Cari Blog Ini

Harapan Rakyat Online

Harapan Rakyat Online


17 Makam Tergusur Akibat Pembangunan RS Langensari Banjar

Posted: 27 May 2017 12:21 PM PDT

Akses jalan yang akan dibuat untuk kepentingan pengiriman material pembangunan RS yang telah menggusur sekitar 17 makam di TPU Kelurahan Muktisari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar. Foto: Nanang Supendi/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Tahapan pelaksanaan pembangunan Rumah Sakit Langensari di area lapang sepak bola Sanggabuana Keluarahan Muktisari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar ternyata memakan belasan makam di TPU yang tidak jauh dari lokasi pembangunan.

Menurut salah satu tokoh masyarakat setempat, Dede Sukur, pada awal tahapan pembangunan RS tersebut dibenarkan bahwa sekitar 17 makam tergusur. Sementara itu, makam yang tergusur dipindahkan ke lokasi yang masih berada di areal TPU Muktisari.

"Pemindahan makam dilakukan oleh warga yang dikomandoi LPM pada Jumat (19/05/2017) lalu. Sebelum pemindahan, kami menguhubungi dulu keluarga ahli waris dan Alhamdulillah tak ada masalah," ucap dia yang juga selaku bendahara tim pembantu pihak ketiga dalam pelaksanaan pembangunan RS.

Sementara itu, Wakil Ketua LPM Kelurahan Muktisari, Eman Sulaeman, menambahkan, pemindahan sejumlah makam tersebut merupakan imbas pembangunan RS Langensari. Sedangkan LPM merupakan pihak yang ditunjuk untuk membantu proses tersebut oleh pengembang.

"Atas hasil pengerjaan pemindahan makam itu, kami dari LPM atau tim menawarkan RAB kepada pengembang sekitar Rp. 6 juta," ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan salah satu anggota LPM Muktisari, Pendi. Menurutnya, adanya pemindahan makam tersebut guna membuka akses jalan pengiriman material pembangunan RS.

"Jika pengiriman material masuk lewat depan atau melalui kantor Kelurahan Muktisari dan SD jelas akan menggantu aktivitasnya. Maka, dipilihlah melalui belakang dan terpaksa ada beberapa makam yang tergusur untuk membuat akses jalan," jelasnya kepada HR Online.

Perlu diketahui, kenyataan digusurnya belasan TPU tersebut bersebrangan dengan pernyataan Walikota Banjar, Hj. Ade Uu Sukaesih, yang sebelumnya dalam kesempatan Musrenbang Kecamatan Langensari di Aula Desa Langensari pada Kamis (26/01/2017) lalu yang menegaskan bahwa TPU tidak akan ikut digusur.

"Saya pribadi tidak ada niatan akan menggusur atau memindahkan makam di TPU itu," tegasnya.

Pernyataan senada sebelumnya juga dilontarkan Kabid Tata Ruang Dinas PU Kota Banjar, Maman Suryaman. Ia menegaskan, bahwa makam di tempat tersebut tidak akan ikut tergusur.

"TPU Muktisari bukannya akan digusur, tapi akan mendapat penataan. Soal adanya isu itu, ya karena waktu pengerjaannya yang dimungkinkan bersamaan dimulainya pembangunan rumah sakit. Jadi warga tak perlu khawatir," katanya saat mengikuti forum OPD Musrenbang di Aula Bappeda Kota Banjar, Selasa (07/02/2017) lalu. (Nanks/R6/HR-Online)

Berita Terkait

Rencana Pembangunan RS di Langensari, Dinas PU Banjar Pastikan TPU Muktisari Tidak Tergusur

Akibat Pembangunan RS Langensari, Pemkot Banjar Tawarkan Pengganti Lapang Sepak Bola

Seklur Muktisari Tegaskan Pembangunan RS Langensari Banjar Harus Berdayakan Masyarakat

Bulan Ini, Pembangunan RS Type C di Langensari Banjar Dimulai

Duh, Empat Mesin Pompa Air Milik Warga Binangun Banjar Digondol Maling

Posted: 27 May 2017 11:30 AM PDT

Salah satu warga saat menujukan sumur bor yang mesin pompa airnya dicuri maling. Foto: Hermanto/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Maraknya aksi pencurian akhir-akhir ini membuat resah warga Kota Banjar. Salah satunya yang terjadi di Dusun Pangasinan RT 8 RW 9, Desa Binangun, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat empat unit pompa air yang dipasang pemerintah di sumur bor raib digondol maling.

Haris (29), warga setempat, mengatakan, kejadian pencurian ini pertama kali diketahui oleh salah satu warga yang bernama Neni pada Jum’at (26/5/2017) lalu sekitar pukul 04.30 WIB. Pada saat itu, Neni akan menyalakan mesin pompa air. Namun, ia sangat kaget ketika mesin pompa air di sumur bor yang semula ada lima unit jadi tinggal satu.

"Tadinya ada lima unit dan yang empat itu dicuri maling," singkatnya kepada HR Online, Sabtu (27/05/2017).

Hal yang sama juga dikatakan warga lainnya, Dadan (27). Menurutnya, kejadian pencurian di wilayah Binangun kini memang kerap terjadi. Selain mesin pompa air, seminggu sebelumnya pun banyak ternak ayam milik warga yang hilang.

"Selain mesin pompa air, di sini pun kini banyak warga kehilangan hewan ternaknya, terutama ayam," katanya.

Akibat banyaknya aksi pencurian, kata ia, kini warga setempat terus menggalakan siskamling atau ronda malam agar kejadian pencurian tidak terulang kembali. (Hermanto/R6/HR-Online)

Akibat Pembangunan RS Langensari, Pemkot Banjar Tawarkan Pengganti Lapang Sepak Bola

Posted: 27 May 2017 10:45 AM PDT

Lokasi hamparan tanah seluas sekitar satu hektar yang terdiri dari beberapa kolam dan kebun pepaya yang ditawarkan pemkot Banjar untuk penggantian tanah lapang sepak bola menyusul dijadikannya poros lokasi pembangunan Rumah Sakit Langensari. Foto: Nanang Supendi/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Sebagai pengganti lokasi yang terdampak pembangunan RS Langensari, Pemkot Banjar menawarkan pengganti lahan yang berada di sebelah barat TPU Muktisari yang mana masih merupakan salah satu aset Pemkot Banjar.

Salah satu anggota LPM Kelurahan Muktisari, Pendi, mengatakan, lokasi pengganti tersebut keberadaannya tidak jauh dari lapang sepak bola yang saat ini masih menjadi persoalan warga. Selain itu, tanah pengganti tersebut diketahui luasnya sekitar satu hektar yang saat ini masih berupa kolam dan kebun papaya.

"Kalau lahan tersebut disetujui oleh warga sebagai penggantinya, nanti akan diurug kolamnya dan kebun papaya akan diratakan. Tapi, saya nilai banyak warga yang tidak setuju. Sebab, selain lahan yang kurang, lahan tersebut juga tujuan awalnya untuk perluasan TPU. Jadi, kalau disetujui maka akan ada persoalan baru, yakni soal perluasan tanah TPU di kemudian hari," jelas Pendi kepada HR Online disela-sela rembug warga, Kamis (25/05/2017) lalu.

Ia menambahkan, permintaan warga soal lahan pengganti tersebut diharapkan lebih layak serta strategis untuk dibangun.

