Cari Blog Ini

Harapan Rakyat Online

Harapan Rakyat Online


Jalan Tertutup Longsor, Lalu Lintas Ciamis-Cirebon Macet

Posted: 17 Feb 2018 10:25 AM PST

Kemacetan yang diakibatkan material longsor menutupi jalan Ciamis-Cirebon. Foto: Tantan/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Akibat bencana alam longsor yang menutupi jalan Provinsi Ciamis-Cirebon, tepatnya di Kampung Pasir Peundeuy RT 11 RW10, Dusun Selacai, Desa Selamanik, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, jalur provinsi tersebut mengalami kemacetan sepanjang 5 kilometer, Sabtu (17/02/2018).

"Saya berada di sini dari pukul 18.00 WIB sampai pukul 19.00 WIB belum bergerak sama sekali. Kata yang lewat telah terjadi  longsor dan menutupi jalan," kata Kodir, salah satu sopir expedisi kepada HR Online.

Menurutnya, sudah satu jam lamanya belum ada pergerakan lalu lintas dari kedua arah tersebut, baik dari arah Ciamis maupun dari arah sebaliknya. Bahkan, belum terlihat aktifitas kendaraan.

"Ya mau bagaimana lagi, sementara saya tidak tahu jalan alternatif di sekitar sini. Saya berangkat dari Cirebon pukul 13.00 WIB, dan harus sampai Tasikmalaya pukul 20.00 WIB," tukasnya. (Tan/R6/HR-Online)

Akibat Hujan Deras, Material Longsor Tutup Jalan di Ciamis-Cirebon

Posted: 17 Feb 2018 10:09 AM PST

Warga saat membersihkan jalan dari material longsor. Foto: Tantan/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Puluhan kendaraan yang melewati Jalan Provinsi Ciamis-Cirebon, tepatnya di Kampung Pasir Peundeuy RT 11 RW 10, Dusun Selacai, Desa Selamanik, Kecamatan Cipaku terjebak macet. Pasalnya, tebing jalan dengan ketinggian sekitar 5 meter mengalami longsor dan menutupi badan jalan.

"Kejadiannya sekitar pukul 17.00 WIB. Waktu kejadian longsor itu disebabkan oleh hujan deras sejak tadi sore," kata Nana, warga sekitar kepada HR Online, Sabtu (17/02/2018).

Nana menuturkan, akibat dari kejadian tersebut seluruh badan jalan ditutupi oleh material tanah longsor.  Sehingga, arus lalu lintas dari kedua arah tersebut macet total.

"Beruntung dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Namun material longsor masih menutupi jalan," ujarnya.

Selang beberapa lama, sambung Nana, dinas terkait sigap dalam musibah ini dengan menerjunkan satu unit alat berat. Alhasil, dalam satu jam kemudian material-material tanah tersebut berhasil dibersihkan.

Berdasarkan pantauan HR Online dilapangan, petugas Pekerjaan Umum Provinsi dibantu warga, masih bahu membahu membersihkan sisa-sisa material longsor yang berada di jalan tersebut. (Tan/R6/HR-Online)

Nike Pro Hijab, Solusi Baru bagi Hijabers yang Aktif Olahraga

Posted: 17 Feb 2018 07:30 AM PST

Nike Pro Hijab. Photo: Net/Ist.

Berita Gaya Hidup, (harapanrakyat.com),-

Wanita yang memakai hijab punya kesulitan untuk menentukan outfit berolahraga. Dibutuhkan busana olahraga yang nyaman tanpa harus membuka hijab. Dalam hal ini perlu memilih hijab yang tepat.

Ketika berolahraga, tentu Anda mengeluarkan keringat dan akan membuat tidak nyaman bila hijab yang digunakan basah. Material hijab yang tidak tepat juga bisa membuat Anda gerah saat melakukan olahraga aktif.

Melihat akan kebutuhan hal ini, brand olahraga Internasional, Nike, menghadirkan Nike Pro Hijab sebagai solusi baru bagi hijabers yang aktif berolahraga, seperti dilansir Liputan6.com, Kamis (15/02/2018).

Nike Pro Hijab mengusung teknologi Dry-Fit yang mampu memberikan tiga manfaat, diantaranya Sweat Wicking dengan material yang nyaman sekaligus menjaga tetap kering. Hijab ini tidak akan basah dan lengket meskipun olahraga yang dilakukan sudah mengeluarkan keringat berlebih.

Ada juga Breathable dengan material dilengkapi serat berupa lubang-lubang kecil yang berfungsi sebagai ventilasi tempat keluar masuknya udara, sehingga akan terasa nyaman dan tidak gerah saat dipakai.

Kemudian, sari segi desain yang Full Coverage, Nike Pro Hijab juga menutupi kepala Anda secara keseluruhan. Desainnya tetap stylish sehingga mudah dipadukan dengan busana olahraga apapun. (Eva/R3/HR-Online)

Keluarga Korban Minta Pelaku Dugaan Pencabulan di Banjar Diusut Tuntas

Posted: 17 Feb 2018 06:30 AM PST

Ilustrasi. Foto : net/ist

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Keluarga dari korban SK (14) warga Kecamatan Langensari, Kota Banjar, yang diduga dicabuli oleh tetangganya sendiri, YS (40), meminta aparat kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

Seperti dikatakan kakak sepupunya, (MM) kepada HR Online, Sabtu (17/02/2018). Dikatakannya, pihak kepolisian harus mampu mengungkap pelaku dugaan pencabulan melalui oral seks itu. Pasalnya, jika tidak diungkap secara serius, maka kejadian yang sama berpotensi besar akan terulang lagi, malahan bisa saja korbannya lebih dari satu.

"Saya tak habis pikir, anak di bawah umur atau masih pelajar SMP diperlakukan senonoh. Jika tak diusut tuntas, dimungkinkan penyebar virus itu akan lebih banyak lagi. Korban juga ditakutkan ikut ketularan," ucapnya.

[ Berita Terkait : Bejat! Di Banjar, Anak di Bawah Umur Dicabuli Tetangganya ]

Dia mengungkapkan, korban saat ini normal mengikuti kegiatan belajar di sekolahnya. Namun, jika sedang berada di rumah menjadi tak karuan tingkah lakunya. Sering ngamuk tanpa sebab.

"Ya mungkin ada rasa malu dan trauma lah, kasihan. Jadi anak itu butuh rehabilitasi oleh pihak berkompeten dan tentu butuh keadilan. Orang tuanya sendiri enggan berada di rumah atau pergi keluar kota, karena bagaimanapun jadi aib bagi keluarga. Maka, pelaku bisa dihukum sebagaimana ketentuan berlaku," tukasnya.

[ Berita Terkait : Sakti Peksos Banjar Dampingi Korban Pencabulan di Langensari ]

MM juga tak menampik mengapresiasi kinerja Polresta Banjar melalui unit yang menanganinya telah menindaklanjuti laporannya. Korban sudah dipanggil dua kali oleh PPA Polresta Banjar untuk di BAP. Begitu pun, katanya, pelaku sudah dipanggil sekali.

"Usut tuntas, tak perlu cara damai lagi. Lanjutkan saja proses hukumnya, buat apa sudah laporan polisi. Kasihan, korban butuh rehabilitasi dan butuh keadilan guna memulihkan mentalnya," tandasnya. (Nanks/R5/HR-Online)

PC NU Banjar Segera Resmikan Gedung Baru

Posted: 17 Feb 2018 05:50 AM PST

Rapat Panitia Peresmian Gedung PC NU Kota Banjar yang terletak di Dusun Rancakole, Desa Mulyasari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar. Photo: Muhafid/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Sejak peletakan batu pertama pembangunan Gedung Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Kota Banjar, beberapa tahun lalu oleh Ketua PBNU, KH. Said Aqil Sirodj, kini proyek pembangunan tersebut sudah sampai pada tahapan finishing. Bahkan, dalam waktu dekat akan diresmikan langsung oleh Ketum PB NU.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Koran HR, pembangunan Gedung PC NU Kota Banjar sempat terhenti beberapa saat. Namun, di bulan Desember 2017, pembangunannya dilanjutkan kembali setelah mendapatkan bantuan sebesar Rp. 500 juta.

Dalam kesempatan rapat panitia peresmian Gedung PC NU Kota Banjar, Minggu (11/02/2018) lalu, panitia akan mengagendakan berbagai kegiatan guna memeriahkan gedung yang sudah ditunggu-tunggu itu oleh warga Nahdliyyin Kota Banjar. Rencananya, peresmian itu akan dilaksanakan pada tanggal 24 Maret 2018, dengan menghadirkan Ketum PB NU, KH. Said Aqil Sirodj.

