan kuil.

Tapi siapa sangka, mengedit photo asal-asalan itu mendapatkan perhatian netizen dan orang kaya di Kenya, hingga photo-photo tersebut merebak di dunia maya.

Seorang pengusaha asal Kenya, Sam Gichuru, menggambarkan jika dirinya sebagai seorang 'pemimpi,' dan melalui photo-photo tersebut dia dapat melihat penderitaan Seve, kemudian memutuskan untuk mewujudkan cita-citanya.

Gichuru pun meminta bantuan seorang temannya untuk mengatur akomodasi bintang 4 buat Seve, lengkap dengan asuransi dan uang jajan agar Save bisa jalan-jalan di China.

"Aku sudah berbicara dengan Seve, dia seorang anak petani yang penuh harapan dan rendah hati. Dia meminta tolong temannya untuk mengedit photo dirinya yang seolah berada di China, karena dia merasa yakin berada di dalam photo-photo itu," tulis Gichuru, melalui Facebook.

"Tiket perjalanan berikut akomodasi sedang dipersiapkan untuk musim panas 2016, sekarang semua tergantung kepada anda Seve Gat," tulisnya lagi.

Seve sudah membagikan photo-photo editan tersebut melalui akun Facebook miliknya dengan sejumlah keterangan yang lucu. Hasil Photoshop asal-asalan itu membuat para netizen melakukan hal serupa dengan memberi tag 'WhereisSeveGatsNow (di mana Seve Gat sekarang berada) melalui Twitter.

Bahkan, setelah melihat keberuntungan Seve, beberapa netizen pun berusaha menarik perhatian Sam Gihcuru, dengan mengedit photo mereka di berbagai tempat di dunia. Namun, Sam Gihcuru sendiri menjelaskan bahwa dirinya tidak akan melakukan hal yang sama kepada siapa pun.

"Bagi yang lainnya, aku mohon jangan edit photo-photo kalian karena usahamu tidak akan berhasil," tulis Sam Gihcuru di akun Facebooknya. (Eva/R3/HR-Online)

BlackBerry Nyatakan Berhenti Produksi Smartphone

Posted: 29 Sep 2016 03:08 AM PDT

BlackBerry Nyatakan Berhenti Produksi Smartphone

Photo: Ilustrasi net/Ist.

Berita Teknologi, (harapanrakyat.com),-

BlackBerry menyatakan berhenti membuat ponsel dan akan fokus di software serta produk yang mengusung 'keamanan' tingkat tinggi. Publik sudah tidak bisa lagi melihat perangkat BlackBerry yang asli. Pasalnya, kini perusahaan asal Kanada itu telah menyerahkan mereknya kepada produsen pihak ketiga, seperti halnya BlackBerry DTEK 50 yang memiliki bentuk sangat mirip dengan Alcatel Idol 4.

Dalam pers rilisnya atas nama CEO John Chen, BlackBerry menyatakan bahwa mereka akan menghentikan pengembangan hardware secara internal, dan menyerahkannya kepada partner.

"Kami mencapai titik perubahan dengan strategi kami. Pondasi keuangan kami kuat, dan kini kami fokus berpegang pada poros software," kata sang CEO.

Ini bukan hal yang mengagetkan, karena BlackBerry sendiri seolah ketinggalan jauh dalam berjualan smartphone di era meledaknya smartphone Android. Berdasarkan estimasi dari Gartner, sebuah perusahaan periset teknologi, bahwa BlackBerry hanya menguasai 0,1 persen pasar smartphone global di kuartal kedua tahun 2016 ini, atau setara sekitar 400.400 unit saja.

Menurut John Chen, perusahaannya harus menjual 5 juta smartphone per tahun agar dapat bertahan di industri hardware. Mungkin hal itulah yang tak mampu disanggupi oleh BlackBerry.