"Yang jelas apapaun itu keputusan warga, kita LPM tentu mengikutinya," pungkas dia. (Nanks/R6/HR-Online)

Berita Terkait

Seklur Muktisari Tegaskan Pembangunan RS Langensari Banjar Harus Berdayakan Masyarakat

Pembangunan RS Langensari Banjar Dimulai, Warga Pertanyakan Aset Lapang Sepak Bola

Kabid Tata Ruang; Pembangunan RS Langensari Banjar Tidak Dipaksakan

Bulan Ini, Pembangunan RS Type C di Langensari Banjar Dimulai

Tabrakan Mobil dan Motor, Pegawai Dishub Pangandaran Tewas di Tasikmalaya

Posted: 27 May 2017 10:16 AM PDT

Jenazah korban saat berada di Puskesmas Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya. Foto: Istimewa

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Kecelakaan lalu lintas antara sebuah motor dengan mobil menimpa salah satu pegawai Dishub Pangandaran di Dusun Cijaha, Desa Simpang, Kecamatan Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya yang diketahui bernama Ari Surya Wibawa sekitar pukul 09.00 WIB, Sabtu (27/05/2017).

Menurut informasi yang dihimpun HR Online, korban yang mana sebagai pegawai magang di Dishub Pangandaran diketahui sebelumnya melaksanakan piket malam. Sekitar pukul 7.30 WIB, dirinya hendak pulang menggunakan motor ke rumahnya yang berada di Kawali, Kabupaten Ciamis. Namun, korban dikabarkan terlebih dahulu ke menengok bapak teman kostnya yang dikabarkan sedang mengalami sakit.

"Mungkin korban mengantuk atau kecapean sehingga dalam perjalanan peristiwa nahas tersebut menimpa anggota saya," kata Sekretaris Dishub Pangandaran, Haryono, kepada HR Online, Sabtu (27/05/2017).

Sementara itu, Kabid Lalu Lintas Dishub Pangandaran, Wahyu Mahdi, menuturkan, dirinya mendapatkan informasi dari teman-temannya yang kebetulan berada di lokasi, bahkan mengantarkan jenazah korban ke Puskesmas terdekat hingga ke rumah duka yang berada di Kawali.

"Besok kita dari Dishub rencananya akan bela sungkawa ke rumah duka. Kami sangat kehilangan korban. Sebab, korban itu orangnya dikenal rajin dan baik. Saya harap siapapun yang mengenal korban untuk memaafkan bila Ari memiliki kesalahan baik sengaja maupun tidak. Kepada keluarga yang ditinggalkannya mudah-mudahan diberi kesabaran," pungkas Wahyu.

Perlu diketahui, Ari Surya Wibawa merupakan warga beralamat di Dusun Cigembor, Desa Cikembulan, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran. Pria kelahiran April 1980 tersebut adalah salah satu pegawai Dishub Pangandaran. Sementara itu, kejadian laka lantas ini ditangani langsung Polsek Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya. (Mad/R6/HR-Online)

Diduga Korsleting Listrik, Bengkel di Pangandaran Ini Terbakar

Posted: 27 May 2017 08:28 AM PDT

Foto: Ilustrasi net/Ist

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Sebuah bengkel motor di Dusun Ciokong, Desa Sukaresik, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran sekitar pukul 09.00 WIB dikabarkan terbakar yang diduga akibat korsleting listrik, Sabtu (27/05/2017).

Bengkel motor milik Anggit (30) tersebut berawal saat pemilik tengah menambal ban di depan bengkel. Ketika pemilik beranjak untuk mengambil bensin, tiba-tiba api diketahui sudah membesar dari dalam bengkel.

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, pemilik bengkel merugi puluhan juta rupiah yang ditaksir mencapai Rp. 70 juta," kata Kabid Damkar Pangandaran, Gunarto, kepada HR Online.

Ia menambahkan, api begitu cepat menjalar ke semua bagian yang ada di bengkel. Sebab, di dalam bengkel terdapat barang-barang yang mudah terbakar hingga tanpa ada yang bisa diselamatkan.

Menurut informasi yang dihimpun HR Online, kebakaran baru bisa dipadamkan setelah petugas Damkar datang 30 menit sejak kejadian tersebut. (Mad/R6/HR-Online)

Jabat Tangan, Cara Mengetahui Kondisi Kesehatan Otak Seseorang

Posted: 27 May 2017 03:36 AM PDT

Photo: Ilustrasi net/Ist.

Berita Kesehatan, (harapanrakyat.com),-

Jabat tangan sederhana yang kerap dilakukan oleh siapa saja ternyata mampu mengungkap banyak hal mengenai seseorang. Tidak hanya berkaitan dengan tingkat kepercayaan dirinya, namun jabat tangan juga dapat mengungkap usia biologis tubuh seseorang, termasuk penurunan kemampuan mental serta risiko kematiannya.

Tim peneliti dari International for Applied System Analysis di Austria, percaya bahwa tes jabat tangan dapat digunakan untuk mengetahui usia biologis tubuh seseorang yang sebenarnya. Peneliti juga mengungkap, usia biologis dan penurunan kemampuan mental seseorang bisa diketahui dengan mengukur kekuatan seseorang ketika berjabat tangan.

Hasil yang diterbitkan oleh jurnal online Public Library of Science ONE itu diketahui usai peneliti melakukan pengamatan kepada lebih dari 50 penelitian yang berkaitan dengan usia seseorang. Di mana penelitian tersebut menemukan bahwa semakin kuat jabat tangan seseorang, semakin muda pula usia biologis tubuhnya.

Penelitian ini pun mengungkap, dengan menghitung usia seseorang tidak akan cukup untuk mengetahui usia biologis tubuh mereka yang sesungguhnya, seperti dilansir Daily Mail (08/05/2017).

Selain itu, peneliti menemukan tingkat pendidikan seseorang juga berpengaruh terhadap usia biologis tubuhnya. "Kami menemukan wanita berusia 65 tahun memiliki usia biologis empat tahun lebih tua, hal ini berkaitan dengan tingkat pendidikannya," ungkap peneliti Dr. Serguei Scherbov, dari IIASA.

Mengetahui kaitan antara jabat tangan dengan usia biologis, serta penurunan kemampuan mental seseorang, peneliti juga berharap bisa mengetahui seberapa cepat masyarakat menua dan faktor apa yang mempengaruhinya. (Eva/R3/HR-Online)

Xiaomi Mi Max 2, Kapasitas Baterai Mampu Bertahan 2 Hari Tanpa Isi

Posted: 27 May 2017 03:02 AM PDT

Xiaomi Mi Max 2. ©2017

Berita Teknologi, (harapanrakyat.com),-

Diklaim memiliki baterai tahan lama dari sebuah merek smartphone terntara tidak selalu terbukti secara benar di dunia nyata. Penggunaan berat, smartphone yang mampu bertahan selama satu hari saja itu sudah merupakan hal yang bagus.

Namun, phablet terbaru dari Xiaomi, Mi Max 2, tak main-main soal baterai. Bahkan, dilansir Mashable, Xiaomi mengklaim phablet barunya ini mampu bertahan dua hari tanpa isi daya.

Xiaomi Mi Max 2 adalah suksesor dari Mi Max, yang merupakan phablet papan tengah. Mi Max 2 mengusung layar 6,44 inci, RAM 4GB, storage 64 atau 128GB, kamera 12MP, dan fingerprint sensor dibalut desain metal unibody.