Menurut Rois Syuriah PC NU Kota Banjar, KH. Muin Abdurrohim, pembangunan Gedung PC NU ini merupakan sarana dan sebagai pusat berbagai kegiatan seluruh Badan otonom (Banom) yang ada di NU.

Dengan wujud gedung yang saat ini sudah bisa dipakai, meski belum sempurna sebagaimana rencana beberapa lantai, namun pihaknya akan meresmikan gedung tersebut dalam waktu dekat ini.

"Kita akan menggelar berbagai kegiatan guna memeriahkan peresmian nanti. Ini sebagai wujud syukur kita atas nikmat pembangunan Gedung NU ini yang sudah hampir selesai," terangnya. (Muhafid/Koran HR)

Trik Seksi Menaklukan Suami Agar tidak Selingkuh

Posted: 17 Feb 2018 05:34 AM PST

Ilustrasi. Foto : net/ist

Berita Gaya Hidup, (harapanrakyat.com),-

Dari berbagai survei yang dilakukan, salah satu alasan suami berselingkuh adalah "urusan di atas ranjang". Karena, istri sering kali "melayani" suaminya di atas ranjang cenderung pasif, sehingga mencoba mencari yang lebih aktif dan bergairah.

Nah, untuk para istri yang tidak ingin suaminya selingkuh, seorang terapis "hubungan intim" Lori Beth Bisbey membagikan trik agar wanita bisa menaklukan pria, sehingga bisa lengket dan tak lepas pandangannya dari Anda.

Berikut ini triknya seperti dikutip dari Your Tango.

# Percaya diri

Istri yang mempunyai rasa percaya diri kemungkinan besar akan menciptakan suasana yang seksi saat berdua. Rasa percaya diri timbul karena ada motivasi pada diri sendiri. Jangan malu untuk melakukan komunikasi dengan suami apa saja kesukaannya saat berada di atas ranjang. Dan jangan menyerah untuk mencoba sesuatu yang baru. Yang terpenting adalah tampil seksi sebelum merayu suami Anda.   

# Sudah bergairah sebelum mendekatinya

Dimulai saat ini sebaiknya jangan ada gengsi untuk memulai hubungan intim. Cobalah jangan menunggu suami untuk mengajak terlebih dulu. Anda bisa "jemput bola" atau memulainya lebih dulu. Namun, sebelum mendekati dan mengajaknya, Anda harus bergairah terlebih dulu. Pasalnya, apabila sudah bergairah, ini yang akan membuat pasangan Anda lebih bersemangat.

# Bereksperimen sesuatu yang baru

Tidak ada salahnya untuk melakukan eksperimen sesuatu yang baru sebelum melakukan hubungan intim. Misalnya dengan menjadi guru seksi atau memakai seragam sekolah yang seksi.

Atau bisa dengan mempertimbangkan posisi/gaya baru, tempat atau waktu yang belum pernah dilakukan oleh Anda dan pasangan Anda.

# Cintai suami dengan seluruh tubuh Anda

Jangan terburu-buru langsung berhubungan intim. Cobalah dengan melakukan foreplay atau pemanasan yaitu bisa dengan mencium semua anggota tubuhnya atau area yang menurut Anda bagian sensitif dari suami. Kalau bisa, pakai bibir atau lidah untuk melakukan hal tersebut. (Adi/R5/HR-Online)

Libur Imlek, Kolam Pancing di Desa Pangkalan Pangadaran Mendadak Ramai

Posted: 17 Feb 2018 02:00 AM PST

Tempat pemancingan ikan di Desa Pangkalan, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, tampak dipenuhi mancing mania yang tengah mengisi libur Imlek. Photo: Aceng/HR.

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Saat libur Imlek, Jum'at (16/02/2018), tempat pemancingan ikan di Dusun Citarunggang, Desa Pangkalan, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, mendadak ramai. Hampir semua lapak yang ada terisi penuh oleh para mancing mania.

Dedi, pengelola kolam pemancingan di tempat tersebut, mengatakan, meski harga ikan cukup mahal, namun tidak menyurutkan niat mereka untuk mengisi libur Imlek kali ini dengan aktifitas memancing ikan.

"Naiknya harga ikan dikarenakan langkanya pasokan, sebab ikan untuk pemancingan ini didatangkan dari Tasikmalaya. Jika biasanya harga ikan 30 ribu rupiah per kilogram, sekarang mencapai 35 ribu rupiah sampai 37 ribu rupiah per kilogram," pungkas Dedi. (Cenk/R3/HR-Online)

Verifikasi Data Honorer di Sekolah Lingkup Kemenag Banjar Bukan untuk CPNS

Posted: 17 Feb 2018 01:15 AM PST

Photo: Kepala MTsN 2 Kota Banjar, bersama para guru pembantunya sedang koordinasi menyiapkan data guru honorer di sekolahnya untuk diserahkan ke Kemenag Kota Banjar. Photo: Nanang Supendi/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Seluruh madrasah/sekolah di Lingkup Kementerian Agama (Kemenag) Kota Banjar, Jawa Barat, saat ini tengah menyiapkan data guru honorernya untuk diserahkan kepada Kemenag. Hal itu diperlukan guna kebutuhan verifikasi ulang jumlah guru honorer.

Persiapan verifikasi terlihat salah satunya di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Negeri 2 Kota Banjar, Kamis (15/02/2018), di mana kepala sekolah dibantu sejumlah guru tengah sibuk berkoordinasi menyiapkan data guru honorer yang ada di madrasah tersebut.

"Ya, kami sedang menyiapkan data guru honorer yang ada di sekolah ini, atas surat perintah dan intruksi dari Kemenag Kota Banjar. Kami diberi waktunya tidak lama, hanya sampai minggu ini data harus terkumpul untuk selanjutnya diserahkan," terang Kepala MTsN 2 Banjar, Agus Dayusman.

Dia juga menegaskan, bahwa verifikasi tersebut bukan untuk persiapan CPNS, namun hanya untuk keperluan verifikasi data ulang saja. Sehingga, nantinya bisa diketahui data jumlah updete guru honorer di lingkungan Kemenag Kota Banjar. Selain itu, juga sebagai bentuk tertib administrasi kepegawaian.

Agus juga menjelaskan, jumlah tenaga honorer yang akan diserahkan pihaknya itu sebanyak 15 orang. Tapi bukan hanya diambil dari tenaga guru saja, namun ada juga dari tenaga Tata Usaha (TU). (Nanks/R3/HR-Online)

Libur Imlek 2018, Wisatawan Pangandaran Meningkat

Posted: 16 Feb 2018 11:31 PM PST

Kondisi libur Imlek di Pantai Pangandaran. Foto: Entang SR/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Libur Imlek 2018 dimanfaatkan masyarakat untuk berlibur ke berbagai tempat wisata, seperti halnya ke Pangandaran. Selain menawarkan pantainya yang kini sudah bersih dari PKL, Pangandaran juga menawarkan lokasi wisata lain yang tidak kalah menariknya untuk dinikmati.

Dari pantauan HR Online, lalu lintas menuju kawasan wisata Pangandaran tampak begitu ramai oleh kendaraan dari luar daerah, seperti Jakarta, Badnung, Yogyakarta serta daerah lainnya. Sementara itu, di kawasan pantai juga masih menjadi primadona wisatawan saat ke Pangandaran.

Akbar, wisatawan asal Yogyakarta, mengatakan, dirinya beserta keluarga mengaku sengaja datang ke Pangandaran dalam kesempatan libur Imlek ini untuk menikmati Pantai Pangandaran yang kini sudah terbebas dari para pedagang.

"Saya sudah sering datang ke Pangandaran bersama keluarga, terutama pada saat liburan, ya setahun dua kali. Saya sangat kaget sekali kawasan pantai Pangandaran saat sudah bersih dari pedagang, ini sangat luar biasa sekali dan patut dicoba oleh wisatawan lain," katanya kepada HR Online, Sabtu (17/02/2018).

Meski sudah cukup bagus penataan pantai tersebut, lanjut Akbar, namun ia harap lebih dipercantik lagi agar wisatawan semakin betah berwisata di Pangandaran.

Di lokasi terpisah, Kepala Dinas Pariwisata, Undang Sobarudin, mengatakan, pada kesempatan libur Imlek ini pihaknya mengakui adanya peningkatan kunjungan dari waktu sebelumnya.

"Alhamdulillah wisatawan yang datang mengalami peningkatan dari hari-hari sebelumnya. Kita prediksi peningkatan jumlah pengunjung sampai waktu libur selesai," katanya.