Tapi mereka dapat bertahan dan secara perlahan mereka juga memperbaiki turunnya pemasukan dengan fokus di poros software keamanan yang diakui jadi reputasi BlackBerry sejak dulu.

Kini, BlackBerry pun fokus untuk memasarkan sejumlah software keamanan terbarunya, diantaranya BlackBerry Radar yang merupakan pelacak aset untuk IoT, dan BlackBerry Hub+ sebagai software produktivitas untuk Android. (Eva/R3/HR-Online)

Ini Keripik Terpedas di Dunia, Anda Berani Coba?

Posted: 29 Sep 2016 02:08 AM PDT

Ini Keripik Terpedas di Dunia, Anda Berani Coba?

Keripik Carolina Reaper Madness. 2016 Paqui.

Berita Gaya Hidup, (harapanrakyat.com),-

Cabai merah berkulit keriput bernama carolina reaper merupakan cabai terpedas di dunia. Cabai ini memiliki tingkat kepedasan 1.900.000-2.200.000 SHU (Scoville Heat Unit). Bisa dibayangkan bagaimana pedasnya bila cabai tersebut diolah menjadi makanan.

Dilansir dari Trend Hunter, produsen keripik terkemuka, Paqui, meluncurkan keripik jagung terpedas di dunia, yakni Carolina Reaper Madness yang dibuat dengan lada asli.

Bahkan saking pedasnya, Paqui cuma berani menjual satu keping saja dalam setiap kemasannya yang dikemas dalam kotak berbentuk peti mati berwarna merah menyala. Di bagian permukaan kotak terdapat gambar carolina reaper yang dilambangkan sebagai dewa kematian.

Dengan begitu, maka tidak akan ada konsumen yang nekat melahap keripik satu kantong dan mengalami gangguan kesehatan. Karena dalam beberapa kasus, saking pedasnya cabai carolina reaper dapat memicu serangan jantung.

Pihak Paqui pun menyarankan agar konsumen menyantap keripik dengan es krim, susu, yogurt, atau madu guna meringankan rasa pedasnya. (Eva/R3/HR-Online)

Grand Final Berkuda di Pangandaran, 1 Atlit Terjatuh dan Luka Parah

Posted: 28 Sep 2016 07:17 PM PDT

Grand Final Berkuda di Pangandaran, 1 Atlit Terjatuh dan Luka Parah

Salah satu atlit berkuda DKI Jakarta tengah dilarikan ke rumah sakit terdekat setelah mendapatkan perawatan sementara di medical room. Photo: Entang Saeful Rachman/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Pada ajang grand final PON XIX cabang olahraga pacuan kuda kelas 1300 meter kelas A terbuka yang di ikuti oleh 11 atlit yang diselenggarakan di Legokjawa, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, salah satu atlit kontingen DKI Jakarta terpaksa mendapatkan perawatan medis akibat terjatuh dan mengalami luka parah, Rabu (28/9/2016).

Dari pantauan HR Online, atlit berkuda tersebut langsung dibawa tim medis menuju medical room untuk mendapatkan pertolongan pertama dengan membalut perban pada bagian tangan dan pengamanan pada bagian leher serta infus. Kemudian atlit langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.

Sementara itu, di lokasi pertandingan, salah satu dari ribuan penonton yang memadati arena pertandingan terjatuh dari tebing setinggi 10 meter. Padahal, panitia sebelumnya sudah memperingati penonton yang hadir untuk hati-hati di lokasi tersebut. Akibat kejadian tersebut, tim medis langsung mengevakuasi penonton yang jatuh untuk memberikan perawatan intensif. (Ntang/R6/HR-Online)

Harapan Rakyat Online

Harapan Rakyat Online


KNPI Kota Banjar Gelar Rakerda I dan Lantik Pengurus Kecamatan

Posted: 28 Sep 2016 11:12 AM PDT

KNPI Kota Banjar Gelar Rakerda I dan Lantik Pengurus Kecamatan

Pelantikan DPK KNPI se Kota Banjar oleh ketua KNPI Kota Banjar di Gedung Pusdai. Photo: Muhafid/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kota Banjar menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I dan melantik puluhan Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) KNPI se Kota Banjar di Pusdai Kota Banjar, Rabu (28/9/2016).

