Cari Blog Ini

Memuat...

Harapan Rakyat Online

Harapan Rakyat Online


(Pilkada Pangandaran) Martin: Barisan Sakit Hati Golkar Hanya 25 Orang

Posted: 27 Aug 2015 11:59 PM PDT

Ilustrasi. Foto: Ist/Net

(Pilkada Pangandaran) Martin: Barisan Sakit Hati Golkar Hanya 25 Orang

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pangandaran, Taufik Martin, menegaskan, pihaknya tidak khawatir dengan manuver politik sejumlah kader Golkar yang membelot atau memberikan dukungan kepada pasangan Calon Bupati- Wakil Bupati, H. Ino Darsono- dr. Erwin M Thamrin (Hidmat).

Sebab, kata Martin, manuver politik kelompok yang mengatasnamakan Barisan Sakit Hati (BSH) Golkar itu tidak memberikan pengaruh apapun terhadap soliditas partai dalam mendukung pasangan calon Bupati- Wakil Bupati, H. Jeje Wiradinata- H. Adang Hadari (Jihad). [Baca juga: (Pilkada Pangandaran) Barisan Sakit Hati Golkar Nyatakan Dukung Hidmat]

"Kader dan pengurus Golkar Pangandaran hingga ke tingkat desa masih solid mendukung pasangan Jihad. Jadi, buat apa kami menanggapi manuver politik mereka," tegasnya, kepada HR Online, Jum'at (28/08/2015).

Ketika ditanya mengenai 200 kader Golkar sudah membuat pernyataan sikap dukungan ke pasangan Hidmat apakah tidak mengganggu soliditas Golkar? Martin menegaskan, kader Golkar yang membelot ke pasangan Hidmat sebenarnya tidak mencapai 200 orang, tetapi hanya 25 orang.

"Memang klaim kubu sana menyebut 200 kader Golkar membelot dan mengalihkan dukungan ke paslon mereka. Tetapi fakta sebenarnya hanya 25 orang. Saya juga sudah dapat laporan bahwa yang menghadiri pertemuan di Rumah Makan Geunah Rasa Sidamulih hanya berjumlah 135 orang. Jumlah itu termasuk H. Ino, Ikin dan pengurus PAN lainnya," katanya.

"Jadi, hitungan 200 kader Golkar dari mana, yang hadir di acara itu saja cuma 135 orang. Artinya, itu hanya manuver politik saja yang ingin mengopinikan bahwa dukungan Golkar di Pilkada Pangandaran pecah," tegasnya.

Martin pun mengaku dirinya mendapat laporan tersebut dari orang yang ikut hadir di acara pertemuan itu. "Jangankan jumlah orang yang hadir di acara itu, pembicaraan mereka apa saja saya tahu," aku Martin meyakinkan.

Martin menegaskan, pihaknya tidak akan memberikan sanksi apapun kepada 25 kader Golkar yang membelot ke paslon lain. "Tetapi, kenapa mereka masih mengaku kader Golkar, sementara dukungan politik diberikan kepada paslon dari partai lain. Kalau mendukung paslon lain, seharusnya mereka tidak lagi membawa nama Golkar," ucapnya.

Martin pun mengaku aneh dengan istilah Barisan Sakit Hati. Sebab, kata dia, mereka tidak lagi menjadi pengurus Golkar karena sudah tidak mendapat kepercayaan dari kepengurusan Golkar tingkat kecamatan. " Seharusnya mereka introspeksi kenapa tidak mendapat kepercayaan dari pengurus Golkar, bukan malah mengopinikan sakit hati," tegasnya. (Mad/R2/HR-Online)

Terganjal KITAS, 2 Pemain Asing PSGC Ciamis Tak Bisa Main di Piala Presiden

Posted: 27 Aug 2015 11:47 PM PDT

Tiga Pemain Asing PSGC Ciamis, George Oyedepo, Osas Saha dan Moris Power. Foto: Dokumasti HR

Terganjal KITAS, 2 Pemain Asing PSGC Ciamis Tak Bisa Main di Piala Presiden

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

PSGC Ciamis tampaknya akan kehilangan dua pemain asingnya di turnamen Piala Presiden. Pasalnya, dua pemain asing Laskar Galuh, yakni George Ayedepo dan Moris Power, terganjal administrasi KITAS atau ijin tinggal sementara di Indonesia. KITAS kedua pemain asing itu masa berlakunya sudah habis dan belum diperpanjang.

Manajer PSGC Ciamis, H. Herdiat, mengatakan, saat mengikuti manajer meeting Piala Presiden di Jakarta, Kamis (27/08/2015) malam, dua pemain asing PSGC dinyatakan tidak memenuhi syarat administrasi. Hal itu setelah diketahui masa berlaku KITAS dua pemain asing itu sudah habis dan belum diperpanjang.

Meski begitu, lanjut Herdiat, pihaknya akan menerima kenyataan tersebut. Karena, menurutnya, seluruh klub mau tidak mau harus tunduk pada aturan untuk mendukung kemajuan sepakbola Indonesia.

"Namun, pihak promotor memberikan kebijakan kepada klub yang pemain asingnya terkendala KITAS, untuk melakukan pergantian pemain hingga tanggal 30 Agustus. Pergantian pemain itu bisa oleh pamain asing ataupun pemain lokal," katanya, kepada HR Online, Jum'at (28/09/2015).

Pihaknya, lanjut Herdiat, sudah memiliki satu pemain asing incaran untuk mengantikan posisi salah satu pemain asing yang terkendala KITAS. Pemain itu asal Kamerun bernama Julies Basile Onambele. " Kita akan lihat penampilan pemain asing itu. Kalau seandainya sesuai dengan kebutuhan tim, pastinya langsung kami rekrut," ujarnya.

Setelah dua pemain asing tersebut tidak bisa dimainkan, PSGC Ciamis kini hanya memiliki satu pemain asing, yakni Osas Saha. Administrasi KITAS Osas Saha tidak bermasalah. (DSW/R2/HR-Online)

Diontrog Massa, Polsek Cijulang Pangandaran Amankan Pencuri ke Polres Ciamis

Posted: 27 Aug 2015 11:14 PM PDT

Ratusan massa mendatangi dan mengepung kantor Polsek Cijulang, Jum'at (28/08/2015), sekitar pukul 01.00 WIB. Mereka minta pelaku pencurian dikeluarkan untuk dihakimi secara massa. Foto: Entang SR/HR

masa(1)

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Setalah berhasil menangkap pencuri berinisial Ag, warga Ciokong, Kabupaten Tasikmalaya, yang membobol sebuah toko di Pasar Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Kamis (27/08/2015), ratusan warga Cijulang tampaknya tidak puas pelaku hanya dihukum di jeruji besi. Mereka pun meminta pihak kepolisian untuk mengeluarkan pelaku dari sel tahanan Polsek Cijulang dan kemudian warga yang akan menghakiminya sendiri.