Aspek baterainya memang paling diunggulkan, karena Mi Max 2 mengusung kapasitas 5.300mAh. Dalam hal ini terjadi peningkatan signifikan dari 4.850mAh yang diusung Mi Max. Dengan spesifikasi seperti tersebut di atas, Xiaomi membanderol Mi Max 2 seharga 1.699 Yuan atau setara dengan Rp.3,2 juta. Anda tertarik? (Eva/R3/HR-Online)

Besok Matahari Tepat di Atas Ka’bah, Momentum Verifikasi Arah Kiblat

Posted: 27 May 2017 02:29 AM PDT

Photo: Ilustrasi net/Ist.

Berita Gaya Hidup, (harapanrakyat.com),-

Berdasarkan data astronomi, Minggu 28 Mei besok, matahari akan melintas tepat di atas Ka'bah. Peristiwa alam itu akan terjadi pada jam 16.18 WIB atau 17.18 WITA.

Dikutip dari okezone.com, Sabtu (27/05/2017), Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar), Muhammad Thambrin, menjelaskan, saat itu, bayang-bayang benda yang berdiri tegak lurus, di mana saja, akan mengarah lurus ke Ka'bah.

Peristiwa semacam ini dikenal dengan nama Istiwa A'dham atau Rashdul Qiblah, yakni ketentuan waktu di mana bayangan benda yang terkena sinar matahari menunjuk arah kiblat.

"Momentum ini dapat digunakan bagi umat Islam untuk memverifikasi kembali arah kiblatnya. Caranya dengan menyesuaikan arah kiblat dengan arah bayang-bayang benda pada saat Rashdul Qiblah," terang Thambrin.

Sementara itu, Kasubdit. Hisab Rukyat (Dit Urais), Nur Khazin, mengatakan, dalam proses verifikasi arah kiblat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Diantaranya, pastikan benda yang menjadi patokan harus benar-benar berdiri tegak lurus atau pergunakan Lot/Bandul, permukaan dasar harus datar dan rata, serta jam pengukuran harus disesuaikan dengan BMKG. (Eva/R3/HR-Online)

Seklur Muktisari Tegaskan Pembangunan RS Langensari Banjar Harus Berdayakan Masyarakat

Posted: 27 May 2017 12:45 AM PDT

Rembug warga Kelurahan Muktisari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar yang mempersoalkan penggantian lapang sepak bola atas pembangunan RS Langensari. Foto: Nanang Supendi/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Pemerintahan Kelurahan Muktisari Kecamatan Langensari Kota Banjar menyatakan dimulainya tahapan pelaksanaan pembangunan rumah sakit di wilayahnya hingga selesainya pada beberapa waktu atau tahun kedepan harus saling memenuhi dan kemanfaatan bersama. Artinya, ia meminta warga setempat diberdayakan.

"Dimulainya pembangunan sampai berdirinya RS di wilayah ini, kami harap harus bermanfaat bagi warga sekitar, khususnya mereka diberdayakan melaui kerja. Nanti hal ini akan disampaikan LPM kepada pengembang," kata Sekretaris Kelurahan Muktisari, Sukmana, saat memberikan sambutan rembug warga di Aula BPP Kecamatan Langensari, Kamis (25/05/2017) lalu.

Bila LPM sudah berkoordinasi sejak awal, saran dia, komunikasi dengan penegmbang soal pemberdayaan masyarakat harus ditindaklanjuti soal kesiapannya. Ia khawatir kesepakatan yang dibangun justru tidak sesuai yang diinginkan.

"Seperti halnya kali ini saja, warga masih mempertanyakan soal penggantian tanah lapang sepak bola. Tentu ini harus segera diselesaikan pemerintah Kota Banjar dengan baik. Maka dari itu, melaui rembug warga ini saya pikir akan menghasilkan kesepakatan yang baik untuk berbagai pihak," katanya.

Sementara itu Camat Langensari, Asno Sutarno, yang datang setelah usai rembug warga, mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi rembug warga tersebut. Ia harap LPM benar-benar mampu memfasilitasi warganya tersebut.

"Soal adanya minta penggantian lahan sepak bola menurut saya sah-sah saja. Tinggal dibicarakan baik-baik dengan intanasi terkait. Selanjutnya, saya harap LPM sudah melakukan pertemuan dengan pengembang. Sebab, jangan sampai keinginan warga terlewatkan, yakni diberdayakan dalam pembangunan RS ini," katanya. (Nanks/R6/HR-Online)

Warga Binangun Banjar Minta Jalan Rusak Segera Diperbaiki

Posted: 27 May 2017 12:03 AM PDT

Sejumlah warga setempat saat mengatur lalu lintas di lokasi jalan amblas. Foto: Hermanto/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Jalan Tentara Pelajar yang mengalami rusak dan amblas di Dusun Pangasinan RT 8 RW 9, Desa Binangun, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar semakin rusak. Jalan yang menghubungkan Kecamatan Pamarican dan Kota Banjar tersebut terkesan dibiarkan dengan kondisi cukup mengkhawatirkan.

Karena kondisi tersebut, warga setempat meminta kepada pemerintah segera memperbaiki jalan yang mengalami amblas dan rusak tersebut. Pasalnya, setiap harinya jalan sedikit demi sedikit terus mengalami amblas.

"Jalan ini sudah lama amblas dan rusak, untuk itu kami meminta kepada pemerintah segera memperbaiki," ujar Dadan (29), warga setempat, kepada HR Online, Sabtu (27/05/2017).

Ia bersama anggota Karang Taruna Desa Binangun setiap hari mengatur arus lalu lintas dengan cara sistem buka tutup. Ia pun menuturkan bahwa pada malam hari sering terjadi kecelakaan lalu lintas, terutama pengendara sepeda motor.

"Anggota karang taruna di sini setiap hari memang mengatur lalu lintas. Hal ini karena khawatir dengan banyaknya kecelakaan lalu lintas terutama pengendara sepeda motor," imbuhnya. (Hermanto/R6/HR-Online)

Pembangunan RS Langensari Banjar Dimulai, Warga Pertanyakan Aset Lapang Sepak Bola

Posted: 26 May 2017 01:30 PM PDT

Rembug warga yang menginginkan kejelasan soal aset lapang sepak bola atas pembangunan RS Langensari di Aula BPP Kecamatan Langensari Kota Banjar. Foto: Nanang Supendi/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Meski Pemerintah Kota Banjar sudah mensosialisasikannya tahapan pelaksanaan pembangunan Rumah Sakit tipe C (pratama) di Kelurahan Muktsari Kecamatan Langensari Kota Banjar yang dimulai pada bulan Mei ini, namun ternyata masih ada riak-riak dari sebagian banyak warga yang tak menyetujuinya. Alasannya, mereka mangaku belum mengetahui kejelasan soal penggantian tanah lapang sepak bola.

Menyusul kondisi demikian, LPM Kelurahan Muktisari berinisiatif mengumpulkan perwakilan dan tokoh masyarakat untuk melakukan rembug soal aset-aset yang akan tergusur tersebut di Aula BPP Kecamatan Langensari, Kamis (25/05/2017).

Dalam rembug warga tersebut, tidak tampak dihadiri dinas terkait, pemerintah kecamatan, mapun pihak ketiga. Adapun yang hadir hanya dari pemrintah kelurahan saja.