Ketua DPD KNPI Kota Banjar, Mamat Rahmat, mengatakan, kepengurusan DPK KNPI yang ada di Banjar harus mampu di posisi terdepan dalam memberdayakan pemuda yang ada di wilayahnya, khsusnya dalam mengawal pembangunan Kota Banjar.  

"Kita menginginkan pemuda memiliki peran strategis dalam mengawal pembangunan Kota Banjar. Bukan pembangunan dalam bidang fisik saja, akan tetapi mental serta jiwa masyarakat Banjar juga perlu dibangun oleh pemuda," ujarnya kepada Koran HR.

Mamat menegaskan, keberadaan KNPI yang ada di tiap kecamatan juga harus menjadi mitra Pemkot Banjar dalam proses pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Banjar. Selain itu, KNPI di tiap kecamatan juga perlu menjadi penggerak pemuda lainnya yang ada di tiap desa maupun kelurahan yang ada.

"Kami sudah sepakat dengan semua pemerintah kecamatan yang ada di Banjar dalam proses pengawalan berbagai program pemerintah Kota Banjar. Mudah-mudahan bulan Oktober 2016 nanti kita sudah mulai bergerak," tutupnya.

Ditempat yang sama, Walikota Banjar, Dr. Hj. Ade Uu Sukaesih, S.IP., M.Si., mengatakan KNPI harus menjadi garda terdepan dalam membawa pembangunan Kota Banjar lebih baik.

"Pemuda adalah aset yang harus diberdayakan serta dikembangkan keberadaannya. Kami berharap pemuda bisa mewarnai Kota Banjar dengan hal-hal yang baik agar Kota Banjar semakin maju dan berkembang sehingga bisa sejajar dengan daerah-daerah lain yang ada di Indonesia," tutupnya. (Muhafid/Koran HR)

Pedagang Dadakan Padati Lokasi Final Pacuan Kuda di Pangandaran

Posted: 28 Sep 2016 06:44 AM PDT

Pedagang Dadakan Padati Lokasi Final Pacuan Kuda di Pangandaran

Sejumlah pedagang dadakan berjajar di sekitar areal PON XIX cabang olahraga pacuan kuda di Legokjawa, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran. Photo: Entang Saeful Rachman/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Laga final Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX di Kabupaten Pangandaran untuk cabang olahraga terjun payung dan pacuan kuda dilaksanakan dengan jadwal berbeda. Cabor terjun payung di Bandara Nusawiru Kecamatan Cijulang pada Selasa (27/9/2016). Sedangkan Cabor pacuan kuda dilaksanakan di Legokjawa Kecamatan Cimerak pada Rabu (28/9/2016).

Pada grand final pacuan kuda, areal PON XIX dipadati sejumlah pedagang musiman yang mengais rezeki dengan menjual berbagai pernak-pernik souvernir PON maupun berbagai makanan.

"Namanya juga mencari rezeki, dimana saja boleh asalkan halal. Biasanya saya berkeliling di wilayah Kalipucang saja, tapi karena ada PON, saya mencoba mencari peruntungan di areal PON," ujar Yanto, pedagang asal Kalipucang, Rabu (28/9/2016).

Ditempat terpisah, Santi, salah satu pedagang musiman mengaku berjualan di lokasi pacuan kuda sejak penyelenggaraan PON digelar. Ia sengaja datang mengadu nasib berjualan berbagai souvernir PON XIX.