Ratusan massa itu sekitar pukul 01.00 WIB, Jum'at (28/08/2015), mendatangi dan mengepung kantor Polsek Cijulang. Namun begitu, pihak kepolisian tidak mengabulkan permintaan warga. Untuk mengamankan pelaku dari amukan massa, akhirnya pelaku diamankan oleh satu kompi pasukan Dalmas dan langsung dibawa ke Polres Ciamis. [Baca juga: Mencuri di Pangandaran, Warga Tasik Ini Babak Belur Dihajar Massa]

"Karena situasinya tidak kondusif, akhirnya kami dini hari tadi berinisitif membawa pelaku ke Polres Ciamis. Kasus ini pun langsung ditangani oleh Satresrim Polres Ciamis," kata Kapolsek Cijulang, AKP Dahlan, kepada HR Online, Jum'at (28/08/2015) pagi.

Menurut Kapolsek, pelaku bisa dikenai pasal 363 KUH Pidana dengan ancaman 5 tahun penjara.  "Dalam aksinya, pelaku mencuri pakaian di salah satu toko di Pasar Cijulang dengan masuk melalui langit-langit yang kemudian keluar melalui pintu roling dor. Saat masih beraksi, pelaku kepergok oleh pemilik toko. Dan kemudian pelaku dikejar oleh warga yang dibantu anggota kami hingga akhirnya berhasil ditangkap," katanya. (Ntang/R2/HR-Online)

Mencuri di Pangandaran, Warga Tasik Ini Babak Belur Dihajar Massa

Posted: 27 Aug 2015 11:04 PM PDT

Pencuri berinisial Ag, warga Ciokong, Kabupaten Tasikmalaya. Foto: Entang Saeful Rachman/HR

tsk

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Keperegok saat mencuri pakaian di Pasar Cijulang, Kabupaten Pangandaran, tepatnya di kios milik Dedih Nurdin, seorang pencuri berinisial Ag, warga Ciokong, Kabupaten Tasikmalaya, babak belur dihajar massa, Kamis (27/08/2015). Sebelum tertangkap warga, pelaku sempat melarikan diri dan diburu warga selama 12 jam.

Dari informasi yang dihimpun HR Online, aksi pencurian ini terjadi Kamis (27/08/2015) pagi, sekitar pukul 06.00 WIB. Saat kepergok pemilik toko, pelaku langsung melarikan diri ke arah hutan belantara Desa Kertayasa Kecamatan Cijulang.

Ratusan warga yang dikawal petugas dari kepolisian Polsek Cijulang langsung memburu pelaku ke hutan. Setelah pelaku terkepung oleh ratusan warga di hutan, akhirnya berhasil ditangkap sekitar pukul 18.30 WIB. Pelaku ditangkap saat bersembunyi di blok makam Tenjolaya Dusun Cibuluk Desa Kertayasa Kecamatan Cijulang.

Saat ditangkap, pelaku pun dikabarkan dihajar puluhan massa hingga wajahnya babak belur. Namun, aksi main hakim sendiri warga akhirnya dapat diredam petugas kepolisian dan pelaku langsung digiring ke Mapolsek Cijulang.

Kanit Reskim Polsek Cijulang Brigadir Yana HY, membenarkan adanya penangkapan pencuri tersebut. Di mengatakan, pencuri akhirnya bisa diringkus setelah terkepung oleh polisi dan warga di sebuah pemakaman umum di daerah Desa Kertayasa.

"Kami bersama warga melakukan pengepungan selama 12 jam. Setelah terus diburu, akhirnya pelaku tertangkap," katanya, kepada HR Online, Jum'at (28/08/2015) pagi.

Sementara itu, pemilik toko, Dedih Nurdin, mengatakan, sebelum dirinya memergoki pencuri sedang beraksi di tokonya, dia mendapati barang-barang di dalam tokonya sudah acak- acakan. "Saat saya masuk, ternyata ada orang yang tengah menggasak barang-barang di dalam toko. Tanpa berpikir panjang, saya langsung berteriak maling sembari mengejar si pencuri," katanya.

Meski pelakunya tertangkap, Dedi mengaku mengalami kerugian sekitar Rp. 2 juta akibat pencurian tersebut. (Ntang/R2/HR-Online)

Harapan Rakyat Online

Harapan Rakyat Online


SMAN 1 Pamarican Ciamis Perlukan Penataan Kelas dan Lingkungan

Posted: 27 Aug 2015 10:39 AM PDT

SMAN 1 Pamarican Ciamis Perlukan Penataan Kelas dan Halaman

Salah seorang guru tengah menunjukan kerusakan ruang kelas SMAN Pamarican. Photo : Suherman/ HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Kepala SMAN 1 Pamarican, Drs. Dudi Surdadi, M.Pd, ketika ditemui Koran HR, Sabtu (22/08/2015), mengaku berharap bantuan perbaikan infrastruktur jalan yang terdapat di area sekolah. Panjangnya mencapai sekitar 360 meter.

"Jalan ini mulai dari masuk ke sekolah hingga ke masing-masing kelas. Kini, kondisinya sudah rusak, kasian nanti saat memasuki musim hujan, sepatu yang dipakai anak-anak (siswa) pasti kotor karena tanah disini tanah merah dan lengket,” katanya.

Ketua Komite SMAN 1 Pamarican, Adang, untuk lebih meningkatkan mutu pendidikan, kiranya tatanan ruang kelas dan lingkungan juga harus mendukung. Untuk itu perlu ada penataan ruang kelas dan halaman.

“Selain ruang kelas yang kurang, halaman sekolah juga masih perlu penataan, halaman sekolah ini harus di aruk, apalagi saat musim hujan, halaman sekolah yang suka dipakai untuk kegiatan upacara selalu digenangi air. Sekolah juga belum dibenteng, jadi pihak sekolah suka riskan kalau kalau ada siswa yang keluar tanpa ijin (kabur) saat KBM berlangsung," ucapnya. (Suherman/R4/Koran-HR)

Pemilik Hotel di Banjar Ngaku Sering Dirazia, Satpol PP dan Polres Membantah

Posted: 27 Aug 2015 07:34 AM PDT

Razia pekat ke salah satu hotel di Kota Banjar oleh jajaran kepolisian dan Satpol PP, beberapa waktu lalu. Foto: Dokumentasi HR

Ini Identitas 3 Pasangan Mesum yang Terjaring Razia Polresta Banjar

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Kepala Satpol PP Kota Banjar, Yayan Herdiaman, mengatakan, dalam dua bulan terakhir ini, pihaknya selaku penegak Perda, belum melakukan razia lagi ke hotel-hotel. Hal sama juga dikatakan KBO Sabhara Polresta Banjar, Ipda. Supardi, kepada HR, Selasa (25/08/2015). Dia mengatakan selama ini dirinya tidak memerintahkan anggotanya untuk melakukan razia pekat ke hotel-hotel.

Adapun jika ke hotel, itu hanya patroli biasa untuk mengontrol situasi keamanan di tempat tersebut. [Baca juga: Diduga Sering Dirazia, Hotel Kelas Melati di Banjar Sepi Penginap]

"Jika ada oknum petugas yang macam-macam, segera laporkan, lantaran ini bisa merusak citra nama baik institusi kepolisian," tegas Supardi.