Sebelumnya, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menegaskan bahwa Pemerintah Pangandaran terus melakukan penataan di tahun 2018 ini. Pasca penertiban PKL di kawasan pantai yang kini ditempatkan di empat lokasi, Pemkab bertekad menjaga keasrian dan kealamian pantai Pangandaran.

"Dalam waktu dekat ini, sepanjang 50 sampai 100 meter akan diberikan penerangan sebanyak 100 titik di sepanjang pantai. Ini agar pada malam hari tidak gelap," ujarnya. (Ntang/R6/HR-Online)

Download Gambar di Google Semakin Dipersulit

Posted: 16 Feb 2018 11:10 PM PST

Foto: Ilustrasi net/Ist

Berita Teknologi, (harapanrakyat.com),-

Menyimpan gambar milik orang lain bagi sebagian orang menjadi hal sudah biasa, apalagi dengan kemudahan mengakses yang selanjutnya diunduh melalui situs pencari Google sangat mudah. Namun, tersiar kabar bahwa kemudahan tersebut bakal dipersulit oleh Google.

Dikutip dari Mashable, akun google dengan akun @searchliaison di Twitternya menuliskan bahwa Google telah menghapus menu lihat gambar (view image) dari pencarian gambar (image search). Hal ini guna mempersulit seseorang menyimpan gambar yang berhak cipta.

Diketahui, kebiasaan mendownload gambar pada Google tersebut setelah melakukan pencarian dan gambar yang beresolusi tinggi langsung dipilih menggunakan menu view image untuk memastikan kualitas foto tersebut. Dengan kemudahan tersebut, seseorang justru tidak mengunjungi sumber foto tersebut, akan tetapi langsung diunduh.

Meski Google sudah menghilangkan tombol tersebut, namun pengguna bisa memilih dengan tombol kunjungan (visit) yang ada. Kebijakan ini diyakini bisa mengurangi seseorang dapat mencuri materi berupa gambar yang memiliki hak cipta.

Kebijakan penghapusan tombol view image tersebut setelah adanya Getty Image yang yang mengajukan komplain ke Google, yang mana Google diduga mempraktikkan antikompetisi dalam Google Image. Sehingga, Google dituding mendistorsi hasil pencarian dengan prioritas layanan gambar milik Google sendiri dan mempersempit pengguna dalam mengakses di Getty Image. (Muhafid/R6/HR-Online)

BNN Ciamis Tingkatkan Layanan Rehabilitasi Profesional

Posted: 16 Feb 2018 10:40 PM PST

Rapat Koordinasi (Rakor) tingkat Kabupaten Ciamis, bertempat di Gedung Aula Aisyah Meeting Room The Priangan Hotel Kabupaten Ciamis. Foto: Tantan/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Guna meningkatkan koordinasi dan sinergitas antar Instansi Pemerintah serta Komponen Masyarakat dalam upaya P4GN, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Ciamis, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) tingkat Kabupaten Ciamis, bertempat di Gedung Aula Aisyah Meeting Room The Priangan Hotel Kabupaten Ciamis.

Kepala BNN Kabupaten Ciamis, AKBP Yaya Satyanagara, mengatakan, selain meningkatkan koordinasi antar pemerintah, kegiatan ini pun bertujuan untuk mewujudkan layanan rehabilitasi, penyalahgunaan narkoba yang professional, khususnya di Kabupaten Ciamis. 

“Yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 15 peserta di antaranya, Satuan Reskrim Narkoba Polres Ciamis, Kejaksaan Negri Ciamis, Bappeda, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Tenaga Kerja, Kesra Setda Ciamis, RSUD Ciamis. Tidak hanya itu, kami pun mengundak pondok pesantren yang menanggulangi masalah narkoba, yakni Inabah II Putri, Inabah XVIII, Inabah XXIV, Inabah XXV, dan Yayasan Ar-Rahmaniyyah," kata ia kepada HR Online,  , Kamis (15/02/2018) lalu.

Menurutnya, dalam meningkatkan sinergitas untuk mengimplementasikan kebijakan antara instansi dalam upaya pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran narkoba, terutama dalam pelayanan rehabilitasi penyalahgunaan Narkoba. BNN Ciamis terus memberikan layanan rehabilitasi terkait penyalahgunaan narkoba yang profesional.

"Pemerintah saat ini telah menetapkan Indonesia sebagai darurat narkoba. Dikarenakan, dalam kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba terjadi peningkatan secara signifikan. Untuk itu, kita perlu melakukan upaya dalam membantu pemerintah untuk menanggulangi narkoba melalui program yang dilandasi oleh satu pemahaman, terkait permasalahan narkoba merupakan tanggung jawab kita bersama," tukasnya. (Tan/R6/HR-Online)

Pergerakan Tanah Hantui Warga Cibenda Ciamis

Posted: 16 Feb 2018 10:20 PM PST

Kondisi tanah di Dusun Cibenda, Desa Neglasari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis. Foto: Suherman/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Pergerakan tanah tebing terus terjadi dan melanda wilayah Dusun Cibenda, Desa Neglasari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis. Pergerakan tanah tebing itu terjadi ditengarai akibat tingginya intensitas hujan di wilayah tersebut.

Menurut keterangan warga, pergerakan tanah di wilayah itu sebenarnya sudah sejak lama terjadi. Namun seiring waktu, pergerakan tanah tersebut makin kuat hingga mengakibatkan tanah amblas serta mengalami retakan yang sangat besar dan dalam.

Aktifitas pergerakan tanah itupun menghantui 43 kepala keluarga (KK) yang tinggal di wilayah tersebut. Warga merasa khawatir pergerakan tanah akan membawa dampak buruk bagi tempat tinggal mereka. Untuk itu, sebagian warga terpaksa harus mengungsi dan tinggal di rumah kerabat.  

Rohmanah, warga Dusun Cibenda RT 01 RW 01, ketika ditemui Koran HR, Senin (12/02/2018), membenarkan, dirinya merasa khawatir dengan pergerakan tanah yang melanda wilayah tempat tinggalnya.

"Sejak adanya pergerakan tanah di wilayah ini, saya selalu merasa was-was dan takut terjadi hal-hal yang tidak diharapkan. Apalagi ketika hujan turun, saya jadi sangat khawatir, bahkan jika hujan turunnya malam hari, saya suka tidak bisa tidur," katanya.

Kepada Koran HR, Rohaman menuturkan, rumah miliknya mengalami kerusakan pasca terjadi pergerakan tanah. Kerusakan terjadi pada bagian dinding rumah. Dia berharap pemerintah daerah mengantisipasi dan mencarikan jalan keluar untuk menindaklanjuti musibah yang dia alami.

Kepala Dusun Cibenda, Haerika, ketika ditemui Koran HR, Senin (12/02/2018), menuturkan, sebanyak 43 KK terancam keselamatannya akibat terjadinya pergerakan tanah yang  disertai retakan hebat.

"Warga merasa terancam keselamatannya lantaran pergerakan tanah terus terjadi. Bahkan saat ini pergerakan tanah terus mengalami peningkatan. Tanah yang amblas saat ini sudah mencapai kedalaman tiga meter lebih dengan panjang sekitar lima ratus meter," katanya.

Menurut Haerika, pergerakan tanah yang terjadi saat ini bukan hanya mengancam 43 KK yang berada di bawah bukit, tapi juga dikhawatirkan akan berdampak lebih parah bagi warga lain jika terjadi longsor.

"Dan saat ini sudah beberapa rumah mengalami kerusakan. Bahkan rumah milik Ade Sodikin sudah dikosongkan karena kerusakannya cukup parah sekali. Selain merusak bangunan rumah, pergerakan tanah yang terjadi kali ini juga membuat beberapa kuburan di pemakaman mengalami amblas serta retakan besar," terangnya.

Kepala Desa Neglasari, Deni Nono Sunaryo, menyatakan hal serupa. Menurut dia, pergerakan tanah yang terjadi di Dusun Cibenda sudah lama ia laporkan ke pihak BPBD. Namun sampai pergerakannya kian menjadi belum ada tanggapan serius dari pihak BPBD.

"Sejak awal terjadinya pergerakan tanah, kami telah melaporkannya ke Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui BPBD. Bahkan kami tidak hanya sekali melaporkannya, namun belum ada upaya apapun dari pemerintah," katanya.

Pergerakan tanah di Dusun Cibenda ini, kata Deni, sudah terjadi sejak tiga tahun silam. Namun seiringnya waktu, pergerakan tanaha terus terjadi hingga saat ini. Bahkan akibat tanah sudah di wilayah itu amblas hingga kedalaman 3 meter. Selain itu banyak muncul retakan besar dengan diameter kedalaman yang cukup dalam.