"Rembug ini khusus warga disini saja. Jadi, kami tak mengundang sejumlah intitusi lain. Harapannya, warga dapat mengungkapkan keinginan-keinginan soal aset tergusur dari pembangunan RS tersebut," kata Ketua LPM Kelurahan Muktisari, Jejep, kepada HR Online.

Sebagai penyalur aspirasi warga, imbuhnya, Jejep mengaku siap mengakomodir dan menyampaikan kepada pihak-pihak terkait. Selain itu, ia juga mengaku akan tetap mendorong kepada warga agar pelaksanaan pekerjaan RS bisa tetap berjalan.

"Meski begitu, harus ada kesepakatan terlebih dahulu yang dituangkan dalam MoU antara warga dan Pemkot Banjar agar semua ini berjalan dengan baik," tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua LPM Kelurahan Muktisari, Eman Sulaeman, mengungkapkan, bila dalam tahap pembangunan RS masih ada riak-riak yang berkembang di tengah-tengah masyarakat soal keberadaan aset yang masih belum jelas, yakni lapang sepak bola.

"Dari pertemuan ini akan kami sampaikan berita acara serta daftar hadir ke Pemkot Banjar melalui bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman. Selain itu, kami juga akan meminta hearing kepada DPRD Banjar agar keinginan warga ini didukung," katanya yang juga selaku sekretaris tim dalam membantu pihak ketiga mensukseskan pembangunan RS. (Nanks/R6/HR-Online)

Makam Kuno Ini Jadi Tempat Wisata Religi Umat Muslim di Rusia

Posted: 26 May 2017 01:00 PM PDT

Makam Hussein Bek di Rusia. Photo: rbth.

Berita Gaya Hidup, (harapanrakyat.com),-

Rusia dikenal sebagai negara komunis. Namun, ternyata ada sejarah Islam yang masih bisa ditemukan di sana sampai saat ini. Seperti adanya dua makam kuno yang dikenal sebagai makam dua ulama yang sempat menyiarkan agama Islam di Rusia, salah satunya makam Akzirat Muslim. Makam ini menjadi tempat sakral bagi umat muslim.

Dalam bahasa Baskhirian, Akzirat mempunyai arti sebagai kuburan putih. Makam tersebut sudah ada sejak abad 14 dan dibuat untuk Haji Hussein, imam pertama di Bashkiria. Makam itu masih terjaga dengan baik di kawasan ini.

Banyak yang mengatakan makam ini dibuat oleh kerajaan Timurid dari Timur Tengah, di mana dulunya dikenal sebagai Kota Samarkand. Tak jauh dari makam terdapat batu nisan dengan ukiran bahasa Arab dan dipercaya sebagai kuburan tentara Tarmelane.

Makam Hussein Bek menjadi salah satu spot wisata religi umat muslim saat datang ke Rusia. Lokasinya pun tak jauh dari makam Turukhan, yang juga menjadi tokoh muslim.

Dilansir dari rbth, Turukhan adalah seorang turunan dari Genghis Khan, yang menemukan kerajaan Mongol. Sejarah menjelaskan bahwa Turukhan juga seperti Hussein Bek, sebagai tokoh ulama di Rusia kala itu. (Eva/R3/HR-Online)

Di Ciamis, Pasangan Bukan Muhrim Kepergok Ngamar di Hotel

Posted: 26 May 2017 12:33 PM PDT

Foto: Ilustrasi net/ist

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Jajaran Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Ciamis menyiduk satu pasangan yang curigai akan melakukan perbuatan mesum di salah satu hotel yang berada di Jalan Jendral Sudirman Ciamis, Jum'at (26/05/2017).

Yudi Brata, Kepala Seksi Pengendali Operasi Satpol PP Ciamis, mengatakan, operasi yang dilakukan pihaknya tersebut sesuai dengan maklumat Bupati Ciamis untuk menjaga keamanan serta ketertiban pada bulan Ramadhan. Selain menyisir lokasi yang rawan maksiat, Satpol PP juga akan terus melaksanakan maklumat tersebut guna pelaksanaan ibadah masyarakat pada bulan suci Ramadhan lebih khidmat.

"Dalam menjalankan maklumat ini, kami menjaring satu pasangan bukan suami istri yang saat kami operasi sedang berada di kamar hotel. Ini salah satu penyakit masyarakat yang perlu kita tertibkan," katanya.

Pasangan bukan muhrim itu, kata ia, tidak bisa menunjukan bukti suami istri. Karena itu, mereka langsung diberi pembinaan agar tidak lagi melakukan perbuatan yang dilarang dalam agama Islam tersebut.

Parahnya, Yudi menyebutkan bahwa perempuan yang dipergoki tersebut masih di bawah umur berdasarkan pengakuan pelaku lantaran tidak ada bukti identitas yang dibawa pelaku.

"Ia mengaku masih duduk di bangku sekolah MTs yang ada di Tasikmalaya dan masih berumur 14 tahun," tutupnya. (R6/HR-Online)

Harapan Rakyat Online

Harapan Rakyat Online


Data Smartphone Hilang? Begini Langkah Mudah Mengembalikannya!

Posted: 26 May 2017 12:13 PM PDT

Tampilan aplikasi MobiKin Doctor For Android. Foto: Net/Ist

Berita Teknologi, (harapanrakyat.com),-

Memiliki data baik berupa foto, video ataupun file penting pada smartphone tentu pemilik tidak akan rela jika datanya hilang. Namun, bila data terhapus tidak perlu panik karena ada cara sederhana untuk mengembalikannya.

Jika Anda ingin segera mengembalikan data yang hilang dan memulihkannya dengan cepat dan efektif, MobiKin Doctor for Android merupakan salah satu aplikasi yang direkomendasi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Dengan mengklik beberapa menu, data berupa nomor telepon, alamat email, pesan, foto, musik, video serta data lainnya bisa kembali lagi.

Caranya, pertama install terlebih dahulu aplikasi MobiKin Doctor For Android di PC Anda. Jika sudah selesai, hubungkan smartphone pada komputer. Saat itu juga aplikasi tersebut akan meminta akses ke smartphone dan ikuti langkah-langkahnya.

Seperti yang dikuti HR Online dari laman Android Pit, setelah Anda memasang smartphone, maka secara otomatis akan tampil pada layar.

Kemudian, dalam waktu beberapa detik saja MobiKin akan melakukan pencarian guna mengenali perangkat, yakni smartpone. Jika sudah benar-benar terhubung, MobiKin akan menawarkan jenis data yang ingin dipulihkan kembali oleh Anda.

Apabila langkah tersebut sudah dilakukan, maka dalam waktu sekitar 18 detik data yang hilang atau terhapus akan muncul dan siap untuk dieksekusi dikembalikan lagi.

Perlu diketahui, MobiKin Doctor selain memberikan kelebihan pemulihan data paling baik, aplikasi tersebut juga dapat memindai perangkat serta data yang ada maupun yang dihapus dalam satu tampilan. Selain itu, Anda juga bisa melakukan transfer file sesuka hati. Sebagai catatan, Anda perlu rajin back up data agar tidak lagi terhapus atau hilang. (Muhafid/R6/HR-Online)

SDN 1 Sindangkasih Ciamis Terus Dorong Siswa Raih Pretasi

Posted: 26 May 2017 11:27 AM PDT

Para siswa SDN 1 Sindangkasih saat berkumpul di halaman sekolah. Foto: Heri Herdianto/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

SDN 1 Sindangkasih Kabupaten Ciamis terus meningkatkan kemampuan siswa dalam meraih berbagai prestasi baik bidang akademik maupun non akademik.