Sebelumnya, Sejumlah pengelola hotel kelas melati di Kota Banjar, mengeluhkan dengan maraknya razia yang dilakukan oleh aparat keamanan, sehingga hotel pun menjadi sepi tamu. Hal itu diungkapkan Edi (33), seorang petugas hotel kelas melati di kawasan Jl. Siliwangi.

Karena, dengan seringnya dilakukan razia, kenyamanan tamu jadi terganggu. Bahkan, razia pekat tersebut kerap dilakukan dua kali dalam waktu satu hari. "Razia sehari dua kali, mau ramai bagaimana hotel kalau terus-terusan dirazia," tutur Edi, kepada HR, Senin (24/08/2015). (Hermanto/Koran-HR)

Anak Punk Banjar Minta Pemkot Dirikan Rumah Singgah

Posted: 27 Aug 2015 07:07 AM PDT

PIK-R Binangkit Kelurahan Banjar, bersama Yayasan Mata Hati dan komunitas punk, tengah berbincang seputar kesehatan remaja. Photo: Eva Latifah/HR

Komunitas punk edit

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Ketua PIK-R Binangkit Kota Banjar, Lisna Dwiyana Putri, mengatakan, sebagai tindak lanjut dari hasil pertemuan dengan komunitas anak Punk, rencana kedepan pihaknya bekerjasama dengan Yayasan Mata Hati, akan melakukan advokasi kepada pemerintah melalui instansi terkait, serta menggelar kegiatan bersama, salah satunya bakti sosial (baksos).

Dengan kegiatan yang dilakukan pihaknya itu, diharapkan bisa menjadikan inspirasi bagi remaja lainnya untuk peduli, serta memberikan perubahan kepada komunitas punk supaya dapat menjadi lebih baik dalam berprilaku, maupun segi kesehatannya. [Baca juga: PIK-R Binangkit Bina Anak Punk di Banjar]

"Mudah-mudahan kita juga bisa memberikan lapangan pekerjaan atau mengembangkan life skill yang mereka miliki," harap Lisna.

Pendapat serupa dikatakan Asep Elp, petugas pendamping komunitas LBT dari Yayasan mata Hati Banjar. Dia menambahkan, anak-anak komunitas punk rata-rata memiliki keahlian, diantaranya ada yang bisa melukis/menggambar, sablon dan menjahit.

"Bahkan, mereka itu sebetulnya ingin merubah prilaku hidupnya, salah satunya dengan menyalurkan keahliannya masing-masing. Mereka ingin di Banjar ini ada rumah singgah untuk menyalurkan skill yang nantinya bisa menghasilkan uang. Kami akan coba fasilitasi ke Dinas Sosial untuk solusinya," kata Asep Elp. (Eva/Koran-HR)

Baca Ini Sebelum Anda Membeli Powerbank

Posted: 27 Aug 2015 05:29 AM PDT

Ilustrasi. Photo : net/ist

power-bank-2600-mA

Berita Teknologi, (harapanrakyat.com),-

Anda pengguna smartphone pasti akan sering men-charger. Pasalnya, smartphone sangat membutuhkan daya yang besar, terlebih jika Anda menggunakannya sangat intens.

Yang lebih sulitnya lagi bagi Anda pecinta ponsel pintar, saat melakukan perjalanan jauh dan sulit mendapatkan jaringan listrik itu akan menjadi masalah. Sebab, melakukan traveling ponsel tersebut membutuhkan tenaga ekstra, yang nantinya akan digunakan untuk mengabadikan momen selama traveling, mencari informasi atau media komunikasi.

Namun Anda tak usah khawatir, untuk mengatasi masalah itu ada alat yang dapat menyimpan daya sehingga bisa digunakan mencharge ponsel smartphone tanpa harus menyolokannya pada listrik. Dan bisa dibilang sangat praktis.

Akan tetapi, Anda perlu memperhatikan juga dalam memilih powerbank yang sesuai dengan kebutuhan ponsel. Memang powerbank banyak dijual dengan harga murah, tapi tidak awet bahkan cepat rusak.

Jika Anda tidak teliti memilih powerbank yang bagus, Anda akan sia-sia membawa powerbank tersebut, yang disebabkan cepat habis dan memakan waktu lama saat menunggu daya smartphone Anda.

Nah, berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan untuk memilih powerbank sebelum Anda membelinya:

# Cari tahu daya baterai smartphone dan powerbank

Ponsel dengan kapasitas baterai yang cukup besar, pasti akan menyedot daya dalam powerbank Anda. Untuk itu Anda harus mengetahui daya dari baterai smartphone tersebut. Jangan sampai daya baterai smartphone Anda besar, tapi powerbank yang Anda beli lebih kecil, maka ponsel yang dicharger oleh powerbank tidak akan full.

Oleh karena itu, pilih powerbank yang memiliki daya simpan yang sesuai dengan kebutuhan ponsel atau kalau bisa besar. Jika kapasitas smartphone sebesar 2.500 mAH, maka carilah powerbank yang berkapasitas lebih dari 4.000 mAH hingga 6.000 mAH.

# Powerbank dengan fitur power-cut dan auto-cut

Sebaiknya powerbank yang Anda punya memiliki fitur power-cut. Hal itu untuk mencegah jika powerbank Anda terjadi korslet, sehingga ponsel Anda akan aman-aman saja.

Sedangkan auto-cut sangat berfungsi untuk menghentikan daya listrik saat powerbank di charge tersebut sudah penuh. Biasanya powerbank yang memiliki auto-cut akan lebih awet.

# Perhatikan garansi

Perhatikan garansi dari powerbank yang hendak Anda beli. Selain itu, jika klaim garansi harus ke mana. Lebih baik jika toko tersebut akan memberikan jaminan bila powerbank tersebut rusak kembali ke mereka untuk membantu ganransi. Hati-hati, kalau powerbank tersebut bergaransi kurang dari 1 bulan, sebaiknya Anda jangan membelinya. Karena kemungkinan besar powerbank tersebut kualitasnya menjadi pertanyaan.

# Perhatikan Merek

Sebelum Anda membeli powerbank, sebaiknya Anda sering-sering mencari informasi terlebih dulu, bisa baca di forum-forum atau blog, atau bisa cari di google merek yang bisa dijadikan referensi Anda. Atau kalau Anda sudah kenal dan merek tersebut mempunyai reputasi yang baik di bidang baterai atau peralatan elektronik, itu lebih bagus. Kalau bisa Anda membelinya di tempat yang memang authorized dari merek tersebut. (Adi/R5/HR-Online)

Harapan Rakyat Online

Harapan Rakyat Online


Gara-gara Proyek Ini, Warga Banjarsari Ciamis Hirup Udara Berdebu

Posted: 26 Aug 2015 08:21 AM PDT

Kondisi Jalan Raya Banjarsari-Kalipucang yang kini sedang mendapat perbaikan. Photo : Suherman/ HR

Gara-gara Proyek Ini, Warga Banjarsari  Ciamis Hirup Udara Berdebu

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Setiap hari warga di wilayah Kecamatan Banjarsari terpaksa harus menghirup udara berdebu yang berasal dari proyek rekonstruksi peningkatan struktur jalan Banjar-Kalipucang, yang tengah dikerjakan oleh PT. Kalapa Satangkal Makmur Sejahtera. Akibatnya, banyak warga merasa sangat terganggu pernafasannya, termasuk anak-anak yang tinggal di sekitar proyek rekonstruksi tersebut.