"Kami selaku pemerintah desa sangat berharap adanya upaya penanggulangan kasus ini demi tercipta keamanan serta kenyamanan bagi warga. Karena jika hal ini tetap dibiarkan, kami khawatir tiba-tiba pergerakan tanah ini menjadi longsoran besar yang dapat mengancam ratusan jiwa warga kami," ungkapnya. (Suherman/Koran HR)

Ini Hal-hal yang Dilarang Selama Berkampanye di Pilkada 2018

Posted: 16 Feb 2018 07:38 PM PST

Foto: Ilustrasi net/Ist

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Dalam masa kampanye Pilkada 2018 yang berlangsung, ada larangan-larangan yang perlu dihindari agar tidak terkena sanksi sebagaimana peraturan yang ditetapkan.

Seperti yang diungkapkan Ketua Badan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Pangandaran, Iwan Yudiawan, bahwa puluhan larangan di dalam kampanye Pilkada 2018 yang dirangkum dari Undang-undang nomor 10 tahun 2016 tentang Pilkada dan Peraturan KPU nomor 4 tahun 2017 tentang Kampanye perlu menjadi perhatian bersama.

Ia merinci, 24 larangan tersebut di antaranya:  

  1. Mempersoalkan dasar negara Pancasila dan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun1945.
  2. Menghina seseorang, agama, suku, ras, golongan, Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati, Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota, dan/atau Partai Politik.
  3. Melakukan Kampanye berupa menghasut, memfitnah, mengadu domba Partai Politik, perseorangan, dan/atau kelompok masyarakat.
  4. Menggunakan kekerasan, ancaman kekerasan atau menganjurkan penggunaan kekerasan kepada perseorangan, kelompok masyarakat dan/atau Partai Politik.
  5. Mengganggu keamanan, ketentraman, dan ketertiban umum.
  6. Mengancam dan menganjurkan penggunaan kekerasan untuk mengambil alih kekuasaan dari pemerintahan yang sah.
  7. Merusak dan/atau menghilangkan Alat PeragaKampanye.
  8. Menggunakan fasilitas dan anggaran Pemerintah dan Pemerintah Daerah.
  9. Melakukan kegiatan Kampanye di luar jadwal yang telah ditetapkan oleh KPU Provinsi/KIP Aceh dan KPU/KIP Kabupaten/Kota.
  10. Menggunakan tempat ibadah dan tempat pendidikan.
  11. Melakukan pawai yang dilakukan dengan konvoi berjalan kaki dan/atau dengan kendaraan di jalan raya.
  12. Partai Politik atau Gabungan Partai Politik, Pasangan Calon dan/atau Tim Kampanye dilarang mencetak dan menyebarkan Bahan Kampanye selain yang diperbolehkan.
  13. Pasangan Calon tidak boleh memproduksi stiker yang melebihi ukuran yang sudah ditentukan.
  14. Pemasangan stiker tidak boleh membentuk susunan baru, dimana pemasangan tersebut mengandung pesan Kampanye dalam ukuran yang lebih besar.
  15. Partai Politik atau Gabungan Partai Politik, Pasangan Calon dan/atau Tim Kampanye dilarang mencetak dan memasang Alat Peraga Kampanye selain pada tempat dan jumlah yang telah ditentukan.
  16. Partai Politik atau Gabungan Partai Politik, Pasangan Calon dan/atau Tim Kampanye dilarang memasang Iklan Kampanye di media massa cetak dan media massa elektronik diluar ketentuan.
  17. Bahan Kampanye dilarang untuk disebarkan dan/atau ditempel di tempat umum, yang meliputi: tempat ibadah termasuk halaman, rumah sakit atau tempat pelayanan kesehatan, gedung atau fasilitas milik pemerintah, lembaga pendidikan (gedung dan sekolah), jalan-jalan protokol, jalan bebas hambatan, sarana dan prasarana publik, dan taman dan pepohonan. 
  18. Pemasangan Alat PeragaKampanye dilarang berada di tempat ibadah termasuk halaman, rumah sakit atau tempat pelayanan kesehatan, gedung milik pemerintah; dan lembaga pendidikan (gedung dan sekolah);
  19. Media massa cetak, media massa elektronik (televisi, radio, dan/atau media online), dan lembaga penyiaran dilarang menayangkan Iklan Kampanye komersial selain yang difasilitasi oleh KPU Provinsi/KIP Aceh dan/atau KPU/KIP Kabupaten/Kota;
  20. Pasangan Calon dilarang menayangkan debat publik/debat terbuka antar Pasangan Calon pada media apapun selama masa tenang;
  21. Selama masa tenang, media massa cetak, elektronik, televisi, radio, dan/atau media online, dan lembaga penyiaran dilarang menyiarkan Iklan Kampanye Pasangan Calon, rekaman debat Pasangan Calon, rekam jejak Partai Politik atau Gabungan Partai Politik, Pasangan Calon dan/atau Tim Kampanye, atau bentuk lainnya yang mengarah kepada kepentingan Kampanye yang menguntungkan atau merugikan Pasangan Calon;
  22. Pasangan Calon atau Tim Kampanye, dan/atau Partai Politik dan Gabungan Partai Politik dilarang menjanjikan dan/atau memberikan uang atau materi lainnya untuk memengaruhi Pemilih;
  23. Dalam kegiatan Kampanye, Pasangan Calon atau Tim Kampanye, dan/atau Partai Politik dan Gabungan Partai Politik dilarang melibatkan pejabat Badan Usaha Milik Negara/Badan Usaha Milik Daerah, Aparatur Sipil Negara, anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan anggota Tentara Nasional Indonesia; dan Kepala Desa atau sebutan lain/lurah. (Mad/R6/HR-Online)

BNI Banjar Telusuri Kartu E-Voucher BPNT Belum Tercetak

Posted: 16 Feb 2018 06:45 PM PST

Kepala BNI Cabang Kota Banjar, Ichlas Rusnanto. Foto: Nanang Supendi/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

BNI Cabang Banjar saat ini tengah menelusuri masalah teknis sistem dalam pencetakan kartu e-voucher Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahun 2017 yang belum tercetak. Dari 8.717 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), sekitar 128 KPM diantaranya belum menerima kartu e-voucher BPNT.

Kepala BNI Cabang Banjar, Ichlas Rusnanto, menegaskan, terjadinya masalah teknis sistem dalam pelaksanaan program baru pemerintah yang dijalankan mulai tahun 2017 itu adalah suatu kewajaran. Begitu pun soal ketepatan waktu alokasi penyaluran. Hal tersebut menjadi evaluasi bersama untuk program kedepannya supaya bisa lebih baik lagi.

"Itu kan masalah sistem saja, dan sedang kita telusuri guna penyelesaiannya. Yang jelas penyelesaian itu dilakukan secara bertahap," kata Ichlas, kepada HR Online, saat ditemui usai mendampingi Walikota Banjar, Hj. Ade Uu Sukaesih, melaunching BPNT 2018, di e-warong Kelurahan Karangpanimbal, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Jum'at (09/02/2018).

Ichlas juga mengatakan, bagi pihaknya, pelaksanaan BPNT di tahun 2017 sebagai pembelajaran dari program awal yang dijalankan, dan tahun 2018 ini dijadikan pengalaman untuk menjadi lebih baik lagi dalam sistem penyalurannya.

Sedangkan, terkait beberapa KPM yang kartu e-voucher-nya rusak atau tertelan di ATM hingga saldonya menjadi Rp.0, Ichlas menjelaskan, bahwa hal itu dimungkinkan karena tersangkut magnet mesin. Masalah tersebut bisa diselesaikan dalam jangka waktu maksimal dua minggu.

"Bagaimana pun itu semuanya masalah kartu e-voucher, kita dapat selesaikan secara bertahap. Sehingga, BPNT yang telah diprogramkan pemerintah ini bisa tersalurkan kepada KPM," tandasnya. (Nanks/Koran HR)

(Pilkada Ciamis) Blusukan di Pasar Kawali, Herdiat Ingin Dengar Keluh Kesah Pedagang

Posted: 16 Feb 2018 03:43 PM PST

Calon Bupati Ciamis, Herdiat, saat melakukan blusukan ke Pasar Galuh Kawali, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, pada hari kedua masa kampanye Pilkada Ciamis, Jum’at (16/02/2018). Foto: Tantan Mulyana/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Calon Bupati Ciamis, Herdiat, melakukan blusukan ke Pasar Galuh Kawali, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, pada hari kedua masa kampanye Pilkada Ciamis, Jum’at (16/02/2018). Kedatangan calon bupati Ciamis nomor urut 1 ini mendapat sambutan hangat dari para pedagang dan pembeli yang berada di Pasar Kawali.