"Kalau ada pertandingan pacuan kuda lagi ya pasti dagang. Soalnya keuntungan lebih besar dari pada jualan seperti biasa," katanya. (Ntang/R6/HR-Online)

10 Ribu Penonton Padati Arena Pacuan Kuda PON XIX Jabar di Pangandaran

Posted: 28 Sep 2016 03:05 AM PDT

10 Ribu Penonton Padati Arena Pacuan Kuda PON XIX Jabar di Pangandaran

Ribuan penonton memadai area tribun pacuan kuda Legokjawa, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, menyaksikan babak final cabor pacuan kuda PON XIX Jabar, Rabu (28/09/2016). Foto: Entang Saeful Rachman/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Panitia Sub PB PON XIX Jabar Kabupaten Pangandaran memprediksi bahwa babak final pertandingan cabor Pacuan Kuda sedikitnya ditonton oleh 10 ribu penonton yang hingga sore ini memadati arena pacuan kuda Legokjawa, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Rabu (28/09/2016).

Menurut Sekretaris Sub PB PON XIX Jabar Kabupaten Pangandaran, Sobar Sugema, penonton yang datang ke arena pacuan kuda memang didominasi warga Kabupaten Pangandaran, namun ada juga penonton dari dari luar kota.

"Dari dua cabor PON yang dipertandingkan di Pangandaran, memang cabor Pacuan Kuda yang menjadi daya tarik. Selain event besar, juga karena masyarakat Pangandaran sudah akrab dan menggemari pertandingan pacuan kuda," ujarnya.

Dari pantauan HR Online, Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata, tampak harus rela berjalan kaki sejauh 2 kilometer saat hendak masuk ke arena pacuan kuda. Pasalnya, jalan menuju arena sudah dipenuhi antrian kendaraan, sehingga mobil bupati pun harus diparkir jauh dari area parkir pacuan kuda Legokjawa.

Sementara itu, pada babak final pacuan kuda yang sore ini masih berlangsung, mempertandingkan 5 kelas sekaligus 5 medali yang akan diperebutkan. (Ntang/R2/HR-Online)  

Jalan Macet, Warga Pangandaran ‘Serbu’ Arena Pacuan Kuda PON XIX Jabar

Posted: 28 Sep 2016 02:39 AM PDT

Jalan Macet, Warga Pangandaran 'Serbu' Arena Pacuan Kuda PON XIX Jabar

Antrian kemacetan kendaraan terjadi di jalur menuju arena pacuan kuda Legokjawa, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Rabu (28/09/2016). Foto: Entang Saeful Rachman/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Pertandingan grand final cabang olahraga Pacuan Kuda pada perhetalan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jabar yang digelar di arena pacuan kuda Legokjawa, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Rabu (28/09/2016), ternyata mendapat antusias tinggi dari warga sekitar.

Dari pantauan HR Online tadi siang, jalan menuju ke arena pacuan kuda Legokjawa tampak mengalami kemacetan kendaraan. Bahkan, menurut kepolisian, kemacetan sempat mengular hingga sejauh sekitar 12 kilometer. Memang olahraga pacuan kuda sudah akrab di masyarakat Pangandaran. Maka tak heran event olahraga terakbar di Indonesia yang digelar gelar di Pangandaran ini terlihat semarak layaknya sebuah event pertandingan sepakbola.

Membludaknya penonton di arena pacuan kuda, tampaknya tidak hanya dari masyarakat umum saja, tetapi para pelajar pun ikut meramaikan. Menurut kabar, Dinas Pendidikan setempat mewajibkan setiap sekolah untuk mengirimkan siswanya untuk menyaksikan pertandingan final pacuan kuda.

Langkah itu bukan tanpa alasan. Menurut Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pangandaran, Sobar Sugema, pihaknya meminta sekolah agar mengirimkan siswanya ke arena pacuan kuda, tidak semata untuk meramaikan perhelatan tersebut, tetapi untuk memberikan wawasan kepada siswa tentang PON.