Selain bedampak pada munculnya kabut debu yang tebal dan mengotori halaman atau teras rumah warga, lubang-lubang yang terdapat di tengah jalan serta pecahan batu juga kerap mengakibatkan terjadinya kecelakaan. Warga sekitar berharap, pelaksana proyek rekonstruksi memperhatikan faktor lingkungan yang ditimbulkan dari efek pekerjaan itu.

Asep (35), pemilik warung di daerah Sukajadi, ketika ditemui Koran HR, Senin (24/08/2015), mengeluh, sudah sekitar dua bulan ini kepulan debu mengganggu kenyamanan lingkungan. Ia pun mengaku suka mengalami sesak nafas ketika kendaraan hilir mudik.

Menurut dia, akibat kepulan debu yang terjadi saat ini, dirinya banyak kehilangan pelanggan yang suka jajan di warung miliknya. Terlebih dirinya adalah pemilik warung makanan (kopi dan jajanan) yang ada di pinggir jalan raya banjarsari.

“Kepulan debu ini sungguh sangat mengganggu sekali. Selain bikin pengap, debu ini juga membuat suasana warung saya menjadi sedikit sepi. Pelanggan juga sering mengeluhkan jika warung kotor hingga membuat mereka jadi merasa tak nyaman lama-lama singgah di warung. Padahal biasanya pelanggan saya yang kebanyakan anak-anak muda siang malam selalu nongkrong dan ngopi disini. Sekarang paling hanya beberapa orang saja yang masih bertahan,” katanya.

Hingga berita ini diunggah, HR belum berhasil mengkonfirmasi pihak rekanan proyek tersebut. (Suherman/Koran-HR)

Melebihi Tonase, Truk Mogok Ini Bikin Macet Jalan Merdeka Pangandaran

Posted: 26 Aug 2015 06:49 AM PDT

Truk bermuatan pasir dengan nopol R 1869 GP mengalami mogok akibat roda as bagian kiri ban belakang patah, di Jalan Raya Merdeka, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Rabu (26/08/2015) siang tadi. Foto: Entang Saeful Rachman/HR

Melebihi Tonase, Truk Mogok Ini Bikin Macet Jalan Merdeka Pangandaran

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Diduga bermuatan melebihi tonase, sebuah truk bermuatan pasir dengan nopol R 1869 GP yang khendak melintas ke arah Kalipucang, mengalami mogok akibat roda as bagian kiri ban belakang patah, di Jalan Raya Merdeka, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Rabu (26/08/2015) siang tadi.

Akibat truk pasir ini mogok di jalan raya, membuat arus lalu lintas di Jalan Merdeka Pangandaran siang tadi sempat terganggu. Akibatnya, tak sedikit pengendara yang melintas ke jalan Merdeka menggerutu akibat terjadi kemacetan.

Menurut, Yadi warga sekitar, sebelum truk pasir itu mengalami patah as roda belakang, sempat membuat kaget warga sekitar. Pasalnya, ban belakang truk tersebut pecah dan menimbulkan suara dentuman keras. " Saya pun kaget, karena suara pecah bannya sangat keras sekali," katanya.

Sementara itu, saat HR Online khendak mengkonfirmasi, sopir truk tidak ada di lokasi kejadian. Menurut warga yang berada di lokasi kejadian, sang supir sedang memanggil bengkel guna memperbaiki truknya yang mengalami kerusakan akibat patah as roda. (Ntang/R2/HR-Online)

Sepasang Remaja di Pangandaran Ini Kepergok Ngamar di Hotel

Posted: 26 Aug 2015 04:41 AM PDT

Sepasang remaja yang kepergeok ngamar di kamar hotel dan diketahui berinisial TS dan ER, saat dimintai keterangan oleh petugas Satpol PP, di Kantor Satpol Kabupaten Pangandaran, Rabu (25/08/2015) siang. Foto: Madlani/HR

Sepasang Remaja di Pangandaran Ini Kepergok Ngamar di Hotel

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Diduga tengah berbuat mesum, sepasang sejoli yang masih remaja terjaring razia petugas Satpol PP Kabupaten Pangandaran saat tengah ngamar di salah satu kamar hotel di kawasan objek wisata pantai Batu Hiu, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Rabu (26/08/2015) siang.

Sepasang sejoli itu, diketahui berinisial TS (16), seorang siswi kelas 10 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Pangkalan Langkaplancar yang juga warga Dusun Cikiray RT 03/RW 05 Desa Cimanggu, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran dan seorang pemuda pengangguran berinisial ER (22), warga Dusun Babakan RT 01/RW 02 Desa Cimanggu, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran.

Menurut Kasatpol PP Kabupaten Pangandaran, Dadang Abdurahman, sebelum melakukan penggerebekan, pihaknya mendapat laporan dari masyarakat bahwa ada sepasang pelajar saat jam pelajaran sekolah masuk ke salah satu penginapan di kawasan objek wisata Batu Hiu.

"Setelah mendapat laporan tersebut, kemudian Kasi Trantib langsung melakukan cros cek ke penginapan yang dimaksud guna memastikan kebenaran dari laporan tersebut. Setelah dicek, ternyata laporan itu benar," katanya.

Saat dilakukan penggerebekan, lanjut Dadang, sepasang sejoli itu tengah berada di dalam kamar. Namun, saat petugas mengetuk pintu, keduanya tidak langsung keluar kamar. "Sekitar 10 menit setelah diketuk mereka baru membuka pintu kamar. Saat petugas masuk tampak yang perempuan berada di kamar mandi dan laki-lakinya seperti baru usai mengenakan pakaian," katanya.

Dadang menambahkan, saat ditanya petugas soal maksud mereka berdua di kamar hotel, keduanya menjawab berbelit-belit. Kemudian, lanjut dia, keduanya langsung digelandang ke kantor Satpol PP Pangandaran untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Setelah identitas kedua remaja ini terdata, kemudian keduanya akan diserahkan kepada orangtuanya untuk dilakukan pembinaan," katanya. (Mad/R2/HR-Online)

Bangkitkan Lagi Kejayaan Musik Metal, ‘Rock Bergema’ di Kota Banjar

Posted: 26 Aug 2015 01:14 AM PDT

Sebanyak 15 grup band beraliran metal asal Kota Banjar turut serta dalam pentas musik Rock Bergema" di Lapang Sepakbola Parungsari, Minggu (23/08/2015) lalu. Foto: Hermanto/HR

Pemuda Parungsari

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Aliran musik rock yang pernah berjaya pada tahun 80-90-an, kini seakan mati suri. Hingga tahun 2000-an hampir tidak terdengar lagi musik yang kental dengan sound effec distorsinya itu. Musik cadas tersebut seakan menghilang seiring dengan banyaknya genre pop, yaitu aliran musik yang bergaya simpel.

Namun, tenggelamnya aliran musik rock tidak berpengaruh bagi kaum muda di Lingkungan Parungsari, Kelurahan Karangpanimbal, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar. buktinya, pada tanggal 23 Agustus 2015, pemuda Parungsari yang tergabung dalam Parungsari United, menggelar pentas musik rock.