Agus Sukmana, salah satu guru, mengatakan, SDN 1 Sindangkasih merupakan salah satu sekolah yang memiliki siswa secara kuantitas cukup banyak hingga tercatat mencapai 676 siswa. Selain itu, SDN 1 Sindangkasih juga baru saja dimerger.

"Karena siswa cukup banyak, pihak sekolah tentu saja tidak sukar untuk memilih siswa yang memiliki potensi dan hingga saat ini bisa dibuktikan hasilnya dengan prestasi yang diraih dari berbagai perlombaan baik di tingkat kabupaten maupun di luar daerah," katanya kepada HR Online beberapa waktu lalu.

Ia menambahkan, atas prestasi yang diraih siswanya tersebut diungkapkan karena peran guru yang ada sangat kompak dalam membimbing siswanya. Selain itu, para guru selalu bekerjasama dan saling mendukung satu sama lainnya guna keinginan sekolah bisa tercapai, yakni mencetak siswa-siswi yang berprestasi.

"Tahun ini saja 73 piala diraih sekolah kami baik dari tingkat kecamatan maupun kabupaten. Khusus pretasi tingkat kabupaten siswa kami berhasil menjadi juara 2 membatik, juara 1 dongeng putra, juara 1 karate putri, juara 2 renang putri, juara 1 Qasidah, juara 1 LCC, juara 4 kaligrafi putri, juara 2 MIPA dan juara 1 IMSO matematika," jelas Agus.

Sementara itu, Kepala SDN 1 Sindangkasih, Dede Sulastri, mengatakan, bahwa peran guru di sekolahnya tersebut terus didorong untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam berbagai hal yang mana sesuai dengan tujuan sekolah.

"Kami harap ke depannya bisa lebih baik lagi pretasi yang diraih para siswa. Tentu saja selain membawa harum nama baik sekolah, juga membawa nama baik Kabupaten Ciamis," katanya. (Heri/R6/HR-Online)

Akhirnya, Status 42 Bidan di Pangandaran Berubah Jadi CPNS

Posted: 26 May 2017 10:55 AM PDT

Wakil Bupati H. Adang Hadari saat memberikan sambutan dalam kegiatan penyerahan SK CPNS kepada 42 bidan dan SK kenaikan pangkat pegawai golongan 4 C di lingkup Pemkab Pangandaran. Foto: Entang Saeful Rachman/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Sebanyak 42 bidan yang berstatus Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Pangandaran saat ini berubah menjadi CPNS setelah diajukan Pemkab Pangandaran ke Pemrov Jabar.

Mukhlis, Kepala BKD Pangandaran, mengatakan, pengajuan perubahan status bidan tersebut tidaklah mudah. Sebab, harus melewati proses yang cukup panjang.

"Alhamdulillah kita sudah bisa ketahui bersama hasilnya. Ini merupakan bentuk perhatian Pemkab Pangandaran kepada para pelaku yang berjibaku di dunia kesehatan. Saya ucapkan selamat kepada para bidan," ucapnya kepada HR Online beberapa waktu lalu.

Penyerahan SK CPNS kepada 42 bidan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Pangandaran H. Adang Hadari yang didampingi Sekda Pangandaran Mahmud.

"Saya berpesan kepada para bidan untuk lebih meningkatkan lagi kinerjanya dalam melayani masyarakat dengan sebaik mungkin," kata Adang.

Ia juga menambahkan, sebetulnya di Kabupaten Pangandaran diakui masih banyak kekurangan tenaga bidan. Sebab, tiap dua desa hanya dipegang oleh satu bidan. Maka dari itu, Adang berharap kinerja bidan lebih maksimal agar masyarakat bisa terlayani dengan baik.

Selain penyerahan SK tersebut, Adang juga memberikan SK kenaikan pangkat golongan 4C dan penghargaan kepada para pegawai di lingkungan Pemkab Pangandaran. (Ntang/R6/HR-Online)

Jelang Ramadhan di Banjar, Pedagang Manfaatkan Berjualan di TPU

Posted: 26 May 2017 10:18 AM PDT

Deretan para pedagang yang mangkal di TPU Kelurahan Muktisari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar. Foto: Nanang Supendi/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Tradisi ziarah ke makam saat akan menjalani ibadah di bulan Ramadhan bagi umat islam membawa berkah tersendiri untuk warga yang memanfaatkan momen tersebut.

Seperti yang terlihat di Taman Pemakaman Umum (TPU) Kelurahan Muktisari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar tampak sejumlah pedagang berderet di pinggir jalan TPU guna menanti pembeli yang tengah berziarah.

Diran, warga Lingkungan Sidamukti, Kelurahan Muktisari, mengatakan kepada HR Online bahwa dirinya melihat peluang mendapatkan omset lumayan di lokasi TPU untuk menjajakan es keliling yang dijualnya.

Ia menambahkan, banyak warga yang usai melaksanakan ziarah atau nyekar ke makam tersebut biasanya melakukan istirahat di sekitar makam yang sekaligus membeli makanan atau minuman yang dijual para pedagang.

"Alhamdulillah sudah tiga hari terakhir saya mangkal di sini dan hasilnya pun bisa menjadi tambahan untuk bulan puasa nanti," pungkasnya. (Nanks/R6/HR-Online)

Siap Tarung di Pilkada 2018, Tim Sukses H. Yoyo Ambil Formulir di DPD Golkar Banjar

Posted: 26 May 2017 09:58 AM PDT

Tim sukses H. Yoyo Suharyono saat mengambil formulir pendaftaran bakal calon walikota Banjar di DPD Golkar Banjar. Foto: Hermanto/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

H. Yoyo Suharyono nampaknya tidak main-main lagi untuk maju pada Pilkada 2018 mendatang. Pasalnya, tim sukses pria yang kerap disapa Komandan ini pagi tadi sekitar pukul 09.00 WIB sudah mengambil formulir bakal calon walikota dari Partai Golkar di DPD Golkar Kota Banjar, Jum’at (26/5/2017).

Pengambilan formulir melalui tim suksesnya tersebut merupakan kesempatan yang diambil setelah Parti Golkar membuka pendaftaran baik untuk internal Partai Golkar sendiri maupun dari eksternal.

Tim Sukses H. Yoyo Suharyono, Billy Subagio, mengatakan, bahwa DPD Golkar Kota Banjar dalam hal ini memberikan peluang kepada eksternal untuk maju menjadi bakal calon Walikota Banjar 2018. Sehingga, dalam hal ini H. Yoyo akan mencoba dan mudah-mudahan bisa diterima untuk menjadi bakal calon Walikota Banjar dari Partai Golkar.

"Ini hanya menunjukan barangkali H. Yoyo menangkap bahwa Golkar membuka kesempatan dan mudah-mudahan dalam penjaringan ini terpilih. Kami mohon do’a restu dari warga Banjar," ujarnya kepada Wartawan.