"Pertandingan PON digelar di Kabupaten Pangandaran kapan lagi. Artinya, moment sejarah ini jangan dilewatkan begitu saja. Pelajar pun harus mengetahui dan memetik ilmu dari peristiwa sejarah ini," katanya, di sela-sela acara.

Sobar yang juga Sekretaris SUB PB PON XIX Kabupaten Pangandaran, mengatakan, pihaknya sudah mendapat dari bupati terkait sejumlah pelajar diminta hadir dalam menyaksikan pertandingan final cabor pacuan kuda. "Hampir di setiap daerah di Jawa Barat yang menggelar pertandingan PON, mewajibkan siswanya untuk ikut memeriahkan. Dan kami di Pangandaran pun tidak mau ketinggalan," katanya. (Ntang/R2/HR-Online)

Kecelakaan 2 Mobil di Ciamis Merusak Motor dan Halaman Rumah Warga

Posted: 28 Sep 2016 01:49 AM PDT

Kecelakaan 2 Mobil di Ciamis Merusak Motor dan Halaman Rumah Warga

Dua sepeda motor milik warga mengalami kerusakan akibat tertimpa reruntuhan tembok pagar akibat peristiwa kecelakaan yang melibatkan dua mobil yang terjadi di Jalan Raya Banjar-Ciamis, Rabu (28/09/2016). Foto: Tantan Mulyana/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Pasca terjadinya kecelakaan yang melibatkan mobil Datsun GO+ bernopol Z 1830 WP dengan mobil Toyota Corolla bernopol Z 1698 EW, di Jalan Raya Ciamis-Banjar atau tepatnya di  Dusun Warungjati RT 19/RW 07 Desa Cijeungjing, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Rabu (28/9/2016), sekitar pukul 08.30 WIB, tampaknya mengakibatkan tiga halaman rumah warga setempat mengalami kerusakan yang cukup parah.

Rumah tersebut diketahui milik Aleh, Lili dan Dian, yang ketiganya saling tetanggaan. Selain halaman rumah, motor Honda Beat dan Honda Vario serta satu sepeda yang diparkir di halaman rumah tak luput dari kerusakan. Hal itu terjadi akibat kedua mobil tersebut menabrak tembok pagar, kemudian nyelonong masuk ke halaman rumah warga. [Berita Terkait: Tragis! Dua Mobil di Ciamis Terlibat Kecelakaan Hingga Terbalik]

"Halaman rumah saya hancur berantakan. Pagar rumah dan dua sepeda motor serta satu sepeda juga rusak akibat tertimpa reruntuhan tembok pagar yang tertabrak mobil,"kata Dian, salah satu warga yang halaman rumahnya rusak.

Dian menambahkan, saat kejadian terdengar suara benturan yang sangat keras tepat di depan rumahnya. "Saat mendengar benturan keras, saya langsung keluar rumah. Ternyata sebuah mobil masuk ke halaman dan meluluhlantakan tembok pagar. Setelah kejadian, terlihat penumpang mobil itu satu persatu keluar,"katanya. (Tantan/R2/HR-Online)  

Tragis! Dua Mobil di Ciamis Terlibat Kecelakaan Hingga Terbalik

Posted: 28 Sep 2016 01:19 AM PDT

Tragis! Dua Mobil di Ciamis Terlibat Kecelakaan Hingga Terbalik

Dua mobil terlibat kecelakaan di Jalan Raya Banjar-Ciamis atau tepatnya di Dusun Warungjati RT 19/RW 07 Desa Cijeungjing, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Rabu (28/09/2016). Foto: Tantan Mulyana/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Dua mobil terlibat kecelakaan di Jalan Raya Banjar-Ciamis atau tepatnya di Dusun Warungjati RT 19/RW 07 Desa Cijeungjing, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Rabu (28/09/2016) sekitar pukul 08.30 WIB. Akibatnya, Mobil Datsun GO+ dengan nopol Z 1830 WP dan mobil Toyota Corolla Nopol Z 1698 EW yang terlibat kecelakaan mengalami kerusakan yang cukup parah.