Acara yang digelar di Lapang Sepakbola Parungsari itu dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-70. Sebanyak 15 grup band beraliran metal asal Kota Banjar turut serta dalam pentas musik tersebut, diantaranya Rawarontex, Apache, Vodka Mix, Sunset, dan sejumlah grup band cadas lainnya.

Pentas musik dengan tema "Rock Bergema" ini kembali membuka kisah lama untuk mengembalikan kejayaan musik beraliran metal. Dukungan masyarakat, serta para musisi rock di Kota Banjar, terus mengalir. Mereka menyambut positif terhadap ide para pemuda Parungsari.

Edi Susanto, salah satu musisi rock di Kota Banjar, mengatakan, dengan digelarnya pentas musik rock, hal itu merupakan momentum kembalinya kejayaan musik beraliran keras di Kota Banjar.

"Ini pembuktian bahwa musik rock di Kota Banjar tidak mati, dan tidak lekang ditelan zaman," ujar gitaris grup band Apache, kepada HR, usai mengikuti kegiatan.

Pendapat serupa dikatakan Galih, vocalis Vodka Mix Band. Menurut dia, digelarnya acara ini bukan hanya pentas musik semata, tapi juga sebagai momentum untuk bersilaturahmi dengan para musisi dan pecinta musik rock.

Hal senada juga dikatakan Anton, salah seorang pengamat musik rock di Kota Banjar. Dia berharap, dengan kembalinya musik rock, kedepan akan bermunculan generasi muda yang mengusung musik beraliran cadas.

"Semoga para generasi muda bermunculan dengan karya-karya musiknya, terutama musik rock. Sehingga, bukan tidak mungkin musik rock akan kembali berjaya seperti masa jayanya dulu," ujar pria yang sering disapa Awong ini.

Sementara itu, Jaka, sebagai ketua panitia acara, mengatakan, digelarnya acara tersebut adalah untuk menghibur publik musik rock di Kota Banjar, yang selama ini tidak terdengar lagi gemanya.

"Kami selaku pemuda Parungsari ingin menghidupkan kembali kejayaan musik rock yang terkesan mati suri. Pentas musik rock ini sekaligus juga untuk memberi kesempatan kepada para generasi muda dalam berkreasi musik, sehingga nantinya muncul generasi rocker yang baru," harapnya. (Hermanto/Koran-HR)

Harapan Rakyat Online

Harapan Rakyat Online


Dua Kelas Milik SMAN 1 Pamarican Ciamis Perlu Diperbaiki

Posted: 25 Aug 2015 09:07 AM PDT

Dua Kelas SMAN 1 Pamarican Ciamis Perlu Diperbaiki

Salah seorang guru tengah menunjukan kerusakan ruang kelas SMAN Pamarican. Photo : Suherman/ HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Kepala SMAN 1 Pamarican, Drs. Dudi Surdadi, M.Pd, ketika ditemui Koran HR, Sabtu (22/08/2015), menuturkan, saat ini pihaknya mengalami kekurangan jumlah ruangan kelas. Pasalnya, dua ruang kelas yang ada saat ini kondisinya memprihatinkan dan tidak layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

“Kegiatan belajar mengajar bagi kelas baru terpaksa dilaksanakan di ruang Laboratorium komputer, karena dua ruang kelas yang ada kondisinya sangat memprihatinkan. Selain dindingnya pada retak, plafonnya juga mau ambrol," kata Dudi.

Pada kesempatan itu, Dudi berharap dua ruangan kelas yang rusak tersebut segera mendapat perbaikan dari pemerintah daerah. Hal itu agar kegiatan belajar mengajar berjalan dengan lancar.

Komite SMAN 1 Pamarican, Adang Supriatna, membenarkan, sejak mengalami kerusakan, sekolah menjadi kekurangan jumlah ruangan kelas. Meski begitu, pihaknya mengaku sedang mengajukan permohonan bantuan perbaikan ruangan kelas kepada pemerintah Kabupaten Ciamis. (Suherman/R4/koran-HR)

Sebuah Mobil Box Dibobol Maling Saat Parkir di Pasar Banjar

Posted: 25 Aug 2015 08:11 AM PDT

Petugas polisi dari Polsek Pataruman, tengah melakukan olah TKP terhadap mobil box yang dibobol maling. Photo: Hermanto/HR.

IMG-20150825-04227Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Sebuah mobil L 300 Box bernopol D 8640 DL, milik PT. Sari Nabati, dibobol maling saat diparkir di kawasan Pasar Banjar. Uang sebesar Rp.17 juta yang tersimpan di dalam mobil pun raib digondol pencuri. Peristiwa itu terjadi Selasa siang tadi (25/08/2015), sekitar jam 12.00 WIB.
Menurut pengakuan Andri (20), sopir perusahaan tersebut, bahwa pada saat itu dirinya tengah nganvas barang ke salah satu toko klontongan yang ada di Pasar Banjar. Namun, alangkah kagetnya ketika menghampiri mobil, ternyata bagian pintu sebelah kanan terlihat sudah terbuka.

"Saya sedang nganvas di salah satu toko klontongan, pas keluar toko, saya menghampiri mobil, tapi pintu sebelah kanan sudah terbuka, dan uang yang ada di bawah jok mobil pun ikut raib," tutur Andri, kepada harapanrakyat.com.

Sementara itu, pihak kepolisian dari Polsek Pataruman datang ke lokasi kejadian. Mereka melakukan olah TKP selama kurang lebih satu jam. Kanit. Reskrim Polsek Pataruman, Ipda. Hadi Winarso, menyebutkan, kejadian tersebut adalah pencurian dan pemberatan. Pihaknya akan tetap melakukan penyelidikan. "Kami akan melakukan penyelidikan dengan bermodalkan dari keterangan saksi di lokasi kejadian," kata Hadi. (Hermanto/R3/HR-Online)

Pemkot Banjar Harus Dorong Warga Tanam Pajale

Posted: 25 Aug 2015 07:34 AM PDT

Photo ilustrasi net/Ist.

pajaleBerita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Dalam upaya mensukseskan swasembada pangan dan mensejahterakan masyarakat, Pemkot Banjar diminta supaya terus mendorong petani untuk menanam padi, jagung dan kedelai (pajale).

Hal itu ditegaskan Ketua Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Ikamaja Bagusantri Kota Banjar, Jawa Barat, Abdul Kholik, ketika ditemui harapanrakyat.com, disela-sela acara Diklat Budidaya Pajale, di Sekretariat Poktan Bagusantri, Dusun Bantardawa, Desa Rejasari, Kec. Langensari, Kota Banjar, Senin (24/08/2015).

"Saya harapkan lahan pertanian mampu menghasilkan pajale. Meskipun terkendala musim kemarau dan datangnya hama wereng seperti saat ini, petani jangan sampai putus asa. Begitupun pemerintah kota harus terus mendorongnya," katanya.

Terlebih, lanjut Abdul, Kementerian Pertanian telah menetapkan 11 arah kebijakan pembangunan pertanian tahun 2015-2019. Salah satunya adalah meningkatkan ketahanan pangan melalui pengembangan 7 komoditi strategis, yaitu padi, jagung, kedelai, tebu, cabai, bawang merah dan hewan ternak sapi.