Sementara itu, H. Yoyo Suharyono saat ditanya wartawan mengenai motivasinya untuk maju dalam Pilkada di Kota Banjar 2018 nanti, ia mengatakan ingin lebih memajukan dan menyejahterakan masayarakat Kota Banjar.

"Motivasi saya hanya ingin lebih memajukan Kota Banjar dan mensejahterakan masyarakat," singkatnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun HR Online, formulir tersebut setelah diisi akan diserahkan kembali ke DPD Golkar maksimal pada Sabtu (2/6/2017) mendatang atau sesuai batas waktu yang telah ditentukan Golkar. (Hermanto/R6/HR-Online)

BHRD Banjar Umumkan 1 Ramadhan Jatuh Pada Sabtu 27 Mei 2017

Posted: 26 May 2017 06:11 AM PDT

Sejumlah elemen masyarakat saat menyaksikan prosesi ru'yatul hilal di Markas POB (Pusat Observasi Bulan) Gunung Babakan, Kelurahan Karangpanimbal, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar. Foto: Muhafid/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Badan Hisab dan Ru'yat Daerah (BHRD) bersama Kementrian Agama Kota Banjar menggelar Ru'yatul Hilal penentuan awal bulan Ramadhan di Markas POB (Pusat Observasi Bulan) Gunung Babakan, Kelurahan Karangpanimbal, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Jum'at (26/05/2017).

H. Undang Munawar, Kepala Kemenag Kota Banjar, mengatakan, sejak tahun 2009 silam kegiatan Ru'yatul Hilal sudah dijalankan oleh Kota Banjar guna penentuan awal bulan Ramadhan, Idul Fitri dan Idul Adha. Meskipun sejak awal berjalan hingga saat ini rutin dilakukan, namun belum ada riwayat dari POB Gunung Babakan berhasil melihat hilal (bulan) yang mana sebagai tanda awal masuk bulan-bulan dalam kalender islam.

"Kalau yang pernah melihatnya katanya sudah ada, akan tetapi itu juga sebelum kegiatan ru'yatul hilal di Banjar digelar. Meski begitu, kita terus berikhtiar menjalani kegiatan yang bernilai ibadah ini. Dan hampir setiap kegiatan ru'yatul hilal hampir tidak semua POB dapat melihat hilal, jadi bagaimana kondisi di POB tersebut," katanya.

Sementara itu, H. Badar Ismail, tim ahli BHRD Kota Banjar, mengungkapkan, meski pada penentuan awal Ramadhan di Kota Banjar kembali belum beruntung melihat hilal, namun upaya melalui metode hisab (perhitungan) menunjukan awal Ramadhan tiba pada Sabtu (26/05/2017) besok.

Dari hasil hisab, tutur Badar, Matahari terlihat dari POB Gunung Babakan akan terbenam pada pukul 17.37 WIB dengan arah 21' 12' 11.61 atau berada di utara titik barat. Sedangkan tinggi hilal pada Jum'at malam Sabtu, berada di 8' 27' 8.21 atau di atas ufuk mar'i (ufuk pandangan) dan arah hilal berada di 19' 16' 20.64 atau utara titik barat.

Kondisi langit yang menjadi titik munculnya hilal (bulan) tertutup awan hitam tebal sehingga hasil ru’yatul hilal di Kota Banjar belum berhasil. Foto: Muhafid/HR 

"Nah, posisi hilal itu 1' 55' 50.97 di selatan matahari dengan keadaan agak miring ke selatan dan lamanya hilal itu berlangsung selama 34,5 menit atau terbenam hingga pukul 18.11 WIB. Karena tadi kita ketahui bersama hilalnya tidak terlihat karena tertutup awan tebal, kita tetap melaporkan hal ini ke pusat. Sedangkan daerah lain juga menginformasikan mereka sudah melihat hilal dan pertanda awal Ramadhan dimulai besok Sabtu," jelasnya. (Muhafid/R6/HR-Online)

Jangan Konsumsi Makanan Kemasan Saat Sahur!

Posted: 26 May 2017 04:00 AM PDT

Photo: Ilustrasi net/Ist.

Berita Gaya Hidup, (harapanrakyat.com),-

Makanan kemasan seperti mie instan, kornet, sarden, sosis, bakso, dan kentang goreng beku kerap menjadi menu andalan untuk sahur. Padahal, makanan awetan tersebut akan berdampak terhadap sistem pencernaan, jadi sebaiknya hindari.

Dilansir okezone.com, Jum'at (26/05/2017), Spesialis Gizi Klinik, dr. Tirta Prawitasari, SpGK., M.Sc., mengatakan, makanan olahan tersebut mengandung tinggi natrium yang berbahaya bagi ginjal.

"Makanan tinggi natrium memicu dampak buruk, termasuk peningkatan berat badan yang drastis, dan juga berbahaya bagi ginjal," jelasnya.

Untuk itu, Anda harus pintar memilih dengan cara menyediakan lebih banyak sayur dan buah, karena masih banyak pilihan makanan lain yang lebih sehat.

"Jadi sekali lagi sangat tidak disarankan makan makanan siap saji atau awetan. Karena semuanya diproses dengan kandungan garam yang tinggi, serta natrium benzoat yang tidak sehat," tandasnya. (Eva/R3/HR-Online)

Lebih dari 5.000 Netizen Cari Menu Sahur di Google

Posted: 26 May 2017 03:30 AM PDT

Photo: Ilustrasi net/Ist.

Berita Teknologi, (harapanrakyat.com),-

Bulan suci Ramadhan sudah di depan mata. Masyarakat pun telah menyiapkan beragam menu sahur untuk disantap bersama keluarga. Tentunya asupan yang dibutuhkan juga mencukupi supaya kuat menjalankan puasa sehari penuh.

Menjelang Ramadhan kali ini, banyak netizen yang mencari informasi di mesin pencarian Google, mengenai menu makanan yang akan dihidangkan saat sahur pertama nanti.

Berdasarkan data dari Google Trends, diketahui lebih dari 5.000 netizen dari wilayah Banten, Jawa Barat dan Jawa Tengah terdata mencari informasi dengan keyword 'Menu Sahur,' salah satunya mungkin Anda. (Eva/R3/HR-Online)

Benarkah Sayap & Ceker Ayam Picu Kanker? Ini Penjelasannya

Posted: 26 May 2017 03:00 AM PDT

Photo: Ilustrasi net/Ist.

Berita Kesehatan, (harapanrakyat.com),-

Masyarakat Indonesia rata-rata suka makan ayam. Tapi bagaimana reaksi Anda saat mendengar kabar bahwa bagian sayap dan ceker ayam dapat memicu kanker?

Menurut rumor yang beredar, peternak menyuntik ayam negeri dengan hormon steroid agar dapat tumbuh besar dengan cepat. Sehingga, dengan tubuh yang besar maka dagingnya pun banyak dan uang yang didapat juga akan menggemuk.

Dikutip dari klikdokter.com, kabarnya penyuntikan paling sering adalah di bagian sayap, ceker, dan leher. Jadi, bagian tubuh tersebut diyakini mengandung kadar hormon paling tinggi.

Menanggapi hal itu, banyak pakar yang angkat bicara membantahnya. Menurut Universitas North Carolina State, Universitas Purdue, dan Fakultas Pangan Universitas Arkansas, di Amerika Serikat, bahwa kabar tersebut tidak benar.