Sosok Herdiat tampaknya sudah tak asing lagi bagi pedagang dan masyarakat Kawali. Selain sebagai putra Kawali, Herdiat pun merupakan tokoh yang sudah dikenal di masyarakat Ciamis Utara, khususnya Kecamatan Kawali.

Di sela-sela blusukan, kepada HR Online, Herdiat, mengaku pada kesempatan itu dirinya lebih banyak mendengar keluh kesah dari para pedagang. Dia pun mengatakan sengaja melakukan blusukan agar bisa melihat dan menangkap langsung permasalahan yang terjadi di masyarakat, khususnya permasalahan di pasar tradisional.

“Dalam visi dan misi kami memang lebih mengedepankan serta memprioritaskan peningkatan perekonomian masyarakat, salah satunya merevitalisasi pasar tradisional agar bisa memiliki daya saing di era modern ini," ujarnya.

Herdiat menambahkan, sarana dan prasarana beberapa pasar tradisional di Kabupaten Ciamis memang mendesak harus dilakukan perbaikan dan penataan secara menyeluruh.

"Seperti di Pasar Kawali ini, tak hanya perlu dilakukan perbaikan bangunannya saja, tetapi infastrustur jalan pun harus dilakukan perbaikan, termasuk melakukan penataan ulang pada rekayasa lalu lintasnya. Karena dengan posisi pasar yang berdekatan dengan terminal, membuat arus lalu lintas kerap semraut. Hal itu merupakan kendala yang harus segera diperbaiki," ujarnya.

Apabila semua tertata dengan baik, Herdiat yakin Pasar Galuh Kawali akan banyak dikunjungi pembeli. "Sementara terkait maraknya toko modern yang kini menjadi polemik di tengah-tengah masyarakat Kawali, akan menjadi bahan kajian kami untuk kedepannya,”pungkasnya.

Sementara itu, pengurus Pasar Galuh Kawali, Abdul Khobir, mengatakan, para pedagang khususnya, sangat mengharapkan sosok pemimpin yang benar-benar peduli kepada masyarakat kecil. “Kami menginginkan sosok seorang pemimpin yang benar-benar peduli dan melakukan perubahan, terutama pada bidang perekonomian yang dirasakan belakangan ini semakin sulit,”katanya.

Menurutnya, semenjak banyak berdirinya toko-toko modern di Kawali, pendapatan para pedagang tradisional semakin menurun apabila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Dia pun mengungkapkan dengan adanya Pilkada langsung yang dipilih oleh rakyat, diharapkan bisa melahirkan seorang pemimpin yang mampu memajukan perekonomian daerah.

"Seperti contoh, bisa mendatangkan investor dari luar untuk membangun perindustrian di Kecamatan Kawali pada khususnya. Dengan adanya perusahaan dari luar, dipastikan akan meningkatkan perekonomian masyarakat. Apabila perekonomian meningkat, tentunya akan berimbas pula pada daya beli masyarakat,” ujarnya. (Tantan/R2/HR-Online)

Harapan Rakyat Online

Harapan Rakyat Online


Jelang UNBK, Disdik Kota Banjar Lakukan Monitoring ke Seluruh SMP

Posted: 16 Feb 2018 11:15 AM PST

Jelang UNBK, Disdik Kota Banjar Lakukan Monitoring ke Seluruh SMPKabid Diknas Disbud Kota Banjar, Ahmad Yani, saat monitoring simulasi UNBK SMPN 4 yang digelarnya di SMKN 3 Kota Banjar, Kamis (15/02/2018). Foto : Nanang Supendi/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjar monitoring pelaksanaan simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP se-Kota Banjar. Salah satunya yaitu memantau simulasi UNBK yang dilaksanakan oleh SMPN 4 Kota Banjar di SMKN 3 Kota Banjar, Kamis (15/02/2018).

"Kehadiran kami di sini dalam rangka monitoring kegiatan simulasi UNBK tahap II jenjang SMP. Kebetulan di wilayah Kec. Langensari ini ada beberapa SMP baik negeri maupun swasta, baik sudah mandiri atau pun yang belum, jadi ingin tahu sejauhmana kesiapannya," kata Kabid Diknas Disbud Kota Banjar, Ahmad Yani, Kamis (15/02/2018).

Ahmad Yani menjelaskan, dengan monitoring ini nantinya akan diketahui atau bisa terlihat kemungkinan kekurangan yang ada di masing-masing SMP dalam pelaksanaannya. Sehingga kekurangan tersebut akan diantisipasi pada simulasi tahap III di bulan berikutnya.

"Serta tentunya, waktu UNBK sesungguh jenjang SMP 23-25 April mendatang, semua sarana penunjang dan siswanya di setiap sekolah betul-betul siap," imbuh dia.

Diakuinya, hasil monitoring memang masih ada hal yang perlu diperbaiki atau ditingkatkan, terutama terkait sarana dan prasananya. Dalam hal ini, perlu pemikiran dan solusi pemecahan bersama untuk sekolah yang belum mampu UNBK mandiri atau bergabung ke sekolah lain.

"Ya ada SMP yang UNBK mandiri dan belum," tandasnya.

Hal lain hasil monitoring pada beberapa SMP, tambah dia, siswa peserta UNBK menyelesaikan soal hanya dalam waktu 40 menit.

"Harus dicek kembali oleh guru, apakah betul para siswa itu sudah mampu. Harapannya ya memang harus mampu, tapi siswa juga harus perhatikan dan manfaatkan lama waktu yang diberikan," ujarnya. (Nanks/R5/HR-Online)

Asyik! Kampus 2 Unigal di Pangandaran Mulai Dibangun

Posted: 16 Feb 2018 01:09 AM PST

 

Pembangunan Kampus 2 Unigal di Desa Margacinta, Cijulang, Pangandaran, sudah dimulai. Pembangunannya ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Pangandaran, Ketua Yayasan Pendidikan Galuh (YPG) dan Rektor Unigal. Foto : Madlani/ HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Pembangunan Kampus 2 Universitas Galuh (Unigal) di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, sudah dimulai. Pembangunannya ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Pangandaran, Ketua Yayasan Pendidikan Galuh (YPG) dan Rektor Unigal.

Ketua YPG Ciamis, Otong Husni Taufik, ketika ditemui HR Online, Kamis (15/02/2018), mengungkapkan, kampus 2 Unigal akan dibangun diatas lahan seluas 355 tumbak atau 4.970 meter persegi. Di tahap awal, Kampus 2 Unigal tersebut dibangun tiga lantai dengan 18 ruang perkuliahan.  

"Alokasi anggaran untuk membangun Kampus 2 Unigal ini diperkirakan mencapai sekitar 17 miliar," katanya.

Otong menegaskan, YPG Ciamis memiliki motivasi untuk andil dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui dunia pendidikan. Kampus 2 ini menjadi media atau sarana keterlibatan YPG dalam pendidikan bagi masyarakat Pangandaran.

Kepala Desa Margacinta, Edi Supriadi, ketika diminta tanggapan oleh HR Online, Kamis (15/02/2018), mengaku sangat beryukur ada perguruan tinggi di wilayahnya. Dia berharap, keberadaan Kampus 2 Unigal memberikan pengaruh positif bagi perkembangan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Selain itu, mudah-mudahan sumber daya manusia (SDM) masyarakat ami juga bisa meningkat. Salah satunya dengan meningkatnya angka partisipasi masyarakat dalam melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi," katanya.  

Pada kesempatan yang sama, Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata, mengapresiasi terlaksananya pembangunan Kampus 2 Unigal di Pangandaran. Pihaknya juga berharap, setelah Kampus 2 Unigal berdiri di Pangandaran, angka melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi meningkat.  

"APK (angka partisipasi kasar) Pangandaran sejauh ini baru mencapai 18 persen. Mudah-mudahan nanti meningkat hingga 50 persen seiring adanya Kampus 2 Unigal, Unpad, Politeknik KP di Pangandaran," katanya. (Mad/R4/HR-Online)

Curah Hujan Tinggi, DPKPB Pangandaran Himbau Masyarakat Waspada Bencana

Posted: 15 Feb 2018 09:45 PM PST

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Pangandaran, Nana Ruhena. Foto: Entang SR/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Kondisi intensitas hujan yang cukup tinggi di wilayah Pangandaran dan sekitarnya membuat masyarakat harus tetap waspada dan siaga. Pasalnya, berdasarkan rilis yang dikeluarkan BMKG curah hujan akan terus berlangsung hingga Maret 2018 mendatang yang mana puncak hujan terjadi pada bulan Februari 2018.

Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Pangandaran, Nana Ruhena, dari pengumuman tersebut pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk waspada karena kondisi saat ini berpotensi bencana, seperti banjir, longsor dan angin puting beliung.

Nana menjelaskan, sesuai rilis yang dikeluarkan oleh BMKG, bahwa selama tahun 2018 tercatat sebanyak 275 bencana terjadi yang menyebabkan 30 jiwa melayang, hilang 66 jiwa, luka 153.183 dan mengungsi sebanyak 10.254 orang. Adapun jumlah unit rumah rusak mencapai 1.315 unit rusak berat, 2.801 unit rusak sedang dan 6.138 unit rusak ringan. Tak hanya itu ada 92 bangunan fasilitas umum yang rusak.

Adapun akibat bencana longsor yang paling banyak menimbulkan korban jiwa terhitung sejak 1 Januari 2018 hingga 07 Februari 2018, sebanyak 19 orang meninggal akibat longsor, angin puting beliung 5 orang, banjir 3 orang, kombinasi banjir dan longsor 2 orang dan akibat gempa 1 orang.

"Potensi longsor di Pulau Jawa terus meluas, yakni di daerah yang memiliki topografi pegunungan, perbukitan dan di lereng tebing yang di bawahnya terdapat pemukiman. Termasuk di wilayah Jabar daerah Pangandaran merupakan daerah yang rawan bencana," ungkapnya.

Karena itu, Nana menghimbau kepada masyarakat untuk waspada terhadap berbagai bencana alam yang terjadi pada saat-saat ini.

"Jika ada tanda-tanda akan terjadinya bencana seperti retakan tanah dan lainnya, segera melaporkan ke kami dan terus tingkatkan kewaspadaan," pungkasnya. (Ntang/Koran HR)

Eks Pabrik Tepung Singkong, Angker! Sosok Mahluk Tanpa Kepala Sering Muncul di Eks Pabrik Tepung Singkong Ciamis

Posted: 15 Feb 2018 08:30 PM PST

Bangunan tua bekas pabrik tepung singkong di Jalan Langkaphaji, Desa Situmandala, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis Jawa Barat. Foto : Heri Herdianto/ HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Sebuah bangunan tua bekas (eks) pabrik tepung singkong di Jalan Langkaphaji, Dusun Jetak, RT 06 RW 22, Desa Situmandala, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, selama ini dikenal warga sebagai tempat yang angker.

Yana N (25), warga Rancah, ketika dimintai tanggapan oleh Koran HR, minggu lalu, membenarkan bahwa bangunan tua bekas pabrik tepung tersebut memang angker. Menurut dia, sudah puluhan tahun bangunan itu terbengkalai. 

"Banyak beberapa kejadian aneh dan menyeramkan terjadi di kawasan tersebut. Diantaranya seperti penampakan hantu tanpa kepala dan ular besar yang melintang di jalan," katanya.

Menurut Yana, warga yang mengetahui keangkeran eks bangunan pabrik tepung tersebut enggan melintasi sendirian di kawasan bangunan itu, apalagi bila malam Jum`at dan malam Selasa.

"Kalaupun terpaksa harus melewati kawasan ini, selalu berombongan, kecuali yang belum tahu," katanya.

Senada dengan itu, Yusup (30), warga Situmandala, ketika ditemui Koran HR, Minggu lalu, mengungkapkan kejadian aneh yang dialami pengguna motor saat melintas di dekat eks bangunan pabrik tepung tersebut.

"Saat di lokasi, pengguna motor menyalip sebuah mobil. Tapi setelah menengok ke belakang, mobil tersebut ternyata menghilang. Begitupun ketika ada mobil menyalip motor, setelah dilihat ke belakang, motor tersebut menghilang. Ada juga sosok manusia duduk di sekitar jembatan, ketika didekati tidak ada," katanya. 

Yusup mengungkapkan, sebagaimana cerita orang tua dahulu, ada warga yang dipenggal kepalanya oleh penjajah di lokasi tersebut. Alhasil, wilayah itu menjadi sangat angker dan sering terjadi peristiwa aneh. 

“Dan konon mahluk tanpa kepala itu merupakan jelmaan arwah penasaran dari orang yang mati dipenggal kepalanya,” katanya. (Heri/Koran HR)

Mantapkan Kesiapan UNBK, SMPN 4 Banjar Gelar Simulasi

Posted: 15 Feb 2018 08:16 PM PST

Guru SMPN 4 Banjar sedang menyiapkan simulasi untuk UNBK di SMKN 3 Banjar, Kamis (15/02/2018). Foto : Nanang Supendi/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

SMPN 4 Kota Banjar menggelar simulasi tahan II Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), di SMKN 3 Kota Banjar, Rabu-Kamis (14-15/02/2018). Simulasi tersebut untuk mengoptimalkan kesiapan para peserta UNBK yang akan dilaksanakan April 2018 mendatang.

Wakasek Kurikulum SMPN 4 Kota Banjar, Tuti Hartati mengatakan, meski  fasilitas yang dimiliki sekolahnya belum memadai untuk melaksanakan UNBK secara mandiri sehingga harus menumpang ke sekolah lain, namun tidak menyurutkan tekad para guru mengoptimalkan kesiapaan pelaksanaan UNBK, termasuk kesiapan siswa yang akan mengikuti ujian nantinya.

"Kami terus mantapkan persiapkan, seperti halnya simulasi UNBK ini. kami tidak ingin ada kendala dalam pelaksanaan UNBK nanti. Tak masalah walau gunakan fasilitas sekolah lain, ya bertahap semoga tahun depan bisa mandiri," katanya di sela-sela jeda shif simulasi, kepada HR Online, Kamis (15/02/2018).

Tuti memaparkan, dalam pelaksanaan simulasi dengan 287 calon peserta ujian ini dibagi 2 sesi, dan menggunakan 6 ruang kelas. Per kelasnya diisi 25 peserta. Sesi pertama, masuk 07.30-09.15, dan sesi kedua 09.30- 11.30.

"Selain simulasi UNBK ini, siswa diberikan pengayaan atau jam tambah pelajaran dari pukul 14.00 sampai 16.00 WIB pada setiap hari Senin-Kamis, diadakan try out, juga tentunya guru menyiapan administrasi siswa peserta," katanya.

Dia memastikan segala sesuatunya lancar, baik sarana dan sarana yang digunakan begitupun siswa pesertanya. Yang jelas, katanya, sampai saat ini tak ada kendala di perangkat komputer dan servernya, terlebih siswa sudah terbiasa mengoperasikan komputer seiring mata pelajaran IT yang diberikan.

"Cuma memang tahun depan sesuai kurikulum tak ada pelajaran khusus IT, karena sudah tercakup dalam setiap bidang pelajaran yang ada. Sarana prasarana siap serta siswa pun sudah siap UNBK," pungkasnya. (Nanks/R5/HR-Online)

Bulog Siapkan Penyaluran BPNT Tahun 2018 di Banjar

Posted: 15 Feb 2018 07:30 PM PST

Kepala Bulog Sub Divre Ciamis, Sulais, saat peluncuran perdana BPNT tahun 2018 di Kota Banjar, bersama Walikota Banjar, Kepala BNI Cabang Banjar, dan Kepala Dinas Sosial. Photo: Nanang Supendi/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Bulog Sub Divre Ciamis terus mempersiapkan pelaksanaan penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahun 2018 bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah kerjanya. Setelah sebelumnya program tersebut dilaunching hari Jum'at (09/02/2018), pada e-warong di Kelurahan Karangpanimbal, Kecamatan Purwaharja.

Hal itu dilakukan seiring adanya perluasan daerah penerima yang tertuang dalam Keputusan Menteri Sosial (Kepmensos) RI Nomor 140/HUK/2017 tentang Penetapan Jumlah KPM dan Tahap Penyaluran Bantuan Sosial Beras Rastra (Bansos Rastra), serta BPNT Tahun 2018.

"Setelah peluncuran perdana BPNT 2018 di Kota Banjar itu, kita terus mempersiapkan pelaksanaannya di daerah sasaran lain. Karena tahun ini bukan hanya Kota Banjar dan Kota Tasikmalaya, tapi juga Kabupaten Tasikmalaya, Ciamis, Pangandaran, dan Kabupaten Garut," kata Kepala Bulog Divre Ciamis, Sulais, kepada Koran HR, Senin (09/02/2018).

Artinya, daerah penerima Bansos Rastra di wilayah kerjanya tersebut hanya akan diberikan dua bulan, yakni alokasi Januari dan Februari saja. Bulan selanjutnya migrasi atau penerima program BPNT, seperti halnya Kota Banjar dan Kota Tasikmalaya yang telah lebih dulu mendapatkannya sejak 2017.