Dia menilai, dorongan tersebut sangat penting, mengingat Pemkot Banjar bervisikan menuju Banjar Agropolitan. Dengan demikian, penanaman pajale dilakukan secara menyeluruh di Kota Banjar, terutama di wilayah Kecamatan Langensari yang diharapkan menjadi lumbung pangan.

Pihaknya berharap, Pemkot Banjar melalui intansi terkaitnya, harus mampu memberikan fasilitas penunjang untuk peningkatan produktivitas pajale tersebut. Seperti alat-alat pertanian dan pompa air yang sangat dibutuhkan dalam musim kemarau ini.

"Kita selaku P4S di Kota Banjar, siap mendukung dan turut serta guna tercapainya swasembada padi, jagung dan kedelai, khususnya di wilayah Langensari, dan umumnya di Kota Banjar," tegasnya.

Bentuk dukungan tersebut salah satunya melalui peningkatan kompetensi P4S dengan menggelar Diklat Pajale. Kegiatan tersebut dimulai sejak tanggal 21-25 Agustus 2015, dan diikuti sebanyak 20 orang petani binaannya, bekerjasama dengan Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, Bandung.

Dalam kegiatan diklat itu, pihaknya juga memberikan sejumlah materi mengenai agribisnis padi, diantaranya pengolahan lahan, persiapan benih, penanaman, pemupukan, penyiangan, pengairan, pengendalian CPT, panen dan pasca panen. Termasuk diberikan pula pemahaman analisa usaha tani, Filosofi Pengelolaan Tanaman Terpadu, Teknik Pemecahan Masalah, Pemasaran Hasil dan Mitigasi Iklim. (Nanks/R3/HR-Online)

5 Tahun Vakum, Turnamen Sepakbola Tarkam di Langensari Banjar Kembali Digelar

Posted: 25 Aug 2015 06:46 AM PDT

Camat Langensari beserta enam kepala desa/lurah, menyalami para pemain saat acara pembukaan turnamen sepakbola antar desa/kelurahan. Photo: Nanang Supendi/HR.

20150825_161950Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Dalam upaya menghidupkan kembali olah raga sepakbola di Kota Banjar, Jawa Barat, khususnya di wilayah Kec. Langensari, masyarakat Kel. Muktisari yang tergabung dalam Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), menggelar turnamen sepakbola antar kampung (tarkam), atau antar desa/kelurahan se-Kec. Langensari, di Lapang Sanggabuana Muktisari, dari tanggal 25 Agustus sampai 4 September 2015.

"Turnamen ini kami ambil dalam moment HUT Kemerdekaan RI ke-70, untuk menghidupkan kembali turnamen sepakbola antar desa yang sempat vakum selama lima tahun terakhir," kata Ketua Panitia LPM Muktisari Cup, Bambang Priyatno, saat membuka event tersebut, Selasa (25/08/2015).

Dengan digelarnya turnamen ini, diharapkan mampu membangkitkan lagi semangat masyarakat Kec. Langensari terhadap dunia olah raga sepakbola, serta dapat melahirkan bibit-bibit pemain yang handal di Kota Banjar.

Camat Langensari, Asno Sutarno, SP., MP., mengaku sangat mengapresiasi gelaran turnamen yang diselenggarakan LPM Muktisari. "LPM mampu melakukan pembangunan di bidang olah raga, sama halnya dengan membangun generasi muda. Karena, pemuda dan olah raga tak dapat dipisahkan, sehingga pembinaan dan pengembangannya perlu dilakukan secara terpadu," katanya.

Asno juga berharap agar kegiatan tersebut dapat dijadikan wadah untuk mengukur prestasi, kemampuan, serta sportivitas. Terlebih Langensari memiliki Sport Center yang terbuka untuk dimanfaatkan oleh warga setempat. (Nanks/R3/HR-Online)

Harapan Rakyat Online

Harapan Rakyat Online


Selama Ikut Piala Presiden, PSGC Ciamis Butuh Dana Rp. 2 Milyar

Posted: 24 Aug 2015 07:52 AM PDT

Manajer PSGC Ciamis, H. Herdiat

Manajer PSGC Ciamis, H. Herdiat

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

PSGC Ciamis membutuhkan dana kurang lebih sekitar Rp. 2 Milyar selama ikut ambil bagian di turnamen Piala Presiden tahun 2015. PSGC sendiri berada di grup B dan akan melakoni 3 laga babak penyisihan yang digelar di Stadion Kanjuruhan Malang.

Menurut Manajer PSGC Ciamis, H. Herdiat didampingi Bendahara PSGC Ciamis, Erwan Darwaman, dana sebesar Rp. 2 Milyar itu untuk membiayai gaji pemain, biaya operasional, termasuk kontrak 3 pemain asing dan kebutuhan lainnya dengan asumsi masa persiapan dan pertandingan selama satu bulan.

"Dari kebutuhan sekitar Rp. 2 Milyar itu, tinggal menutupi kekurangannya sebesar Rp. 1,5 Milyar. Karena kami mendapat subdisi sebesar Rp. 500 juta dari Mahaka Sports selaku promotor turnamen Piala Presiden," katanya, kepada HR Online, Senin (24/08/2015).

Menurut Herdiat, hingga saat ini, PSGC belum mendapatkan suport dari pihak ketiga atau sponsor. Namun, tegas dia, ada atau tidak ada sponsor PSGC tetap akan maju di turnamen Piala Presiden.

“Saat ini kita tengah melobi beberapa sponsor yang pernah mendanai PSGC di kompetisi Divisi Utama, seperti Sumber Jaya dan Bank bjb. Untuk kedua sponsor tersebut secara lisan sudah ada pembicaraan dengan kami. Mudah-mudahan saja bersedia ikut mensuport dana untuk PSGC," ujarnya. (es/R2/HR-Online)

(Pilkada Pangandaran) KPUD Umumkan 3 Paslon Lolos Verifikasi

Posted: 24 Aug 2015 07:11 AM PDT

Jajaran Komisioner KPUD Ciamis saat mengumumkan penetapan hasil verifikasi pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Kabupaten Pangandaran di Sekretariat kantor KPUD Pangandaran, Senin (24/08/2015). Foto: Madlani/HR

KPUD Pangandaran Umumkan 3 Paslon Lolos Verifikasi

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Pangandaran mengumumkan penetapan hasil verifikasi pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Kabupaten Pangandaran di Sekretariat kantor KPUD Pangandaran, Senin (24/08/2015). Alhasil, KPUD menetapkan bahwa 3 pasangan calon yang mendaftar dinyatakan lolos verifikasi dan ditetapkan sebagai calon tetap bupati-wakil bupati Pangandaran.

"Setelah dilakukan verifikasi berkas, tes kesehatan dan vaktualisasi data, akhirnya 3 pasangan calon yang mendaftar dinyatakan lolos dan kemudian ditetapkan sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati Pangandaran," tegas Ketua KPUD Ciamis, Kikim Tarkim, saat mengumumkan hasil verifikasi.