Sebab, tubuh ayam menjadi besar dan gemuk dengan cepat, yakni kurang lebih 40-45 hari, bukanlah akibat disuntik hormon, melainkan karena proses budidaya melalui seleksi genetik. Lagipula, penyuntikan hormon sudah dilarang sejak 1960.

Pendapat serupa juga dinyatakan Badan Keamanan Obat dan Pangan Amerika (Food and Drug Administration), bahwa kalaupun ada, kadar hormon dalam ayam masih aman dan layak untuk dikonsumsi.

Kementrian Pangan Cina juga mengatakan hal serupa. Bahkan, mereka sudah melakukan tes terhadap ayam yang terdapat di berbagai supermarket, pasar, serta restoran di Beijing, Shanghai, dan Guangzhou. Hasil tes ternyata tidak terdeteksi hormon steroid pada ayam-ayam tersebut.

Meskipun tidak mengandung hormon steroid, bukan berarti ayam negeri bebas dari zat kimia. Untuk itu, konsumsi ayam organik tetap menjadi pilihan yang lebih baik. (Eva/R3/HR-Online)

Begini Kronologi Kasus Pencabulan Anak di Bawah Umur di Banjar

Posted: 26 May 2017 02:20 AM PDT

Jajaran Satreskrim Polres Banjar saat press release di Mako Polresta Banjar. Foto: Muhafid/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Kasus pencabulan anak di bawah umur yang dilakukan seorang duda dengan inisial AS (41) warga Lingkungan Sumanding Kulon, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan/Kota Banjar terhadap seorang anak perempuan yang masih berusia 16 tahun ternyata perbuatan tersebut sudah dilakukan tiga kali dan di tempat yang berbeda.

Berdasarkan keterangan dari Kasat Reskrim Polresta Banjar, AKP Syahrohi, S.Sos., saat press release di Mako Polresta Banjar, pelaku sebelum digerebeg warga membujuk korban untuk jalan-jalan menggunakan sepeda motor matic milik pelaku sekitar pukul 21.00 WIB saat korban tengah membeli gorengan di warung.

"Korban saat itu nurut kepada pelaku dan jalan-jalan di wilayah Banjar berlangsung hingga pukul 23.00 WIB. Karena diduga pelaku mencari kesempatan suasana sepi, akhirnya pelaku membawa korban ke sebuah gubug yang berada di sebuah kebun jati," jelasnya kepada awak media, Jum'at (26/05/2017).

Setelah diajak ke gubug tersebut, tambah Syahroni, pelaku langsung menjalankan aksi bejatnya kepada korban. Sialnya, saat asyik beraksi, motor pelaku yang diparkirkan di pinggir jalan diketahui warga yang menggunakan mobil dan langsng menyorotkan lampu ke gubug yang digunakan pelaku.

Karena pelaku kaget, akhirnya pelaku menghentikan aksinya dan dengan cepat warga pun menangkap pelaku untuk diserahkan ke Polsek Pataruman.

"Setelah dari Polsek Pataruman, pelaku diserahkan kepada kami berikut barang bukti berupa baju, celana serta motor yang digunakan pelaku. Untuk korban, saat ini masih dalam tahap pemulihan psikologis," imbuhnya. (Muhafid/R6/HR-Online)

Berita Terkait

Polres Banjar Ungkap Kasus Pencabulan Anak di Bawah Umur

'Indehoy' di Gubuk Reot, Satu Pasangan Mesum di Banjar Digerebeg Warga

Bulan Ramadhan, Lapas Ciamis Tingkatkan Kewaspadaan Gangguan Kamtib

Posted: 26 May 2017 02:00 AM PDT

Para petugas Lapas Kelas II B Ciamis, saat menggelar acara munggahan dalam rangka menyambut Ramadhan 1438 H. Photo: Tantan Mulyana/HR.

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Dalam menghadapi bulan suci Ramadhan 1438 H, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (Kamtib) di Lingkungan Lapas.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Lapas Kelas II B Ciamis, Gumilar Budi Rahayu, kepada HR Online, usai memberikan pengarahan kepada seluruh jajarannya, sekaligus menggelar acara munggahan di Kantor Lapas Kelas II B Ciamis, Jum'at (26/05/2017).

Dia menyebutkan, bahwa gangguan kamtib itu diantaranya adanya pelarian dari dalam Lapas atau Rutan, modus pengendalian peredaran narkoba yang dilakukan narapidana atau tahanan.

"Guna mengantisipasi hal itu, maka kami langsung memerintahkan kepada seluruh jajaran Lapas Ciamis ini untuk terus melakukan beberapa tindakan antisipatif, seperti peningkatan pengamanan dan kewaspadaan dengan menempatkan petugas pada pos-pos pengamanan yang ada dan melibatkan petugas staf guna membantu tugas pengamanan baik pada pagi, siang maupun malam hari," terang Gumilar.

Dalam meningkatkan frekuensi, pihaknya melakukan penggeledahan secara rutin dan insidentil pada blok kamar hunian. Sedangkan, untuk meningkatkan pengawasan, pihaknya melakukan kontrol ke seluruh kamar hunian, termasuk juga untuk meningkatkan ketelitian dalam melakukan penggeledahan.

"Kegiatan ini sebagai upaya deteksi dini terhadap kemungkinan timbulnya gangguan keamanan dan ketertiban. Agar tercipta suasana yang khidmat dalam pelaksanaan ibadah, serta selalu terawasinya setiap kegiatan, maka petugas kami terus mengikuti seluruh kegiatan amaliah Ramadhan, mulai dari buka puasa, terawih, tadarus, makan sahur dan pesantren kilat," jelasnya. (Tantan/R3/HR-Online)

Sambut Ramadhan, Ribuan Umat Muslim di Banjar Ikuti Pawai Ta’aruf

Posted: 26 May 2017 01:30 AM PDT

Konvoy kendaraan peserta pawa ta'aruf di Alun-alun Kota Banjar. Photo: Hermanto/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, ribuan umat muslim di Kota Banjar mengikuti pawai ta'aruf yang diselenggarakan Pemkot Banjar, dan dibuka langsung oleh Walikota Banjar, Hj. Ade Uu Sukaesih, Jum'at (26/05/2017), di Alun-alun Banjar.

Para peserta pawai ta'aruf terdiri dari unsur OPD, TNI, Polri, serta masyarakat muslim konvoy keliling Kota Banjar menggunakan kendaraan sepeda motor dan mobil.

Ketua Panitia Pawai Ta’aruf, H. Kaswad, mengatakan, kegiatan ini merupakan agenda rutin Pemkot Banjar setiap tahun guna meningkatkan syiar Islam dalam menyambut bulan suci Ramadhan.

"Ini merupakan agenda tahunan dengan tujuan lainnya adalah untuk meningkatkan tali silaturahmi antara pejabat Pemkot Banjar dengan masyarakat. Setelah berkeliling kota, para peserta pawai kembali finish di Alun-alun Banjar," jelasnya. (Hermanto/R3/HR-Online)

Polres Banjar Ungkap Kasus Pencabulan Anak di Bawah Umur

Posted: 26 May 2017 12:58 AM PDT

Jajaran Satreskrim Polres Banjar saat press release di Mako Polresta Banjar. Foto: Muhafid/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Jajaran Satreskrim Polres Banjar ungkap kasus perbuatan asusila yang terjadi Senin (15/05/2017) lalu di Desa Binangun, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar dalam press release di Mako Polresta Banjar, Jum'at (26/05/2017).