"Jadi memang kita termasuk wilayah kerja di tahun 2018 yang mendapatkan penambahan sasaran program, sebagaimana kebijakan atau keputusan pusat. Maka, tidak adalagi program raskin tapi diganti BPNT," tandas Sulais.

Wakil Kepala Bulog Sub Divre Ciamis, B Firman, menambahkan, sesuai Kepmensos, semua wilayah kerjanya di tahun 2018 mendapatkan program BPNT. Cuma Kabupaten Tasikmalaya, Ciamis dan Kabupaten Garut untuk alokasi bulan Januari dan Februari masih mendapatkan Bansos Rastra, dan untuk BPNT mulai diterima bulan Maret (tahap II). Sedangkan, Kabupaten Pangandaran sampai bulan Juni atau BPNT mulai disalurkan Juli (tahap III).

"Jumlah kuota BPNT diterima Kabupaten Ciamis sebanyak 84.940 KPM, Kabupaten Garut 171.483 KPM, Kabupaten Tasikmalaya 125.555 KPM, serta Kabupaten Pangandaran 29.575 KPM. Sementara Kota Banjar 8.717 KPM dan Kota Tasikmalaya 49.617 KPM," ungkapnya.

Atas kepercayaan yang diberikan pemerintah pusat melalui Kemensos RI dalam pengadaan penyaluran komoditi BPNT, pihaknya sudah siap untuk menjalankannya dan berupaya mengirim komoditas BPNT dengan kualitas yang baik sesuai ketentuan.

Selain itu, Bulog juga selalu siap berkoordinasi dengan dinas terkait di masing-masing wilayah kerja, termasuk dengan pihak bank yang telah dipercaya untuk dilibatkan dalam program BPNT.

Menurut Firman, pemerintah memberi kepercayaan pada pihaknya tentu bukan tanpa alasan. Karena Bulog merupakan satu-satunya perusahan umum yang mampu menyediakan komoditi dengan jumlah besar, mampu menyediakan komoditi sesuai yang diharapkan dan bertanggungjawab. Bulog juga sebuah perusahaan yang bisa memberikan pelayanan prima pada saat penyaluran, serta mampu memberikan kualitas terbaik dengan harga sangat bersahabat.

"Perlu diingat pula, dalam suksesnya penyaluran BPNT seperti di Kota Banjar ini tiada lain berkat sinergi yang baik antara Dinsos, BNI, pendamping dan kami sendiri. Semuanya telah berjalan sesuai tupoksinya, di mana Dinsos sebagai komando, BNI sebagai penanggungjawab pembayaran, para pendamping naungan Dinsos yang membantu kelancaran penyaluran, serta Bulog sebagi penanggungjawab komoditi," terangnya.

Dia juga menjelaskan, setiap KPM BPNT diberikan tabungan atau sejenis kartu debit (e-voucher) senilai Rp.110 ribu yang akan diisi setiap bulannya. Di Kota Banjar, nilai sebesar itu setara dengan 8 kilogram beras kualitas premium dan 0,5 kilogram telur.

Jadi KPM di mana pun dapat menukar kartu e-voucher dengan komoditi yang telah disepakati di e-warong atau agen yang ditunjuk oleh pihak Bulog dan bank. (Nanks/Koran HR)

TPT Rusak, Komisi III DPRD Pangandaran Lakukan Sidak

Posted: 15 Feb 2018 06:30 PM PST

Komisi III DPRD Pangandaran saat melakukan sidak di Dusun Cikeludan, Desa Desa Sindangjaya, Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran. Foto: Madlani/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Komisi III DPRD Kabupaten Pangandaran melakukan sidak ke proyek pekerjaan normalisasi sungai sepanjang 1,5 kilometer dan tembok penahan tanah (TPT) sepanjang 180 meter di Dusun Cikeludan, Desa Sindangjaya, Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran, Senin (12/02/2018) lalu.

Diketahui, proyek normalisasi sungai dan TPT sepanjang 180 meter tersebut bersumber dari anggaran Bantuan Provinsi (Banprov) yang dikerjakan CV. Bintang Utara dengan nomor kontrak 614/388/SP/DPUTRPRKP.5 tanggal 11 September 2017 dan nilai kontrak sebesar Rp. 884.289.000. Sidak tersebut menyusul TPT yang sekitar panjang 110 meter sudah rusak, padahal belum lama dibangun.

Ketua Komisi III DPRD Pangandaran, Wowo Kustiwa, mengatakan, pihaknya meminta TPT tersebut untuk dibongkar lantaran secara teknis sudah rusak parah. Ia meminta rekanan untuk segera memperbaiki karena masih masa pemeliharaan dan tanggungjawab rekanan.

"Kita sudah melihat secara teknis di lapangan dan memang kondisinya rusak parah. Mungkin akibat cuaca yang ekstrim serta kondisi tanah yang labil. Tak hanya itu, bisa juga kerusakan ini akibat kurang sesuai dengan spek. Pihak rekanan harus  membongkar kembali dari awal," tegas Wowo.

Ia meminta, konsultan pengawas harus bekerja sebagaimana mestinya, yakni mengawasi pekerjaan di lapangan agar tidak ada lagi kerusakan di lokasi yang memang kondisi kontur tanahnya labil.

"Karena masih dalam masa perawatan, pihak rekanan harus segera perbaiki ini dan dibongkar semua yang rusaknya," pungkas Wowo.

Sementara itu, pelaksana teknis di lapangan CV. Bintang Utara,  Fauzi, mengatakan, bahwa rusaknya tembok penahan tanah (TPT) itu disebabkan cuaca yang ekstrim dan kondisi kontur tanah yang labil. Ia menilai, dari sisi pekerjaan sudah sesuai dengan perencanaan.

"Karena masih dalam masa perawatan, rencananya akan kembali dibongkar. Jelas kalau dari sisi manfaatnya sangat besar untuk masyarakat sekitar setelah dilakukan normalisasi sungai sepanjang 1,5 kilometer ini," jelas Fauzi.

Sementara itu, PPTK Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUTRPRKP), Indra Darmawan, mengatakan, juga mengatakan hal senada. Ia meminta keseluruhan TPT dengan panjang 180 meter yang rusak parah sekitar 110 meter dan minta kepada pihak rekanan untuk dibongkar semua yang rusak parah.

"Dari awal masa pekerjaan, kami sudah mewanti-wanti dan mengingatkan supaya pekerjaan di lapangan diminta sungguh-sungguh sesuai RAB mengingat kondisi tanah yang labil. Saat ini masih dalam tahap pemeliharaan dan kami minta rekanan segera memperbaiki kembali," pungkasnya. (Mad/Koran HR)

Hadapi Pemilu 2019, KPUD Gelar Rakor dengan PPK dan PPS se-Kabupaten Pangandaran

Posted: 15 Feb 2018 06:25 PM PST

Rakor KPUD Pangandaran di Desa Ciliang, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. Foto: Aceng/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Pangandaran menggelar rapat koordinasi bersama PPK dan PPS se-Kabupaten Pangandaran dalam rangka rekrutmen dan pembentukan badan adhoc PPK dan PPS pemilu 2019. Kegiatan ini berlangsung di Aula Desa Ciliang, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Rabu (15/02/2018).

Komisioner KPUD Pangandaran Divisi Hukum , SDM dan Sosialisasi, Muhtadin, mengatakan, dalam kegiatan tersebut di antaranya dihadiri sebanyak 50 anggota PPK dan 279 anggota PPS dari 10 kecamatan yang ada di kabupaten Pangandaran. Kegiatan tersebut sengaja ia lakukan guna menghadapi Pemilu tahun 2019 mendatang.

"Untuk anggota PPK  tanggal 8 Maret 2018 nanti harus sudah dilantik. Dan untuk PPS, tanggal 9 Maret 2018 juga harus sudah selesai," jelasnya kepada HR Online.

Dalam pembentukan badan adhoc tersebut, lanjut Muhtadin, KPU akan melakukan koordinasi dengan seakeholder, di antaranya dengan kecamatan dan desa yang ada di Kabupaten Pangandaran. (Aceng/R6/HR-Online)

Minimalisir Angka Kecelakaan, Sejumlah Armada Bus di Ciamis Diperiksa Pertugas

Posted: 15 Feb 2018 06:05 PM PST

Petugas saat melakukan pengecekan salah satu bus. Foto: Tantan/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Menjelang menghadapi libur panjang akhir pekan ini, Dinas Perhubungan, Kepolisian, dan Jasa Raharja, melakukan Ramp Check atau pemeriksaan kelaikan armada angkutan ke sejumlah Perusahaan Otobus (PO), Kamis (15/2/2018).