Menurut Kikim, tiga pasangan calon tersebut, yakni pasangan calon H. Jeje Wiradinata- H. Adang Hadari yang diusung PDIP, Golkar, PKS dan Demokrat. Kemudian pasangan calon Azizah Talita Dewi- Sulaksana yang diusung PKB, Nasdem, Hanura dan Gerindra. Terakhir, pasangan calon H. Ino Darsono- dr. Erwin M Thamrin yang diusung PAN.

Kikim menambahkan, setelah penetapan calon, pihaknya akan menyerahkan berkas hasil verifikasi pasangan calon keseluruh tim sukses. Selain diterima masing masing tim suskes, berkas verifikasi pun akan diserahkan ke Panwas Kabupaten Pangandaran.

Sementara itu, Sekretaris KPUD Pangandaran, Pakih, S.Sos, mengatakan, untuk menentukan nomor urut pasangan calon bupati dan wakil bupati, pihaknya akan melakukan pengundian yang digelar di Gedung Dakwah Pangandaran, Selasa (25/08/2015).

"Namun, khusus pada acara pengundian nomor urut, harus dihadiri langsung oleh pasangan calon bupati- wakil bupati dan tidak bisa diwakilkan oleh tim suksesnya," katanya. (Mad/R2/HR-Online)

Di Ciamis, Mobil Bak Tabrak Motor, 2 Orang Kritis

Posted: 24 Aug 2015 12:47 AM PDT

Mobil minibak hitam bernopol Z 8385 WM bertabrakan dengan sepeda motor Yamaha Vixion dengan nopol Z 4255 VD, di Jalan Raya Kawali atau tepatnya di Dusun Ciheras, Desa Selacai, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Senin (24/08/2015) pagi. Foto: Edji Darsono/HR

Di Ciamis, Mobil Bak Tabrak Motor, 2 Orang Kritis

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Mobil minibak hitam bernopol Z 8385 WM yang dikemudikan Yadi (33), warga Desa Winduraja, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, bertabrakan dengan sepeda motor Yamaha Vixion dengan nopol Z 4255 VD, di Jalan Raya Kawali atau tepatnya di Dusun Ciheras, Desa Selacai, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Senin (24/08/2015) pagi.

Akibatnya, pengendara sepeda motor Vixen yang berboncengan dengan temannya dan diketahui bernama Iwan Setiawan dan Anwar, warga Desa Mandalika, Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis, dilaporkan mengalami kritis. Keduanya pun langsung dílarikan ke RSUD Ciamis.

Menurut Sakri, warga Ciheras Desa Selacai, kecelakaan bermula saat mobil minibak yang dikemudikan Yadi datang dari arah Kawali menuju Ciamis dengan kecepatan tinggi. Sementara dari arah berlawanan, datang sebuah sepeda motor Vixion yang mencoba menyalip kendaraan yang berada didepannya.

Karena berada dalam satu lajur dan saling berlawanan arah, akhirnya tabrakan pun tak bisa dihindari. Warga setempat yang melihat adanya kecelakaan, langsung memberikan pertolongan kepada korban. Karena kondisi korban kritis, warga pun langsung membawa korban ke RSUD Ciamis.

"Salah satu korban mengalami kritis. Dan kabarnya meninggal saat di perjalanan menuju RSUD. Namun, saya belum tahu identitas korban yang meninggal tersebut," kata Sakri yang juga seorang perangkat Desa Selacai ini.

Menurut Sakri, saat korban tergeletak pasca tabrakan, keduanya sudah dalam kondisi pingsan. Dalam tas korban, kata dia, ditemukan banyak  surat-surat penting.  "Dari identitas yang didapat dari tas korban, diketahui korban bernama Iwan Setiawan dan Anwar. Keduanya merupakan warga desa Mandalika Kecamatan Cikoneng," katanya.

Sementara itu, kasus kecelakaan ini sudah ditangani unit Satlantas Polres Ciamis. (Dji/R2/HR-Online)

Diminta Buat Regulasi Perbaikan Pelayanan Kesehatan, Ini Kata DPRD Banjar

Posted: 23 Aug 2015 11:40 PM PDT

Gedung DPRD Kota Banjar. Foto: Dokumentasi HR

DPRD Banjar: Anggota Dewan Jarang Ngantor Tidak Langgar Tatib

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Anggota Komisi I DPRD Kota Banjar, Gun Gun, mengatakan, pihaknya akan mempelajari dan mengkaji usulan perbaikan regulasi pelayanan kesehatan di Kota Banjar.

"Kami akan tindak lanjuti, dan tentu akan coba cari masukan sebagai bahan pertimbangan dalam pembuatan regulasi yang diharapkan pihak Dinkes dan Puskesmas. Setelah itu, kami akan usulkan dalam bahasan Prolegda," tukasnya, kepada Koran HR, pekan lalu. [Baca juga: DPRD Banjar Diminta Buat Regulasi Perbaikan Pelayanan Kesehatan]

Sebelum masuk Prolegda, kata Gun Gun, pihaknya juga akan melihat pelaksanaan pelayanan kesehatan di Puskesmas yang ada di wilayah Kota Banjar. Dari situlah nanti akan dapat gambaran seperti apa kebutuhan Perda Pelayanan Kesehatan Puskesmas sejak era JKN, dan tentunya apa yang harus dilakukan oleh pemerintah Banjar (eksekutif), untuk meningkatkan pelayanan kepada peserta.

Sebelumnya, di era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ini, DPRD Kota Banjar diminta agar berupaya membuat perbaikan regulasi, atau Perda tentang pelayanan kesehatan dan retribusi pelayanan kesehatan, baik di Puskesmas DTP (Dengan Tempat Perawatan), maupun Non-DTP.

Hal itu dikatakan Kepala Puskesmas Langensari II, drg. Robyanto, pekan lalu. Menurut dia, semua itu harus diperhatikan untuk menyesuaikan dengan era JKN, sebab Puskesmas merupakan ujung tombak dari program JKN.

"Era JKN ini, tentu Pukesmas menjadi bertambah tanggung jawabnya, yaitu peran promotif dan preventif jangan sampai menurun. Karena dimungkinkan akan berakibat makin membengkaknya jumlah masyarakat yang sakit," katanya. (Nanks/Koran-HR)

Harapan Rakyat Online

Harapan Rakyat Online


Pengusaha Udang Pangandaran Beralih ke Budidaya Kepiting Bakau

Posted: 23 Aug 2015 09:04 AM PDT

Pengusaha Udang Pangandaran Beralih ke Budidaya Kepiting Bakau

Photo : Ilustrasi/ Net

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Penambak udang di wilayah Kecamatan Parigi dan Cijulang, Kabupaten, Jawa Barat, kini banyak yang memilih untuk membudidayakan kepiting bakau. Hal itu terjadi setelah adanya serangan virus mematikan terhadap udang.

Elis, salah seorang karyawan tambak udang milik H. Suratman, ketika ditemui HR Online, Minggu (23/08/2015), mengaku terpaksa berganti haluan dengan membudidayakan kepiting bakau. Menurut dia, kepiting bakau lebih aman dari virus. Tapi itu tidak berarti tidak ada resiko. Resikonya bisa kabur atau saling memakan diantara kepiting jika kurang pakan.