Menurut saksi mata, Nanang, kecelakaan ini bermula ketika kedua mobil tersebut dengan kecepatan tinggi datang dari arah Banjar menuju Ciamis. Saat berada di tempat kejadian, mobil Toyota Corolla yang dikemudikan Dani, warga Kota Banjar, hendak menyalip mobil Datsun GO+ yang dikemudikan Ade Maman, warga Banjarsari, yang posisinya berada di depannnya.

Namun, saat mobil Toyota hendak menyalip di lajur kanan, tanpa diduga dari arah berlawanan datang mobil truk. Demi menghindari tabrakan dengan truk, sang sopir Toyota langsung berusaha membantingkan stir ke kiri jalan. Namun naas, upaya itu malah menabrak body belakang Mobil Datsun.

"Saat mobil Datsun ditabrak dari belakang, langsung nyelonong ke pinggir jalan dan kemudian menabrak pagar rumah warga. Akibat benturannya sangat kencang, membuat mobil Datsun langsung terbalik. Sementara mobil Toyota Corolla terlempar sejauh tiga meter dan akhirnya berhenti setelah menabrak pohon mangga yang berada di depan rumah warga," kata Nanang.

Maman menambahkan, saat terjadi kecelakaan, dimungkinkan kedua sopir panik, sehingga laju mobilnya kehilangan kendali hingga akhirnya membabi buta menabrak benda yang berada di depannya.

Sementara itu, kasus kecelakaan ini masih dalam penyelidikan Polsek Cijeungjing beserta Lakalantas Polres Ciamis. Berdasarkan pantauan HR Online di lapangan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Seluruh penumpang beserta sopir kedua mobil naas tersebut hanya mengalami luka ringan. (Tantan/R2/HR-Online)  

Lagi, Penerjun Lampung Raih Medali Emas PON XIX di Pangandaran

Posted: 27 Sep 2016 06:24 PM PDT

Lagi, Penerjun Lampung Raih Medali Emas PON XIX di Pangandaran

Margono, penerjun dari Povinsi Lampung, tengah merayakan kemenangannya sebagai peraih medali emas kategori ketepatan mendarat putera. Photo: Entang Saeful Rachman/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Pagelaran PON XIX cabang olahraga terjun payung kelas ketepatan mendarat di Bandara Nusawiru, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, akhirnya atlit kontingen Provinsi Lampung berhasil keluar sebagai peraih medali emas perseorangan putera.

Margono, penerjun asal Provinsi Lampung, mengalahkan 2 rivalnya dari Jawa Barat dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

"Kemenangan ini berkat do'a dari keluarga, khususnya anak, istri beserta orang tua saya yang berada di Lampung. Selain itu, keberhasilan ini juga tidak lepas dari bimbingan para pelatih dan semua penerjun dari tim Lampung," ujarnya kepada HR Online, Selasa (27/9/2016).

Sementara itu, grand final terjun payung kategori perseorangan yang dilaksanakan pada Selasa (27/9/2016), diikuti oleh 3 penerjun putera dan 3 penerjun puteri yang berasal dari Lampung, Jawa Barat dan Yogyakarta. (Ntang/R6/HR-Online)

Komisi III DPRD Banjar Soroti Proyek Jalan Kujangsari

Posted: 27 Sep 2016 04:00 PM PDT

Komisi III DPRD Banjar Soroti Proyek Jalan Kujangsari

Komisi III DPRD Kota Banjar, saat melakukan sidak ke proyek pengerjaan cor di Jalan Kujangsari, Kecamatan Langensari. Photo: Hermanto/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Komisi III DPRD Kota Banjar, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah proyek jalan yang ada di wilayah Kota Banjar, Jawa Barat, Selasa (27/09/216), sekitar jam 10.00 WIB. Beberapa proyek peningkatan jalan juga tak luput dari pantauan para anggota dewan tersebut.