Sekretaris Dinas Perhubungan, Kabupaten Ciamis, H. Eddy Yulianto, mengatakan, pemeriksaan ini dilakukan agar armada angkutan yang akan digunakan untuk mengangkut para penumpang, terutama tujuan lokasi wisata dalam keadaan layak jalan. Sehingga tidak terjadi hal-hal yang dapat menimbulkan potensi kecelakaan berlalu lintas. 

"Dalam kegiatan yang kami lakukan saat ini, supaya masyarakat pengguna jasa angkutan dapat dengan aman dan nyaman saat melakukan perjalanan. Terutama yang akan pulang kampung atau akan berwisata pada liburan panjang akhir pekan," ujarnya. 

Menutur Eddy, pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas mulai dari komponen penting hingga komponen pendukung keselamatan, mulai dari emisi gas buang, rem utama,  rem parkir, roda tidak boleh menggunakan vulkanisir, mesin, lampu rem hingga daya pancar lampu, lampu sign, speedometer hingga wiper atau penghapus kaca.

"Hampir semua komponen yang penting kami lakukan pemeriksaan, karena bila satu komponen saja tidak layak atau tidak berfungsi dengan baik itu bisa berakibat fatal. Kami tidak ingin mengambil resiko, karena ini menyangkut keselamatan bersama,"tuturnya. 

Oleh karena itu, lanjut Eddy, untuk armada yang diperiksa di Pool, bagi yang dinyatakan tidak layak jalan, diwajibkan melengkapi dan diperbaiki kendaraannya agar layak dan bisa digunakan.

"Pelaksanaan ramp check sebenarnya sudah merupakan kegiatan rutin yang biasa dilakukan pada masa angkutan lebaran, natal dan tahun baru. Saat ini lebih digiatkan lagi dalam menghadapi long weekend atau libur panjang, " jelasnya.

Ia memaparkan, selain armada angkutan, yang harus diperhatikan adalah awak angkutan. Sehingga awak angkutan tersebut bisa mengatur jam kerja dan jam istirahat. Alhasil, di saat mengemudi nanti, awak kendaraan tidak kelelahan yang dapat menimbulkan kelalaian dalam berkendara. 

"Kegiatan ramp chek yang dilakukan saat ini, tentunya telah terkoordinasi dengan instansi lainnya. Kami pun telah melakukan pembinaan pada perusahaan angkutan umum agar menerapkan Sistem Menejemen Keselamatan. Jadi selain kendaraannya sudah layak, pengemudinya juga harus mahir dan istirahat yang cukup," paparnya. (Tan/R6/HR-Online)

Jaring Bibit Atlet tingkat SD, UPTD Pendidikan Baregbeg Ciamis Selenggarakan O2SN

Posted: 15 Feb 2018 05:45 PM PST

Foto: Ilustrasi net/Ist

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan Kecamatan Baregbeg menggelar Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tahun 2018 sewilayah Kecamatan Baregbeg. O2SN tersebut diselenggarkan dalam rangka menjaring bibit atlet potensial.  

Ketua Pelaksana O2SN tahun 2018, Asep Kusman, ketika ditemui Koran HR, Selasa (12/02/2018), menyebutkan cabang olahraga yang dipertandingkan. Diantaranya, tenis meja, catur Pa/ Pi, bulutangkis Pa/ Pi, karate, atletik, pencak silat Pa/ Pi dan sepakbola.

"Kami berharap semoga kegiatan O2SN ini berjalan lancar dan sukses. Dan peserta didik yang masuk ke tingkat kabupaten nanti bisa membanggakan dan membawa nama harum Kecamatan Baregbeg," katanya.

Asep berpesan agar guru pembimbing dan peserta didik yang ikut dalam kegiatan O2SN memiliki semangat untuk berkompetisi. Dia ingin, keikutsertaan mereka diniatkan untuk kemajuan dunia olahraga, pendidikan dan bangsa. 

Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Baregbeg, Dedi Kusmana, ketika ditemui Koran HR, Selasa (12/02/2018) lalu, membenarkan, kegiatan O2SN tersebut diselenggarakan dalam rangka menyeleski atlet yang akan ikut serta dalam O2SN tingkat kabupaten.

"Bagi peserta yang lolos berkesempatan ikut serta dalam O2SN tingkat kabupaten. Nanti mereka akan disiapkan untuk mengikuti pelatihan dan pembinaan lebih lanjut," katanya. 

Dedi menuturkan, meski sarana dan prasarana masih minim, dia tidak ingin hal itu menjadi hambatan bagi pihak sekolah, guru dan peserta didik untuk berprestasi di berbagai bidang, khususnya di bidang olahraga. (Dsw/Koran HR)

Mahasiswa Minta Plt Walikota Banjar Harus yang Netral

Posted: 15 Feb 2018 05:24 PM PST

Presidium Forum Keluarga Mahasiswa (FKM) Kota Banjar, Irvan Ali Syabana, saat bertemu dengan Ketua DPRD Kota Banjar, Dadang R Kalyubi. Photo: Istimewa.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Forum Keluarga Mahasiswa Kota Banjar, menggelar audiensi dengan DPRD Kota Banjar. Kedatangan mereka diterima langsung oleh Ketua DPRD Kota Banjar, Dadang R Kalyubi, Senin (12/02/2018) lalu.

Dalam audensinya, para mahasiswa ini meminta kepada DPRD untuk mengirimkan surat kepada Mendagri, Gubernur Jawa Barat dan Bawaslu RI, terkait Plt. Walikota Banjar.

"Kami meminta Plt. Walikota Banjar diisi oleh pejebat pimpinan tinggi pratama dari Pemprov Jabar atau Kemendagri. Hal ini sesuai dengan ketentuan Permendagri Nomor 74 Tahun 2016 tentang Cuti Gubernur atau Wakil Gubernur, Bupati atau Wakil Bupati, Walikota atau Wakil Walikota di luar tanggungan negara," kata presidium FKM Kota Banjar, Irvan Ali Syabana.

Dalam hal ini, mahasiswa meminta kepada Mendagri dan Gubernur Jabar untuk mempertimbangkan Wakil Walikota Banjar, H. Darmadji Prawirasetia, menjadi Plt. Walikota Banjar. Mereka menilai yang bersangkutan secara etik dan moral tidak layak karena dinilai tidak netral.

"Kami menilai beliau itu tidak layak untuk menjadi Plt. Walikota Banjar karena mendukung salah satu pasangan calon, atau tidak netral. Kami pun sertakan bukti-bukti ketidaknetralan Wakil Walikota, baik secara secara terbuka maupun melalui media sosial," tandasnya.

Irvan juga menjelaskan, bahwa audiensi ini sebagai tindak lanjut dari Forum Keluarga Mahasiswa Kota Banjar yang sudah mengirim pengaduan ke Mendagri dan Gubernur Jabar pada Rabu (07/02/ 2018) lalu.

Para mahasiswa pun berharap Pilkada Banjar berjalan aman, kondusif dan melahirkan pemimpin yang sesuai harapan masyarakat. Mereka pun mengajak kepada seluruh masyarakat Banjar untuk tidak golput.

Ketua DPRD Kota Banjar, Dadang R Kalyubi, membenarkan, bahwa pihaknya kedatangan sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Banjar, pada hari Senin (12/02/2018). Kedatangan mereka untuk menyampaikan terkait Plt. Walikota Banjar.

"Saya menampung aspirasi dari teman-teman mahasiswa, dan saya akan tindak lanjuti laporan tersebut ke Bawaslu," singkat Dadang, Selasa (13/02/2018).

Menanggapi hal itu, Wakil Walikota Banjar, H. Darmadji Prawirasetia, saat dihubungi Koran HR via ponselnya, mengatakan, para mahasiswa tersebut belum tahu regulasi atau belum tahu aturan. Menurutnya, yang namanya walikota maju di Pilkada, maka secara otomatis wakil walikotanya yang menggantikan.

"Saya bukan ASN, dan pada saat saya ke sana (pasangan Maman-Irma) kan belum jadi calon dan belum masa kampanye. Nah, jika saya sudah menjadi Pjs. Walikota, barulah saya harus 'sineger' di tengah, dan yang kemarin itu belum apa-apa. Kalau saya tidak netral, tidak netral sebelah mana, lah wong walikotanya juga tidak netral," ujar Darmadji. (Hermanto/Koran HR)

 
">Index »'); document.write('

?max-results=10">Label 6

');
  • ?max-results="+numposts1+"&orderby=published&alt=json-in-script&callback=showrecentposts1\"><\/script>");