Menurut Elis, untuk mendapatkan kroyo atau kepiting kecil, ia harus mendatangkannya dari Cirebon. Bisa juga membeli dari nelayan tradisional, namun kebutuhannya banyak. Nelayan tradisional hanya mampu menjual 1-3 kg perhari.

"Untuk kepiting lokal ini sangat sulit didapat, sekarang sudah jarang," kata Elis.

Elis menjelaskan, lahan tambak seluas 200 bata kini ditanami sebanyak 200 sampai 400 kilogram kepiting kecil. Harga kepiting bakau asal Cirebon Rp.35.000/ kg. Memerlukan waktu 3 bulan hingga bisa dipanen. Setelah tiga bulan ditambak baru bisa mencapai 4 ons-5 ons perekor. (Askar/R4/HR-Online)

Pengusaha Tambak Udang di Pangandaran Gulung Tikar

Posted: 23 Aug 2015 09:01 AM PDT

Pengusaha Tambak Udang di Pangandaran Gulung Tikar

Photo : Ilustrasi/ Net

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Tambak udang yang berlokasi di wilayah Desa Karangjaladri, Kecamatan Parigi dan Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, kini banyak yang tidak lagi berproduksi.

Elis, salah seorang karyawan tambak udang milik H. Suratman, ketika ditemui HR Online, Minggu (23/08/2015), membenarkan sudah setahun ini tidak lagi melakukan aktifitas produksi udang.

Kepada HR Online, Elis mengaku pindah dari kampung halamannya empat tahun yang lalu dari Pandeglang Banten ke Pangandaran untuk bekerja sebagai buruh tambak. "Tahun ini sama sekali tidak bisa panen udang. Beberapa kali terus mengalami kegagalan," katanya.

Menurut Elis, banyak udang yang mati belum saatnya panen dikarenakan serangan virus mematikan. Namun saat ditanya virus apa dan bagaimana mengatasinya ia tidak bisa menjawab.

"Yang jelas kami mengalami kerugian ratusan juta rupiah. Itu mungkin juga karena cuaca," tambah Elis.

Saat ini, kata Elis, untuk lahan tambak yang dikelolanya mencapai sekitar 200 bata. Dan untuk lahan seluas itu, pihaknya perlu modal hingga 200 juta rupiah. Tahun kemarin, dia mananami 6 buah tambak kira-kira seukuran sama luasnya, dan semuanya terserang virus mematikan.

"Akhirnya tahun ini sama sekali tidak bisa ditanami. Bahkan pemilik tambak berencana untuk menjual lahan tersebut. Sebelum terjual kami memanfaakan beberapa lahan tambak dengan budidaya kepiting bakau, ikan bandeng atau ikan mujaer. Kalau kepiting modalnya tidak terlalu besar," pungkasnya. (Askar/R4/HR-Online)

Striker PSGC Ciamis Ini Diminta Bikin Kejutan Lagi di Piala Presiden

Posted: 23 Aug 2015 05:33 AM PDT

Pemain Asing Asal Nigeria Osas Saha

Striker PSGC Ciamis Ini Diminta Bikin Kejutan Lagi di Piala Presiden

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Setelah pemain asing asal Nigeria, Osas Saha, tampil gemilang pada dua laga uji coba terakhir, manajemen PSGC Ciamis tampaknya menaruh harapan besar kepada mantan pemain Semen Padang ini. Manajemen berharap Osas Saha bisa kembali memberi kejutan pada turnamen Piala Presiden. Bahkan, bisa menjadi striker tersubur pada turnamen tersebut.

Sebelumnya, saat PSGC menggelar uji coba melawan PSAD di Stadion Galuh Ciamis, Sabtu (15/08/2015) lalu, Osas Saha mencetak 4 gol. Kemudian saat PSGC menekuk Persib Bandung 1-0, pada laga uji coba di tempat yang sama, Rabu (19/08/2015), gol semata wayang penentu kemenangan Laskar Galuh pun dicetak Osas Saha.

Manajer PSGC Ciamis, H. Herdiat, mengaku puas dengan komposisi pemain PSGC yang akan diturunkan di turnamen Piala Presiden. Terlebih, hadirnya Osas Saha di lini depan, diakuinya memberikan warna baru di skuad Laskar Galuh.

"Bahkan, saya berharap Osas Saha bikin kejutan lagi di turnamen Piala Presiden. Kalau bisa dia menjadi top skor atau setidaknya bisa bersaing dengan striker papan atas Indonesia lainnya," katanya, kepada HR Online, Minggu (23/08/2015).

Meski satu grup dengan dua klub yang pernah menjadi juara ISL, yakni Arema dan Sriwijaya FC, Herdiat mengatakan, pihaknya tidak gentar untuk meladeninya. " Kami akan bermain all out dan tanpa beban melawan mereka. Mudah-mudahan kami bikin kejutan lagi dengan mengalahkan mereka," ujarnya.

Sementara itu, pada jadwal pertandingan Grup B, PSGC Ciamis akan bertemu Sriwijaya FC pada hari Selasa (01/09/2015). Kemudian melawan Persela Lamongan pada hari Sabtu (05/09/2015). Dan terakhir akan berhadapan dengan tuan rumah Arema Malang pada hari Rabu (09/09/2015). (DSW/R2/HR-Online)

Selamatkan Tanaman, DCKKTR Bangun Sumur Bor di Taman Raflesia Ciamis

Posted: 23 Aug 2015 02:03 AM PDT

Rumput hias yang terdapat di kawasan Taman Raflesia Alun-alun Ciamis kekeringan akibat kurang mendapat pasokan air. Photo : Eli Suherli/ HR

tamn alun-alun ciamis (1)

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Kepala Dinas Cipta Karya Kebersihan dan Tata Ruang (DCKKTR), H. Oman Rohman, mengakui, selama musim kemarau banyak tanaman di kawasan taman menjadi kering dan mati.

Oman menjelaskan, pihaknya sudah merencanakan untuk membuat sumur artesis untuk keperluan menyiram lokasi taman. Akan tetapi hal itu bisa diwujudkan tahun depan, mengingat anggaran yang diperlukan cukup besar. [Baca juga: Seperti Tak Bertuan, Taman Raflesia Alun-alun Ciamis Kekeringan]

"Kami sudah membuat rencana untuk membuat sumur bor, untuk kebutuhan menyiram tanaman di taman, sehinga meski musim kemarau tanaman tetap hijau. Namun meski tanaman hijau jika taman dijadikan berjualan percuma," ungkapnya, kepada Koran HR, Selasa (17/08/2015).

Oman melanjutkan, untuk tahun 2016 mendatang, jika anggarannya ada, pihaknya akan melakukan penataan ulang kawasan alun-alun Ciamis. Salah satunya dengan membangun kawasan lahan parkir, sehingga pengunjung taman akan merasa nyaman memarkirkan kendaraan dan tidak lagi mengganggu lalu lintas seperti sekarang ini. (es/Koran-HR)

 
">Index »'); document.write('

?max-results=10">Label 6

');
  • ?max-results="+numposts1+"&orderby=published&alt=json-in-script&callback=showrecentposts1\"><\/script>");