Rombongan Komisi III yang diketuai Hunes Hermawan dan di dampingi oleh rombongan dari utusan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Banjar, meninjau langsung pengerjaan proyek jalan serta pengerjaan pengecoran bahu jalan.

Lokasi yang disidak diantaranya proyek peningkatan Jalan Majdalikin, Jalan Puloerang, dan pemeliharaan Jalan Kujangsari di wilayah Kecamatan Langensari, serta peningkatan Jalan Priagung di wilayah Kecamatan Pataruman.

Ketika memantau pekerjaan proyek, Hunes Hermawan mengaku miris melihat kondisi salah satu proyek yang ada di Jalan Kujangsari. Dirinya menduga dalam proyek tersebut ada pengurangan volume.

"Kami meminta kepada semua pihak terkait agar serius dalam mengerjakan proyek, jangan sampai ke depannya menimbulkan masalah hukum," kata Hunes, kepada Koran HR, disela-sela kegiatan sidaknya.

Menanggapi hal itu, Sekretaris DPU Kota Banjar, Asep Setiadi, saat dihubungi HR Online via ponselnya, mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan bidang bina marga untuk meminta penjelasan mengenai adanya dugaan tersebut.

"Setelah ada penjelasan dari bidang bina marga dan pengawas proyek seperti apa, karena itu akan menentukan langkah kami kedepannya," ucap Asep. (Hermanto/R3/HR-Online)

(PON XIX) Meski Raih Perak, Kontingen Terjun Payung Jabar Tetap Bangga

Posted: 27 Sep 2016 02:01 PM PDT

(PON XIX) Meski Raih Perak, Kontingen Terjun Payung Jabar Tetap Bangga

Perhelatan PON XIX Jabar Cabor Terjun Payung, di Bandara Nusawiru, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Foto: Entang SR/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Tim terjun payung putri kontingen Jawa Barat dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jabar, yang digelar di Bandara Nusawiru, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, mengaku bangga bisa meraih posisi runner up dengan meraih medali perak setelah dihempaskan kontingen Provinsi Lampung yang memperoleh medali emas.

"Kami sudah berusaha memberikan yang terbaik untuk Jawa Barat, tapi kami bangga dengan hasil meraih perak," ujar Yoseu Damayanti, kapten tim terjun payung putri Jabar, kepada Koran HR, Selasa (27/9/2016).

Meskipun menduduki runner up, lanjut Yoseu, namun timnya berhasil meraih juara di kelas bergengsi, yakni kategori formasi di udara dengan perolehan poin tertinggi.

"Alhamdulillah medali emas bisa kita raih dari kelas bergengsi dengan nilai tertinggi, yakni juara formasi di udara," singkatnya.

Dari informasi yang dihimpun Koran HR, kontingen terjun payung Jawa Barat berhasil meraih 2 medali emas, 2 perak dan 1 perunggu. (Ntang/R6/Koran-HR)

Berita Terkait

Di Pangandaran, Lampung Raih Medali Emas di Cabor Terjun Payung PON Jabar

Penutupan Cabor Terjun Payung di Pangandaran, Puluhan Atlet Atraksi di Udara

Di Pangandaran, Lampung Raih Medali Emas di Cabor Terjun Payung PON Jabar

Posted: 27 Sep 2016 01:48 PM PDT

Di Pangandaran, Lampung Raih Medali Emas di Cabor Terjun Payung PON Jabar

Kontingen Cabor Terjun Payung Provinsi Lampung saat melakukan selebrasi usai ditetapkan sebagai peraih medali emas pada PON XIX Jabar, di Bandara Nusawiru, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Foto: Entang SR/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat cabang olahraga terjun payung di Bandara Nusawiru, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, dalam grand final yang diselenggarakan pada Selasa (27/9/2016), akhirnya kontingen Provinsi Lampung keluar sebagai juara umum dan berhak mendapatkan medali emas.