Menurut Kasat Reskrim Polresta Banjar, AKP Syahrohi, S.Sos., kejadian perbuatan asusila yang dilakukan pelaku dengan inisial AS (41), warga Lingkungan Sumanding Kulon, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan/Kota Banjar dilakukan di sebuah gubug yang berada sebuah kebun jati di Dusun Priagung, RT 09 RW 04, Desa Binangun, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar.

"Pelaku melakukan perbuatannya kepada anak yang masih dibawah umur, yakni usia korban 16 tahun. Kejadian ini berkat laporan warga yang diserahkan kepada Polsek Pataruman dan langsung ditindaklanjuti oleh kami," katanya kepada sejumlah awak media.

Ia menambahkan, pelaku merupakan seorang duda sejak 13 tahun silam serta tidak memiliki anak. Selain itu, kata ia, pelaku melakukan perbuatan asusila kepada korban sudah berlangsung tiga kali dalam waktu serta tempat yang berbeda.

"Berdasarkan keterangan dari pelaku, mereka baru kenal sejak tiga bulan lalu. Sedangkan korban juga diketahui mengalami agak sedikit keterbelakangan mental. Meski begitu, kami melakukan penyelidikan kasus ini dengan mengumpulkan keterangan baik dari pelaku, korban yang dibantu orang tuanya," imbuhnya.

Karena perbuatannya, tambah Syahroni, pelaku dijerat pasal 81 atau pasal 82 Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 64 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun penjara.

"Kami menghimbau agar kejadian ini tidak terulang lagi kepada masyarakat, khususnya orang tua, agar selalu mengawasi anak-anaknya. Selain itu, kita juga harus tetap waspada terhadap aksi-aksi kejahatan lainnya," tutupnya.

Dari informasi yang dihimpun HR Online, Polisi berhasil mengamankan barang bukti dari korban serta pelaku berupa baju, celana serta sebuah sepeda motor lengkap dengan surat-surat kendaraan. (Muhafid/R6/HR-Online)

Berita Terkait

'Indehoy' di Gubuk Reot, Satu Pasangan Mesum di Banjar Digerebeg Warga

Jeje: Pemborong yang Mengerjakan Proyek di Pangandaran Jangan Dijaprem!

Posted: 25 May 2017 03:04 PM PDT

Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata, saat meninjau pengerjaan proyek border tanggul di sungai citanduy atau tepatnya Desa Sukanagara, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, yang beberapa waktu lalu mengalami jebol. Foto: Madlani/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, menegaskan, dirinya tidak mau mendengar ada istilah japrem (jatah preman) dengan meminta jatah uang kepada pemborong yang tengah melakukan pengerjaan proyek pembangunan di Kabupaten Pangandaran. Karena, apabila pemborong harus memberi uang japrem, dipastikan akan menghambat dan mengurangi kualitas hasil proyek pembangunan.

Jeje mengatakan hal itu, saat mengelar pertemuan dengan perwakilan masyarakat dan sejumlah kepala desa yang wilayahnya terdampak erosi sungai, di Aula Desa Sukanagara, Kamis (25/05/2017).

Pertemuan itu digelar menyusul terjadinya gesekan antara masyarakat dengan pelaksana proyek Border Tanggul. Merespon kondisi tersebut, memaksa Jeje harus turun tangan untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi di lapangan.

[Berita Terkait: Konflik! Bupati Pangandaran Minta Proyek Tanggul di Padaherang Jangan Diganggu]

Jeje juga mengatakan tidak dibenarkan apabila kepala desa yang wilayahnya digunakan untuk proyek pembangunan border tanggul meminta konvensasi uang kepada pemborong yang mengerjakan proyek.

“Mau masyarakat apalagi aparat pemerintah desa tidak boleh meminta uang kepada pemborong untuk alasan apapun. Karena kita tidak mau kualitas pekerjaan proyek berkurang. Makanya jangan ada budaya japrem-japrem proyek,”tegasnya. (Mad/R2/HR-Online)

Konflik! Bupati Pangandaran Minta Proyek Tanggul di Padaherang Jangan Diganggu

Posted: 25 May 2017 02:53 PM PDT

Pengerjaan proyek border tanggul di sungai citanduy atau tepatnya Desa Sukanagara, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, yang beberapa waktu lalu mengalami jebol. Foto: Madlani/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, meminta masyarakat Desa Sukanagara, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, agar ikut menjaga keamanan serta mengawal pelaksanaan proyek border tanggul sungai yang jebol. Karena apabila proyek tersebut gagal, maka yang akan dirugikan adalah masyarakat.

Hal itu disampaikan Jeje, saat mengelar pertemuan dengan perwakilan masyarakat dan sejumlah Kepala Desa yang wilayahnya terdampak erosi sungai, di Aula Desa Sukanagara, Kamis (25/05/2017).

Pertemuan itu digelar menyusul terjadinya gesekan antara masyarakat dengan pelaksana proyek Border Tanggul. Merespon kondisi tersebut, memaksa Jeje harus turun tangan untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi di lapangan.

“Saya minta pelaksanaan proyek border tanggul yang jebol ini jangan diganggu. Apalagi ada intimidasi terhadap pelaksana dengan tujuan japrem (meminta jatah uang). Karena kalau proyek ini gagal, maka masyarakat sendiri yang rugi,” tegas Jeje saat memberi arahan kepada para kepala desa dan tokoh masyarakat.

Jeje juga meminta kepada kepala desa yang wilayahnya terdapat proyek tersebut agar turut mengamankan supaya pengerjaannya cepat selesai. "Saya minta jangan layani kalau ada pihak yang mencoba mengintimidasi kepada pelaksana proyek. Kalau memang pengerjaannya ada yang tidak sesuai spek, tinggal koordinasi saja dengan pelaksana proyek. Jangan main stop sembari mengancam," tegasnya.

Dalam kesempatan itu pun, Jeje mengatakan, pembangunan rabat beton jalan Padaherang-Paledah akan dibangun tahun ini. Namun, berhubung ada pekerjaan Bolder tanggul di Sukanagara, maka pelaksanaan pengerjaannya ditunda dan menunggu pengerjaan proyek tanggul selesai.

"Kalau jalan rabat beton dibangun sekarang, kami khawatir jalannya akan kembali rusak karena dilewati kendaraan berat dari proyek bolder tanggul. Makanya kita tunggu proyek tanggul selesai. Kalau sudah selesai, jalan Padaherang-Paledah dengan menelan biaya Rp. 4 milyar langsung dibangun," ujarnya.

Sementara itu, Camat Kecamatan Padaherang, Endang Hidayat, mengatakan, bupati dan rombongan hadir di Desa Sukanagara, guna mengajak masyarakat untuk duduk bersama membahas permasalahan yang terjadi pada pelaksanaan proyek border pembangunan tanggul yang jebol.

“Kita berharap Pak Bupati bisa menjembatani terjadinya gesekan antara masyarakat dengan tim pelaksana proyek di lapangan. Setelah ada pertemuan ini semoga permasalahan selesai dan kembali kondusif,”ujarnya. (Mad/R2/HR-Online)

 
">Index »'); document.write('

?max-results=10">Label 6

');
  • ?max-results="+numposts1+"&orderby=published&alt=json-in-script&callback=showrecentposts1\"><\/script>");