Benanda Fransiska, salah satu atlit terjun payung kontingen provinsi Lampung, mengatakan, dirinya bersama tim merasa bangga bisa meraih prestasi yang maksimal untuk daerah tercintanya, Provinsi Lampung.

"Saya berharap prestasi ini bisa dipertahankan dalam moment PON berikutnya," ujarnya kepada Koran HR, Selasa (27/9/2016).

Dari informasi yang dihimpun Koran HR, sebanyak 13 Provinsi  yang terdiri dari 108 atlit mewarnai udara Pangandaran dalam PON XIX. Sementara itu, panitia penyelenggara mempersiapkan 6 medali emas yang diperuntukan para juara cabang olahraga terjun payung. Sedangkan kontingen Jawa Barat berhasil menyabet 2 Emas, 2 Perak dan 1 Perunggu.

Berikut adalah hasil perolehan juara PON XIX cabang olahraga terjun payung di Bandara Nusawiru Pangandaran;

Ketepatan Mendarat Beregu Putra

Juara 1 PA diraih oleh Provinsi Lampung dengan nilai 0,65, medali emas

Juara 2 PA diraih oleh Jateng dengan nilai 1,17, medali perak

Juara 3 PA diraih oleh Aceh dengan nilai 1,18, medali perunggu

Ketepatan Mendarat Beregu Putri 

Juara 1 PI diraih oleh Jawa Barat dengan nilai (1,56) medali emas

Juara 2 PI diraih oleh Yogyakarta dengan nilai (1,87) medali perak

Juara 3 PI diraih oleh Lampung dengan nilai (3,01) medali perunggu

Kerjasama di Udara

Juara 1 diraih oleh Aceh (90) Average 11,3, medali emas

Juara 2 diraih oleh Jabar (75) Average 9,4, medali perak

Juara 3 diraih oleh Kalbar (70) Average 8,8, medali perunggu

 

Juara 1 diraih oleh Jawa Barat (28) average 3,5, medali emas

Juara 2 diraih oleh Kalimantan Barat (14) average 1,8, medali perak

Juara 3 diraih oleh Banten (10) average 1,3, medali perunggu

Ketepatan Mendarat Perorangan Putri

Juara 1 diraih oleh Benanda Fransiska-Lampung dengan nilai 0,43, medali emas

Juara 2 diraih oleh Yose Damayanti-Jabar dengan nilai 0,59, medali perak

Juara 3 diraih oleh Yeni Dwi Hermilah-Jabar dengan nilai 0,60, medali perunggu

Ketepatan Mendarat Perorangan Putra

Juara 1 diraih oleh Margono-Lampung  dengan nilai 0,17, medali emas

Juara 2 diraih oleh Erik P-Aceh dengan nilai 0,22, medali perak

Juara 3 diraih oleh Amirul-Lampung dengan nilai 0,25, perunggu

Sementara itu, total perolehan medali cabor terjun payung, urutan pertama diraih kontingen Lampung mendapatkan 3 emas, 0 perak dan 2 perunggu, di urutan kedua diduduki kontingen Jabar mendapatkan 2 emas, 2 perak dan 1 perunggu, kemudian disusul Aceh mendapatkan 1 emas, 1 perak dan 1 perunggu, Kalbar mendapatkan 0  emas, 1 perak dan 1 perunggu, Jateng mendapatkan 0 emas, 1 perak dan 0 perunggu, DIY mendapatkan 0 emas, 1 perak dan 0 perunggu dan Banten mendapatkan 0 emas, 0 perak dan 1 perunggu. (Ntang/R6/Koran-HR)

 
">Index »'); document.write('

?max-results=10">Label 6

');
  • ?max-results="+numposts1+"&orderby=published&alt=json-in-script&callback=showrecentposts1\"><\/script>");